Mumi Kaki More
  • 1 Hotel dekat Mumi Kaki More

Lihat Semua Hotel

Penerbangan Ke Labuanbajo, Indonesia (LBJ)
Penerbangan Ke Kupang, Indonesia (KOE)
Penerbangan Ke Maumere, Indonesia (MOF)
Penerbangan Ke Waingapu, Indonesia (WGP)
Penerbangan Ke Ende, Indonesia (ENE)
Penerbangan Ke Bajawa, Indonesia (BJW)
Penerbangan Ke Waikabubak, Indonesia (TMC)
Penerbangan Ke Atambua, Indonesia (ABU)
Penerbangan Ke Alor Island, Indonesia (ARD)
Penerbangan Ke Ruteng, Indonesia (RTG)
Penerbangan Ke rote ndao, Indonesia (RTI)
Penerbangan Ke Larantuka, Indonesia (LKA)
Penerbangan Ke Lewoleba, Indonesia (LWE)

Mumi Kaki More

Alamat : Indonesia , 86371, Nusa Tenggara Timur, Ende, Detusoko, Nuaone

Kategori

Wolondopo adalah sebuah kampung tradisional yang terletak di Desa Nuaone, Kecamatan Detusoko, Ende, Nusa Tenggara Timur. Selain ragam ritual sakral saat pesta panen, kampung tradisional ini juga dikenal karena keberadaan Mumi dari sang kepala suku bernama Kaki More. Jenazahnya ditemukan warga tetap utuh diatas batang pohon beringin tua yang rebah. Akhirnya oleh warga serta para penerus dan keturunan Mosalaki Kaki More pun membuat sebuah tempat khusus untuk semayamkan jenazah tersebut dalam sebuah peti yang ditempatkan pada rumah khusus disamping Hanga (pusat ritual gawi/tarian adat). Setelah melalui ritual khusus dan peti di buka, masyarakat semakin dikejutkan karena jenazah yang sejak tahun 1953 diketahui telah menjadi mumi tetap utuh dan tidak rusak. Hal tersebut membuat masyarakat Kampung Wolondopo semakin meyakini bahwa Sang Mosalaki yang mereka cintai bukan merupakan orang sembarangan, melainkan orang yang semasa hidupnya sangat jujur, berwibawa dan juga sakti. Mumi Kaki More, kini disemayamkan khusus dalam sebuah rumah kecil yang selalu terkunci dan hanya dapat dibuka oleh penerusnya.

Dengan keberadaan Mumi Kaki More tersebut, akhirnya mengenalkan kampung tradisional Wolondopo, bukan hanya di tingkat lokal, tetapi juga hingga ke manca negara, sehingga setiap tahunnya, banyak wisatawan yang datang ke kampung adat tersebut untuk  melihat langsung dan mengabadikan Mumi Sang Mosalaki bernama Kaki More. Daya tarik lainnya juga dimiliki oleh Kampung Wolondopo, di puncak bukitnya, terdapat sebuah Kanga atau tempat ritual gawi (tarian tradisional Suku Lio). Di sana juga dikelilingi oleh beberapa rumah adat yang dalam bahasa Lio disebut Sa'o Ria.

Sangat mudah bagi kita untuk mencapai Kampung Wolondopo. Kampung yang masih tradisional ini hanya berjarak sekitar 35 km dari Kota Ende atau terletak sekitar 2 km dari tepi Jalan Trans Flores.

Galeri Foto Mumi Kaki More

Hotel dekat Mumi Kaki More