OYO 1320 Green Orry Inn, Lombok
OYO 1320 Green Orry Inn, Lombok
OYO 1320 Green Orry Inn, Lombok
OYO 1320 Green Orry Inn, Lombok
OYO 1320 Green Orry Inn, Lombok
+ 112 lainnya
Hotel

OYO 1320 Green Orry Inn

Kotaraja, Lombok

Review

Tripadvisor
Dari 56 review
Review yang paling membantu
Akhdiyat F
06 Apr 2016 - Berlibur dengan teman
Tetebatu adlh dusun internasional mungil nan hijau dan sejuk dg hamparan sawah hijau di sela Bungalow2 sederhana namun nyaman bersuasana penuh kekeluargaan milik anak2 muda yg kala itu segelintir saja yg mengenyam bangku sklh tinggi, namun semangat, cita2 dan pengalaman ikut meramaikan Senggigi yg wkt itu mulai dikenal dunia, membuat mreka sdkt demi sdkt perlahan dan pasti mulai menjadi pengusaha2 muda, pemuda2 Tetebatu dan sekitarx mnjd kekuatan2 ekonomi br yg tumbuh dr desa kcl dikaki gunung.. Pagi hingga sore di Tetebatu adlh sekumpulan manusia berbagai bangsa yg dtg utk mendaki, hiking ato skdr bermalasan menikmati indahx sweet lazy life, dan dimlm hr yg dingin alunan musik reggae dll bersahutan dr bar, cafe dan restoran yg dipenuhi suara nyanyian canda tawa disela kepulan asap rokok dan dentingan gelas/ botol yg beradu....sederhana namun indah dan damai Hari ini belasan th kemudian aku merindukan suasana itu tmn2 lama itu Peristiwa bom bali tlh membuat ingatan indah akan Tetebatu hanya sebatas kenangan tp pd saatx nnt suasana itu pasti kembali....semoga
Akhdiyat F
28 Jan 2014 - Berlibur dengan teman
sdh lama sy tdk menikmati indahx panorama dan segarx udara pegunungan tetebatu, sembari duduk santai di berugak2 yg tersebar di tiap2 sudut hotel dg view yg berbeda dg suguhan hangat suasana penuh keakraban, guyub seluruh staf dan karyawan dan tak jarang ditemani canda n obrolan ringan smpe berat sang owner mr Orry rahman....sungguh suasana yg menyenangkan...
Louise F
06 Feb 2013
Kami menginap selama 2 malam di bungalow yang cukup baru di seberang jalan yang bernama "Mountain View resort" namun pemiliknya sama dan kami sangat senang disana. kami mendapat makanan terbaik di sini selama wisata 3 minggu kami di Bali dan Lombok. Makanannya jelas dibuat dengan penuh cinta oleh istri pemilik dan sepupunya. Walaupun ruang makan biasa saja, makanan dan staf membuatnya lebih bagus. Putra saya bermain tenis meja dengan pelayan dan banyak bersenang-senang, kami melakukan perjalanan ke sekitar lingkungan dan menikmati berjalan di ladang padi. Tetebatu adalah desa kecil yang ramah dengan lapangan bola dan orang-orang yang mau melatih bahasa inggris mereka dengan Anda. Kami pasti akan kembali ke sini apabila kami kembali ke Lombok dan mendaki gunung Rinjani, karena makanan disini luar biasa. setahu saya Green Orry tidak memiliki situs sendiri. kami memesan lewat hotel lain dengan telepon yang kemudian memesankan tempat ini untuk kami. Terima kasih banyak!
Godtfred S
16 Nov 2012
Kami menginap selama 2 malam di ruang dasar di Penginapan Green Orry - Tempat ini merupakan basis yang bagus untuk menjelajahi ladang padi dan pasar lokal di sekitar. Kamar kami biasa saja, dengan kasur yang bagus dan jaring nyamuk. Anda disarankan membawa sendiri. Kebersihan kamar mandi dibawah rata-rata akibat nodanya, juga kurang pengendalian serangga. Staf ramah dan membantu. Kami menikmati makanan Sasak "super yummi yummi good" seperti yang dikatakan Sep, salah satu staf. Sebuah konferensi besar daerah terjadi di siang hari, kami kesana dan mendapatkan sarapan yang bagus di salah satu tenda. Panekuk pisang madu sangat disarankan untuk sarapan. Anda mungkin berpikir kenapa rata-rata nilai tempat ini adalah tiga. Tempat ini adalah akomodasi dasar dengan banyak daya tarik, serangga, dan binatang kecil lainnya. Tempat ini juga tidak terlalu nyaman namun anda akan tetap bisa tidur nyenyak. Bawalah penyumbat telinga jika anda susah tidur. Panggilan azan jam empat pagi dari masjid terdekat juga suara tokek, kodok, belalang dan burung akan terus terdengar sepanjang malam.
jasonmatzner
12 Nov 2012
Green Orry adalah tempat istirahat yang menyenangkan di kawasan terpencil, di atas bukit dan berada di kota kecil bernama Tete Batu, di lereng Gunung Rinjani. Di tempat ini, saya tidak menduga mendapat pengalaman liburan yang luar biasa - terima kasih banyak kepada staf hotel yang funky dan ramah. Terutama pemandu utamanya, Joe. Untuk sebuah penginapan, tempat ini solid, terutama cottage dua lantai bergaya Lumbung yang menghadap ke sawah. Dengan 30 dollar per malam, tempat ini mencuri perhatian, dengan atmosfer luar biasa - bangunan klasik Sasak, atap jerami, tempat tidur dengan kelambu, dan daun jendela besar yang kalau dibuka menampilkan panorama menawan, bermil-mil sawah berundah dengan latar Gunung Rinjani. Suasana malam hari luar biasa - ada orkes kodok, serangga, burung, bebek, dan angin yang berhembus pelan, ditengahi nada naik turun untuk panggilan sholat yang suaranya menyimpang karena amplifier murah dari lusinan masjid yang tersebar di lembah tersebut. Ada pula banyak kamar standar di bangunan dekat taman dan restoran. Kamar-kamar ini fasilitasnya mendasar. Kalau bisa pilihlah cottage - layanan lebih baik walau Anda membayar lebih banyak. Hotel ini lumayan. Alasan utama saya datang ke tempat ini adalah stafnya - terutama pemandu utamanya Joe. Pengetahuannya luas, cerdik, dan fasih menggunakan ungkapan-ungkapan dalam Bahasa Inggris. Joe langsung paham proyek saya - untuk fotografi/pembuatan film tentang perubahan budaya. Kami berkeliling dengan sepeda motor ke tempat-tempat terpencil dan mendaki ke hutan dan sawah, rute yang tidak mungkin saya lewati tanpa pemandu yang baik. Joe memperkenalkan saya kepada berbagai aspek budaya Lombok, saya pasti kesulitan mengaksesnya - seperti ritual pertarungan bela diri (saya satu-satunya orang asing di tempat ini) sampai pergi ke rumah penduduk dan pernikahan di desa. Dia langsung membuat proyek foto saya selesai - rupanya, sebelumnya dia memandu fotografer profesional dan pembuat film sebelumnya, termasuk kru film untuk iklan Marlboro (mereka menanam tembakau terbaik sedunia mereka di lembah ini). Malam hari, Joe memperkenalkan kami kepada teman-temannya. Pemain musik lokal yang memainkan gamelan. Setiap malam ia minum tuak dari kelapa dan memainkan musik sampai malam, berdentang, gamelan Lombok yang suaranya asing, kemudian musik tradisional Indonesia yang pelan, sedangkan Sep, staf hotel yang lain memainkan gitar. Mereka mengajarkan saya nada-nada lokal bahkan pelajaran gamelan dasar. Mereka pada akhirnya lebih seperti teman, ketimbang staf. Mereka penasaran dengan bagaimana saya hidup, demikian juga saya. Kami menghabiskan waktu berjam-jam untuk berbincang tentang segala hal, mulai dari politik, musik, perempuan. Menurut saya, Green Ory lebih sering digunakan oleh kelompok tur petualang dari Intrepid Travel, saat mereka akan mendaki Gunung Rinjani. Kalau sedang tidak ada tur yang datang ke tempat ini, tempat ini Anda miliki sendiri. Dua hari pertama saya berada di sana, saya adalah satu-satunya tamu di tempat tersebut. Makanan hotel dimasak oleh istri Joe, luar biasa, terutama karena keahliannya memasak makanan khas Sasak dan sup ayamnya luar biasa. Listrik cukup bisa diandalkan dan bersih (ini penting untuk mengisi baterai kamera, komputer, dsb). Mengapa namanya seperti itu? Orry (kakak Joe) adalah pemiliknya dan banyak bagian hotel dicat dengan warna hijau cerah.
Lokasi
Jln. Air Terjun Selatan,Tetebatu, Sikur., Kabupaten Lombok Timur
maps
1
Malam

Tentang Akomodasi

Waktu check-in & check-out
Waktu check-in:
14:00-22:00
Waktu check-out:
12:00
Mau check-in lebih awal? Atur waktu check-in dengan pihak akomodasi.

Deskripsi

FAQ
Di mana alamat OYO 1320 Green Orry Inn?
OYO 1320 Green Orry Inn beralamat di Jln. Air Terjun Selatan,Tetebatu, Sikur., Kabupaten Lombok Timur
Pukul berapa waktu check-in & check-out di OYO 1320 Green Orry Inn?
Waktu untuk check-in di OYO 1320 Green Orry Inn adalah mulai dari pukul 14:00-22:00 dan waktu check-out paling lambat pukul 12:00
Apa saja fasilitas yang tersedia di OYO 1320 Green Orry Inn?
Fasilitas yang tersedia dan bisa kamu gunakan di hotel ini adalah (beberapa fasilitas mungkin perlu biaya tambahan):
  • Kolam Renang
  • Wifi
  • Parkir
  • Restoran
  • Resepsionis 24 Jam
Apakah di OYO 1320 Green Orry Inn tersedia fasilitas kolam renang?
Ya, di OYO 1320 Green Orry Inn tersedia kolam renang yang bisa kamu gunakan.
Fasilitas
Fasilitas Populer
Kolam Renang
Wifi
Parkir
Restoran
Resepsionis 24 Jam
Fasilitas Rapat
Olahraga, Spa & Rekreasi
Kolam renang outdoor
Taman
Fasilitas Umum
Teras
Ruang merokok
Fasilitas rapat
WiFi publik
Restoran
Ruang merokok khusus
Properti bebas-rokok
Parkir (Gratis)
Surat kabar gratis di lobi
Hewan Peliharaan
Hewan peliharaan tidak dibolehkan
 

Review

Oops, belum ada review nih
Ayo menginap di akomodasi ini dan kasih tahu pengalamanmu dengan menulis review.
3.0
Dari 56 review
Kebersihan
3.0
Kamar
3.0
Lokasi
4.0
Layanan
3.5
Nilai
3.5
Pasangan
26
Keluarga
9
Wisata sendiri
7
Berlibur dengan teman
12
Bisnis
0
Akhdiyat F
06 Apr 2016 - Berlibur dengan teman
Tetebatu adlh dusun internasional mungil nan hijau dan sejuk dg hamparan sawah hijau di sela Bungalow2 sederhana namun nyaman bersuasana penuh kekeluargaan milik anak2 muda yg kala itu segelintir saja yg mengenyam bangku sklh tinggi, namun semangat, cita2 dan pengalaman ikut meramaikan Senggigi yg wkt itu mulai dikenal dunia, membuat mreka sdkt demi sdkt perlahan dan pasti mulai menjadi pengusaha2 muda, pemuda2 Tetebatu dan sekitarx mnjd kekuatan2 ekonomi br yg tumbuh dr desa kcl dikaki gunung.. Pagi hingga sore di Tetebatu adlh sekumpulan manusia berbagai bangsa yg dtg utk mendaki, hiking ato skdr bermalasan menikmati indahx sweet lazy life, dan dimlm hr yg dingin alunan musik reggae dll bersahutan dr bar, cafe dan restoran yg dipenuhi suara nyanyian canda tawa disela kepulan asap rokok dan dentingan gelas/ botol yg beradu....sederhana namun indah dan damai Hari ini belasan th kemudian aku merindukan suasana itu tmn2 lama itu Peristiwa bom bali tlh membuat ingatan indah akan Tetebatu hanya sebatas kenangan tp pd saatx nnt suasana itu pasti kembali....semoga
Akhdiyat F
28 Jan 2014 - Berlibur dengan teman
sdh lama sy tdk menikmati indahx panorama dan segarx udara pegunungan tetebatu, sembari duduk santai di berugak2 yg tersebar di tiap2 sudut hotel dg view yg berbeda dg suguhan hangat suasana penuh keakraban, guyub seluruh staf dan karyawan dan tak jarang ditemani canda n obrolan ringan smpe berat sang owner mr Orry rahman....sungguh suasana yg menyenangkan...
Louise F
06 Feb 2013 -
Kami menginap selama 2 malam di bungalow yang cukup baru di seberang jalan yang bernama "Mountain View resort" namun pemiliknya sama dan kami sangat senang disana. kami mendapat makanan terbaik di sini selama wisata 3 minggu kami di Bali dan Lombok. Makanannya jelas dibuat dengan penuh cinta oleh istri pemilik dan sepupunya. Walaupun ruang makan biasa saja, makanan dan staf membuatnya lebih bagus. Putra saya bermain tenis meja dengan pelayan dan banyak bersenang-senang, kami melakukan perjalanan ke sekitar lingkungan dan menikmati berjalan di ladang padi. Tetebatu adalah desa kecil yang ramah dengan lapangan bola dan orang-orang yang mau melatih bahasa inggris mereka dengan Anda. Kami pasti akan kembali ke sini apabila kami kembali ke Lombok dan mendaki gunung Rinjani, karena makanan disini luar biasa. setahu saya Green Orry tidak memiliki situs sendiri. kami memesan lewat hotel lain dengan telepon yang kemudian memesankan tempat ini untuk kami. Terima kasih banyak!
Godtfred S
16 Nov 2012 -
Kami menginap selama 2 malam di ruang dasar di Penginapan Green Orry - Tempat ini merupakan basis yang bagus untuk menjelajahi ladang padi dan pasar lokal di sekitar. Kamar kami biasa saja, dengan kasur yang bagus dan jaring nyamuk. Anda disarankan membawa sendiri. Kebersihan kamar mandi dibawah rata-rata akibat nodanya, juga kurang pengendalian serangga. Staf ramah dan membantu. Kami menikmati makanan Sasak "super yummi yummi good" seperti yang dikatakan Sep, salah satu staf. Sebuah konferensi besar daerah terjadi di siang hari, kami kesana dan mendapatkan sarapan yang bagus di salah satu tenda. Panekuk pisang madu sangat disarankan untuk sarapan. Anda mungkin berpikir kenapa rata-rata nilai tempat ini adalah tiga. Tempat ini adalah akomodasi dasar dengan banyak daya tarik, serangga, dan binatang kecil lainnya. Tempat ini juga tidak terlalu nyaman namun anda akan tetap bisa tidur nyenyak. Bawalah penyumbat telinga jika anda susah tidur. Panggilan azan jam empat pagi dari masjid terdekat juga suara tokek, kodok, belalang dan burung akan terus terdengar sepanjang malam.
jasonmatzner
12 Nov 2012 -
Green Orry adalah tempat istirahat yang menyenangkan di kawasan terpencil, di atas bukit dan berada di kota kecil bernama Tete Batu, di lereng Gunung Rinjani. Di tempat ini, saya tidak menduga mendapat pengalaman liburan yang luar biasa - terima kasih banyak kepada staf hotel yang funky dan ramah. Terutama pemandu utamanya, Joe. Untuk sebuah penginapan, tempat ini solid, terutama cottage dua lantai bergaya Lumbung yang menghadap ke sawah. Dengan 30 dollar per malam, tempat ini mencuri perhatian, dengan atmosfer luar biasa - bangunan klasik Sasak, atap jerami, tempat tidur dengan kelambu, dan daun jendela besar yang kalau dibuka menampilkan panorama menawan, bermil-mil sawah berundah dengan latar Gunung Rinjani. Suasana malam hari luar biasa - ada orkes kodok, serangga, burung, bebek, dan angin yang berhembus pelan, ditengahi nada naik turun untuk panggilan sholat yang suaranya menyimpang karena amplifier murah dari lusinan masjid yang tersebar di lembah tersebut. Ada pula banyak kamar standar di bangunan dekat taman dan restoran. Kamar-kamar ini fasilitasnya mendasar. Kalau bisa pilihlah cottage - layanan lebih baik walau Anda membayar lebih banyak. Hotel ini lumayan. Alasan utama saya datang ke tempat ini adalah stafnya - terutama pemandu utamanya Joe. Pengetahuannya luas, cerdik, dan fasih menggunakan ungkapan-ungkapan dalam Bahasa Inggris. Joe langsung paham proyek saya - untuk fotografi/pembuatan film tentang perubahan budaya. Kami berkeliling dengan sepeda motor ke tempat-tempat terpencil dan mendaki ke hutan dan sawah, rute yang tidak mungkin saya lewati tanpa pemandu yang baik. Joe memperkenalkan saya kepada berbagai aspek budaya Lombok, saya pasti kesulitan mengaksesnya - seperti ritual pertarungan bela diri (saya satu-satunya orang asing di tempat ini) sampai pergi ke rumah penduduk dan pernikahan di desa. Dia langsung membuat proyek foto saya selesai - rupanya, sebelumnya dia memandu fotografer profesional dan pembuat film sebelumnya, termasuk kru film untuk iklan Marlboro (mereka menanam tembakau terbaik sedunia mereka di lembah ini). Malam hari, Joe memperkenalkan kami kepada teman-temannya. Pemain musik lokal yang memainkan gamelan. Setiap malam ia minum tuak dari kelapa dan memainkan musik sampai malam, berdentang, gamelan Lombok yang suaranya asing, kemudian musik tradisional Indonesia yang pelan, sedangkan Sep, staf hotel yang lain memainkan gitar. Mereka mengajarkan saya nada-nada lokal bahkan pelajaran gamelan dasar. Mereka pada akhirnya lebih seperti teman, ketimbang staf. Mereka penasaran dengan bagaimana saya hidup, demikian juga saya. Kami menghabiskan waktu berjam-jam untuk berbincang tentang segala hal, mulai dari politik, musik, perempuan. Menurut saya, Green Ory lebih sering digunakan oleh kelompok tur petualang dari Intrepid Travel, saat mereka akan mendaki Gunung Rinjani. Kalau sedang tidak ada tur yang datang ke tempat ini, tempat ini Anda miliki sendiri. Dua hari pertama saya berada di sana, saya adalah satu-satunya tamu di tempat tersebut. Makanan hotel dimasak oleh istri Joe, luar biasa, terutama karena keahliannya memasak makanan khas Sasak dan sup ayamnya luar biasa. Listrik cukup bisa diandalkan dan bersih (ini penting untuk mengisi baterai kamera, komputer, dsb). Mengapa namanya seperti itu? Orry (kakak Joe) adalah pemiliknya dan banyak bagian hotel dicat dengan warna hijau cerah.
Kamu sudah melaporkan review.
Kami butuh beberapa saat untuk memperbaiki sebuah masalah. Silahkan coba sesaat lagi.
Kamu sudah pernah melaporkan review ini, dan laporanmu sedang dalam pengecekan.
Yay! Kamu berhasil log in.
Kamu sudah melaporkan review.
Kami butuh beberapa saat untuk memperbaiki sebuah masalah. Silahkan coba sesaat lagi.
Kamu sudah pernah melaporkan review ini, dan laporanmu sedang dalam pengecekan.