Kebijakan Bandara Ngurah Rai Bali

Informasi Penting

  • Mulai 12 Juli 2021, seluruh pelaku perjalanan domestik wajib memiliki hasil negatif tes Covid-19 dari fasilitas pelayanan kesehatan yang terafiliasi dengan Kemenkes yang disebutkan dalam KEMENKES RI No. HK.01.07/MENKES/4642/2021 dan dapat diakses di sini.
  • Mulai 14 September 2021 hingga pemberitahuan selanjutnya, penumpang wajib mengikuti persyaratan berikut:
    • Penerbangan dari/menuju Bali (selain pulau Jawa), penumpang wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif PCR dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam sejak sampel diambil sebelum keberangkatan dan penumpang juga wajib membawa kartu vaksinasi (setidaknya vaksinasi pertama) sebagai persyaratan perjalanan.
    • Jika dipersyaratkan atau diizinkan oleh regulasi bandara keberangkatan dapat menggunakan hasil negatif Antigen dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan dengan syarat sudah memperoleh vaksinasi dosis kedua sebagai persyaratan perjalanan.
  • Hasil negatif tes RT-PCR harus dilengkapi dengan BarCode/QRCode yang diterbitkan Fasilitas Kesehatan terkait
  • Penumpang berusia di bawah 12 tahun untuk sementara waktu tidak diperkenankan melakukan perjalanan dalam negeri antar batas wilayah administrasi provinsi/kabupaten/kota.
  • WNA yang berangkat dari DPS transit di bandara transit tidak lebih dari 24 jam dan melanjutkan perjalanan lanjutan ke luar negeri tidak dipersyaratkan Vaksinasi COVID-19 Dosis 1. (mengacu Risalah Rapat Evaluasi Pelaksanaan dan Persamaan Persepi Pelaksanaan SE 45 Tahun 2021 No. UM.004/1813/VII/otbwil.IV/2021)
  • Penumpang yang pernah terpapar COVID-19 dalam periode 3 bulan terakhir, dapat membawa Surat Keterangan Penyintas COVID-19 sebagai referensi tidak dapat dilakukan vaksinasi COVID-19.
  • Pemohon/peserta vaksin di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai tidak dapat terbang pada hari dilaksanakan vaksin, namun dapat terbang pada satu hari setelah dilaksanakan vaksin (minimal 12 tahun ke atas untuk WNI).
  • Penumpang dengan kepentingan khusus yang tidak atau belum divaksin dengan alasan medis berdasarkan surat keterangan dokter spesialis dapat melakukan perjalanan dengan menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes Covid-19 sesuai ketentuan destinasi tujuan.
  • Ketentuan ini berdasarkan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 15 Tahun 2021, Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan COVID -19 Nomor 17 tahun 2021, Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 62 Tahun 2021 dan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 42 Tahun 2021.
  • Setiap penumpang harus mengisi Electronic Health Alert Card (eHAC) yang terintegrasi dengan aplikasi Peduli Lindungi resmi dari pemerintah Indonesia pada perangkat seluler masing-masing yang dapat diunduh pada link berikut:
  • Sebelum keberangkatan ke Bali, calon penumpang wajib mengisi aplikasi LOVEBALI yang bisa diakses di sini.
  • Apabila hasil RT-PCR pelaku perjalanan negatif namun menunjukkan gejala, maka penumpang tidak boleh melanjutkan perjalanan dan diwajibkan untuk melakukan tes diagnostik RT-PCR dan isolasi mandiri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan.

 

Tes PCR atau Tes Rapid Antigen dapat kamu pesan melalui To Do di tiket.com dan lakukan appointment dengan partner penyedia jasa tes COVID-19.

 

Ketentuan perjalanan penumpang dalam negeri dengan transportasi udara dalam masa pandemi COVID-19 wajib mengikuti protokol kesehatan sebagai berikut:

  • Menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan (3M), yaitu memakai masker (sesuai standar penerbangan), menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan handsanitizer
  • Jenis masker yang digunakan oleh penumpang adalah masker kain 3 (tiga) lapis atau masker medis
  • Tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan
  • Tidak diperkenankan untuk makan dan minum sepanjang perjalanan yang kurang dari 2 (dua) jam, terkecuali bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat-obatan dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut

 

Informasi lebih lanjut dan terkini seputar regulasi perjalanan selama masa pandemi COVID-19 dapat dicek di tautan ini.

Apa artikel ini membantu?
Artikel Terkait
  1. Kebijakan Bandara Sulawesi Tengah
  2. Kebijakan Bandara Labuan Bajo
  3. Saya melakukan pemesanan yang sama beberapa kali, apa yang harus saya lakukan?
Masih Butuh Bantuan?
Kirim PesanDapatkan respon yang cepat untuk menyelesaikan masalahmu.
Hubungi Customer CareCustomer Care kami 24/7 selalu ada untukmu.