Kebijakan Bandara Gorontalo

Informasi Penting

 

Syarat dan ketentuan perjalanan yang diinformasikan pada halaman ini bersifat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

 

Berikut ketentuan menuju / dari bandara Gorontalo (GTO):

  • Mulai 12 Juli 2021, seluruh pelaku perjalanan domestik wajib memiliki hasil negatif tes Covid-19 dari fasilitas pelayanan kesehatan yang terafiliasi dengan Kemenkes yang disebutkan dalam KEMENKES RI No. HK.01.07/MENKES/4642/2021 dan dapat diakses di sini.
  • Pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai 21 - 23 Oktober 2021, berikut ketentuan menuju / keluar Provinsi Gorontalo:
    • Menuju Provinsi Gorontalo:
      • Penumpang wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR dalam kurun waktu maksimal 2 x 24 jam sejak sampel diambil sebelum keberangkatan
      • Penumpang  wajib menunjukkan surat keterangan/kartu/sertifikat telah menerima Vaksinasi COVID-19 (minimal dosis pertama)
    • Keluar Provinsi Gorontalo:
      • Penumpang wajib menunjukkan hasil tes negatif COVID-19 yang dipersyaratkan oleh regulasi destinasi yang dituju serta mengisi e-HAC Indonesia
      • Penumpang wajib menunjukkan Surat Keterangan/kartu/sertifikat telah menerima Vaksinasi COVID-19 (minimal dosis pertama)
  • Penumpang berusia di bawah 12 tahun untuk sementara waktu tidak diperkenankan melakukan perjalanan dalam negeri antar batas wilayah administrasi provinsi/kabupaten/kota.
  • Penumpang dengan kepentingan khusus yang tidak atau belum divaksin dengan alasan medis berdasarkan surat keterangan dokter spesialis dapat melakukan perjalanan dengan menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes Covid-19 sesuai ketentuan destinasi tujuan.
  • Seluruh penumpang yang tiba di Provinsi Gorontalo akan dilakukan Test Rapid Antigen saat kedatangan dan apabila hasilnya positif akan dilanjutkan ke tes RT-PCR dan diwajibkan isolasi selama menunggu hasil.
  • Ketentuan ini berdasarkan Surat Edaran Gubernur Gorontalo No. 360/BPBD/781/VII/2021, Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan COVID -19 Nomor 21 tahun 2021, Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 77 Tahun 2021 dan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2021
  • Mengisi e-HAC Indonesia:
  • Setiap penumpang disarankan mengunduh aplikasi Peduli Lindungi resmi dari pemerintah Indonesia pada perangkat seluler masing-masing yang dapat diunduh pada link berikut:

 

Ketentuan perjalanan penumpang dalam negeri dengan transportasi udara dalam masa pandemi COVID-19 wajib mengikuti protokol kesehatan sebagai berikut:

  • Menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan (3M), yaitu memakai masker (sesuai standar penerbangan), menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan handsanitizer
  • Jenis masker yang digunakan oleh penumpang adalah masker kain 3 (tiga) lapis atau masker medis
  • Tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan
  • Tidak diperkenankan untuk makan dan minum sepanjang perjalanan yang kurang dari 2 (dua) jam, terkecuali bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat-obatan dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut

 

Informasi lebih lanjut dan terkini seputar regulasi perjalanan selama masa pandemi COVID-19 dapat dicek di tautan ini.

Apa artikel ini membantu?
Artikel Terkait
  1. EMD / Travel Voucher Maskapai
  2. Open Ticket Penerbangan Maskapai Internasional
  3. Apakah tiket FLEXI harus dibawa saat proses check-in?
Masih Butuh Bantuan?
Kirim PesanDapatkan respon yang cepat untuk menyelesaikan masalahmu.
Hubungi Customer CareCustomer Care kami 24/7 selalu ada untukmu.