Hotel

Dermaga Kelayang Cottages

Tanjung Pandan, Belitung

Review

Tripadvisor
Dari 20 review
Review yang paling membantu
suryaty
01 Nov 2018 - Berlibur dengan teman
Hotel baru dengan jalanan masuk masih tanah merah, tapi jalannya baik. Kamar bawah semua memiliki balkon sendiri yang ada kursi untuk duduk santai. Kebetulan kami dua malam..pertama dikamar balkon bawah, dan kedua di kamar lantai 3. Untuk view semua kamar menghadap kelapangan pasir putih yang masih kosong. Tepat diseberangnya ada reatoran seafood yang dikelola hotel sendiri, makanannya juara. Untuk sarapan sederhana tapi enak. Kebersihan kamar dibawah agak berpasir saat masuk. Untuk kamar atas kebersihan lebih baik, kamar atas juga memiliki balkon tapi tidak seluas balkon dibawah. Tidak ada lift, sehingga untuk kamar atas menggunakan tangga, tapi barang bisa dibantu bellboy.Kamar cukup luas, dengan penerangan yang baik, kasur juga empuk. Kelebihan dari hotel ini adalah memiliki pantai pribadi bagian dari garis pantai tanjung kelayang. Pantainya indah dengan pasir putih halus, ombak tenang, sangat aman untuk berenang. Dan lokasi ini juga tempat perahu menuju tour hoping island berangkat. Jadi tinggal sewa perahu dari tempat ini dengan harga krg lebih satu perahu 500 ribu untuk tour beberapa pulau disekitaran tempat tersebut. Letaknya hotel ini memang agak jauh dari kota tanjung pandan. Terimakasih kelayang beach hotel
James H
14 Okt 2012
Seperti yang dikatakan banyak orang, lokasinya cukup bagus hingga seseorang mempertimbangkan apa yang dimaksud: - Tempat pesta terdekat yang diselenggarakan oleh rastafarian lokal pada akhir pekan - jalan utama 50 m dari belakang, malam hari terdengar suara motor - fasilitas konstruksi besar di sebelah cottages Pemandangan cukup bagus dan kami menikmati trip satu hari ke Pulau Babi, mercu suar, dll. Rp 400.000 untuk hampir 8 jam sewa. Area snorkeling tidak begitu bagus, tapi bagus untuk berenang. Airnya bersih. Mercu suar sangat menarik, dibangun pada 1882 dan masih terawat. Sebenarnya, mercu suar berumur lebih dari 100 tahun lebih terawat dari Kelayang Beach Cottage. Ketika kami ditunjukkan cottage pertama kami, terdengar suara raya memakan lantai yang sangat keras bahkan penutup telinga saya tidak bisa meredam suaranya. Kami langsung pindah ke cottage lainnya. Untungnya rayap sudah memakan hampir seluruh kayu utuh di cottage ini, sehingga lantainya melenting. Kami ditemani paduan suara jangkrik di dalam cottage, tapi kami berhasil memberi uang rokok dan mereka bergabung dengan rastafarian di luar. Airnya benar-benar menjijikan. Kami menggunakan ember untuk mandi, dan kami terkejut dengan banyaknya sedimen di dalam air. Kami mengunakan handuk sebagai saringan ketika mengisi ember, dan handuknya berubah dari warna putih menjadi merah. Akan menjadi batik yang bagus. Supir dari airport ke cottages, staf dapur dan petugas kebersihan adalah staf yang ramah. Pria di "meja depan" tidak berguna. Dia mencoba menawarkan Rp. 40.000 untuk pelampung penyelamat! Malam sebelum kami pergi, kami mengatur mobil dengannya pada jam 8 pagi pagi berikutnya. Sepertinya dia memiliki jari yang lelah karena tidak pernah mengirim sms ke supir hingga saat kami berharap pergi. Supirnya tinggal sejauh 45 menit, jadi kami harus menunggu. Tidak bagus jika jadwal penerbangan Anda akan berangkat- Saya tidak akan menyarankan siapa pun untuk menginap di sini hingga "kesalahan manajemen" menjadi serius dalam bisnisnya. Ada bungalow baru di Pulau Babi, lebih bagus.
camsean
12 Feb 2012
Ulasan lainnya menggambarkan pro dan contra dengan baik. Pantai dengan pasir putih halus dan air berwarna pirus sangat indah tapi hotelnya mengecewakan, sejujurnya. Meskipun baru berumur beberapa tahun, pondoknya terlihat tua, dengan kayu busuk dimakan rayap dan udara busuk. Ya ini tropis tapi setidaknya mereka bisa melakukan perawatan. Selebihnya, hanya nasi goreng dan mie goreng membosankan setelah satu hari. Menunya tidak cocok bila tinggal lama. Jika Anda memiliki uang, menginap di Lor Inn, jika tidak tinggal di Bukit Berahu, yang memiliki kamar lebih baik dengan harga kurang lebih sama.
bajumerah2001
26 Mei 2014 - Berlibur dengan teman
tempat ini memang bukan penginapan yang mewah dengan fasilitas hotel berbintang, namun jika Anda tipe orang yang bisa tidur di mana saja dan lebih mengutamakan keramahan pelayanan, ketenangan, serta keindahan alam yang tersaji di sekitar hotel, maka tempat ini sangat cocok untuk Anda. Dengan harga yang sangat murah, Anda memiliki akses langsung ke Pantai Kelayang yang berpasir putih. Sewaktu saya menginap di sana, pemandangan malam hari ke langit di atas Pantai Kelayang sangat menakjubkan, sungguh pengalaman yang tidak akan pernah saya lupakan.
akuorangutan
18 Jun 2012
Ya, sepertinya ini satu-satunya yang bisa Anda temukan di Tanjung Kelayang. Harga kamarnya mahal dibandingkan apa yang Anda dapatkan. Makanannya sama-sekali-tidak-enak (kecuali pancake- cukup). Kamarnya jelek. Toiletnya juga. Airnya kadang-kadang kotor. Tapi hey, karena ini satu-satunya tempat yang bisa kami dapatkan di area, tidak ada yang bisa kami lakukan. Pantainya benar-benar cantik! Semua kutu pasir, kamar bau, air kotor, makanan tidak enak, transport mahal, dan sebagainya, tidak akan terlupakan. Tips: Menawarlah untuk kendaraan! (Jika Anda meminta penjemputan ke bandara, sewa mobil, dll)
Lokasi
Jalan Tanjung Kelayang Desa Keciput
maps
1
Malam

Tentang Akomodasi

Waktu check-in & check-out
Waktu check-in:
14:00
Waktu check-out:
12:00
Mau check-in lebih awal? Atur waktu check-in dengan pihak akomodasi.

FAQ
Di mana alamat Dermaga Kelayang Cottages?
Dermaga Kelayang Cottages beralamat di Jalan Tanjung Kelayang Desa Keciput
Pukul berapa waktu check-in & check-out di Dermaga Kelayang Cottages?
Waktu untuk check-in di Dermaga Kelayang Cottages adalah mulai dari pukul 14:00 dan waktu check-out paling lambat pukul 12:00

Review

Oops, belum ada review nih
Ayo menginap di akomodasi ini dan kasih tahu pengalamanmu dengan menulis review.
3.0
Dari 20 review
Kebersihan
2.5
Kamar
2.5
Lokasi
4.5
Layanan
3.0
Nilai
3.5
Pasangan
10
Keluarga
3
Wisata sendiri
1
Berlibur dengan teman
6
Bisnis
0
suryaty
01 Nov 2018 - Berlibur dengan teman
Hotel baru dengan jalanan masuk masih tanah merah, tapi jalannya baik. Kamar bawah semua memiliki balkon sendiri yang ada kursi untuk duduk santai. Kebetulan kami dua malam..pertama dikamar balkon bawah, dan kedua di kamar lantai 3. Untuk view semua kamar menghadap kelapangan pasir putih yang masih kosong. Tepat diseberangnya ada reatoran seafood yang dikelola hotel sendiri, makanannya juara. Untuk sarapan sederhana tapi enak. Kebersihan kamar dibawah agak berpasir saat masuk. Untuk kamar atas kebersihan lebih baik, kamar atas juga memiliki balkon tapi tidak seluas balkon dibawah. Tidak ada lift, sehingga untuk kamar atas menggunakan tangga, tapi barang bisa dibantu bellboy.Kamar cukup luas, dengan penerangan yang baik, kasur juga empuk. Kelebihan dari hotel ini adalah memiliki pantai pribadi bagian dari garis pantai tanjung kelayang. Pantainya indah dengan pasir putih halus, ombak tenang, sangat aman untuk berenang. Dan lokasi ini juga tempat perahu menuju tour hoping island berangkat. Jadi tinggal sewa perahu dari tempat ini dengan harga krg lebih satu perahu 500 ribu untuk tour beberapa pulau disekitaran tempat tersebut. Letaknya hotel ini memang agak jauh dari kota tanjung pandan. Terimakasih kelayang beach hotel
James H
14 Okt 2012 -
Seperti yang dikatakan banyak orang, lokasinya cukup bagus hingga seseorang mempertimbangkan apa yang dimaksud: - Tempat pesta terdekat yang diselenggarakan oleh rastafarian lokal pada akhir pekan - jalan utama 50 m dari belakang, malam hari terdengar suara motor - fasilitas konstruksi besar di sebelah cottages Pemandangan cukup bagus dan kami menikmati trip satu hari ke Pulau Babi, mercu suar, dll. Rp 400.000 untuk hampir 8 jam sewa. Area snorkeling tidak begitu bagus, tapi bagus untuk berenang. Airnya bersih. Mercu suar sangat menarik, dibangun pada 1882 dan masih terawat. Sebenarnya, mercu suar berumur lebih dari 100 tahun lebih terawat dari Kelayang Beach Cottage. Ketika kami ditunjukkan cottage pertama kami, terdengar suara raya memakan lantai yang sangat keras bahkan penutup telinga saya tidak bisa meredam suaranya. Kami langsung pindah ke cottage lainnya. Untungnya rayap sudah memakan hampir seluruh kayu utuh di cottage ini, sehingga lantainya melenting. Kami ditemani paduan suara jangkrik di dalam cottage, tapi kami berhasil memberi uang rokok dan mereka bergabung dengan rastafarian di luar. Airnya benar-benar menjijikan. Kami menggunakan ember untuk mandi, dan kami terkejut dengan banyaknya sedimen di dalam air. Kami mengunakan handuk sebagai saringan ketika mengisi ember, dan handuknya berubah dari warna putih menjadi merah. Akan menjadi batik yang bagus. Supir dari airport ke cottages, staf dapur dan petugas kebersihan adalah staf yang ramah. Pria di "meja depan" tidak berguna. Dia mencoba menawarkan Rp. 40.000 untuk pelampung penyelamat! Malam sebelum kami pergi, kami mengatur mobil dengannya pada jam 8 pagi pagi berikutnya. Sepertinya dia memiliki jari yang lelah karena tidak pernah mengirim sms ke supir hingga saat kami berharap pergi. Supirnya tinggal sejauh 45 menit, jadi kami harus menunggu. Tidak bagus jika jadwal penerbangan Anda akan berangkat- Saya tidak akan menyarankan siapa pun untuk menginap di sini hingga "kesalahan manajemen" menjadi serius dalam bisnisnya. Ada bungalow baru di Pulau Babi, lebih bagus.
camsean
12 Feb 2012 -
Ulasan lainnya menggambarkan pro dan contra dengan baik. Pantai dengan pasir putih halus dan air berwarna pirus sangat indah tapi hotelnya mengecewakan, sejujurnya. Meskipun baru berumur beberapa tahun, pondoknya terlihat tua, dengan kayu busuk dimakan rayap dan udara busuk. Ya ini tropis tapi setidaknya mereka bisa melakukan perawatan. Selebihnya, hanya nasi goreng dan mie goreng membosankan setelah satu hari. Menunya tidak cocok bila tinggal lama. Jika Anda memiliki uang, menginap di Lor Inn, jika tidak tinggal di Bukit Berahu, yang memiliki kamar lebih baik dengan harga kurang lebih sama.
bajumerah2001
26 Mei 2014 - Berlibur dengan teman
tempat ini memang bukan penginapan yang mewah dengan fasilitas hotel berbintang, namun jika Anda tipe orang yang bisa tidur di mana saja dan lebih mengutamakan keramahan pelayanan, ketenangan, serta keindahan alam yang tersaji di sekitar hotel, maka tempat ini sangat cocok untuk Anda. Dengan harga yang sangat murah, Anda memiliki akses langsung ke Pantai Kelayang yang berpasir putih. Sewaktu saya menginap di sana, pemandangan malam hari ke langit di atas Pantai Kelayang sangat menakjubkan, sungguh pengalaman yang tidak akan pernah saya lupakan.
akuorangutan
18 Jun 2012 -
Ya, sepertinya ini satu-satunya yang bisa Anda temukan di Tanjung Kelayang. Harga kamarnya mahal dibandingkan apa yang Anda dapatkan. Makanannya sama-sekali-tidak-enak (kecuali pancake- cukup). Kamarnya jelek. Toiletnya juga. Airnya kadang-kadang kotor. Tapi hey, karena ini satu-satunya tempat yang bisa kami dapatkan di area, tidak ada yang bisa kami lakukan. Pantainya benar-benar cantik! Semua kutu pasir, kamar bau, air kotor, makanan tidak enak, transport mahal, dan sebagainya, tidak akan terlupakan. Tips: Menawarlah untuk kendaraan! (Jika Anda meminta penjemputan ke bandara, sewa mobil, dll)
Kamu sudah melaporkan review.
Kami butuh beberapa saat untuk memperbaiki sebuah masalah. Silahkan coba sesaat lagi.
Kamu sudah pernah melaporkan review ini, dan laporanmu sedang dalam pengecekan.
Yay! Kamu berhasil log in.
Kamu sudah melaporkan review.
Kami butuh beberapa saat untuk memperbaiki sebuah masalah. Silahkan coba sesaat lagi.
Kamu sudah pernah melaporkan review ini, dan laporanmu sedang dalam pengecekan.