Hotel

Sari Bintan Tanjung Uban

Bintan Utara, Bintan

Review

Tripadvisor
Dari 3 review
Review yang paling membantu
AdamChurchman
22 Agt 2012
Kami tinggal disini sebagai usaha terakhir di akhir bulan Ramadhan karena semua guesthouse / hotel sudah penuh. Kami sudah berkeliling Asia Tenggara selama 10 bulan dan ini adalah tempat terburuk yang pernah kami tinggali, dengan beberapa hotel lain yang memiliki akomodasi murah dan standard sebelumnya. Kamarnya seperti bau kotoran, dindingnya kotor dan langit-langitnya seperti hampir rubuh menimpa kami. Selimutnya berjamur dan sangat berbau tidak enak dan tidak ada sarung bantal di bantalna. Bahkan tidak ada shower di gedung ini yang dapat kami gunakan. Kami berdua tidur mengenakan pakaian menutupi hidung dan mulut kami karena baunya sangat tidak tertahankan. Tidak hanya itu, kami membayar $35 untuk harga kamar ini Hal yang positif hanyalah pemiliknya yang ramah dan ada wifi gratis (jika dicolok). Tetapi secara keseluruhan - pengalaman yang buruk
hissyfit
07 Jul 2009
Ini bukan merupakan sebuah hotel tetapi lebih seperti sebuah penginapan, rumah satu lantai besar dengan banyak kamar. Keluarga Melayu yang mengelola penginapan ini tinggal di salah satu kamar, dan semua tamu berjalan melalui ruang tamu mereka. Semua kamar besar tidak terlihat baik tapi ruang keluarga dengan tempat tidur ganda dan tempat tidur tunggal tampak cukup oke. Hal terbaik tentang ruangan ini adalah banyaknya udara (masih dingin bahkan pada suatu sore yang cerah) dan pemandangan - semua karena jendela di dinding. Jendela tersebut menghadap belakang hotel dan Anda bisa melihat di atas atap lainnya bangunan perumahan. Sari Hotel, Tel: (----) ----- Kami tawar-menawar harga turun menjadi Rp500, 000 (S $ 66. 70) untuk tinggal selama 3 malam di Sari Hotel, dimana kami akan menghabiskan Rp 870.000 untuk tinggal di Ambun Suri Hotel. Pertamanya saya berpikir tirai panjang berenda yang terdapat di kamar kami di Sari Hotel ada untuk tujuan dekoratif. Ketika malam tiba, saya menyadari tujuan sebenarnya - mencegah nyamuk. Anda bisa melihat banyak dari serangga kecil ini berusaha untuk masuk, terpikat oleh aroma mangsa yang segar. Tirai berenda mencegah lebih banyak nyamuk untuk memasuki kamar kita, sementara pembakar citronella kami(saya selalu membawa dua - satu untuk kamar dan satu untuk kamar mandi)menjaga kami tidak disentuh. Di Sari Hotel, kami memiliki sebuah penghangat berbahan bakar gas di kamar mandi. Tidak pernah melihat satu sebelumnya. Hal ini menjelaskan kenapa terdapat sebuah tangki gas (yang biasanya digunakan untuk kompor dapur) diluar pintu kami, didalam celah dinding. Kami memastikan kami membaca instruksinya dengan tepat (dijelaskan dalam bahasa Inggtis di pemanas) sebelum menggunakannya. Tidak sulit, tapi saya memastikan untuk menaruh pembakar citronella saya jauh darinya - untuk mencegah saya secara tidak sengaja menyebabkan ledakan karena api telanjang. Dan kami mengingatkan anak-anak untuk tidak bermain ketika mandi dengan menggunakan pemanas gas. Karena dingin pada malam hari di BT, pastikan hotel anda memiliki pancuran air panas terutama jika anda berwisata bersama anak-anak Saya akan merekomendasikan tempat ini HANYA jika anda memang mencari tempat yang murah untuk keluarga, dan anda cukup siap mengetahui bahwa tempat ini tidak begitu bersih dan memiliki banyak nyamuk. Selebihnya, anda bisa lihat langsung di http://valtay.blogspot.com/2009/02/to-padang-to-padang-to-eat-nasi-padang.html
crossing1804
15 Mei 2012 - Keluarga
Menginap di hotel ini January 2012 lalu. Penampilan dari luar tidak mengesankan, keadaan di dalam malah lebih tidak mengesankan. Gelap dan banyak nyamuk. Dengan harga Rp. 150.000,- / kamar / malam Saya dapat kamar di Ground Floor. Kamar mandinya memiliki suasana mencekam mirip di film2 horor. Air berbau kaporit dan yang lebih parah banyak nyamuk. Saya terpaksa mencari warung di sekitar Hotel untuk membeli anti nyamuk. Hotel juga tidak menyediakan sarapan pagi, air minum panas/ air mineral botol serta air hangat untuk mandi. Dengan menambah sekitar Rp. 50.000,- masih banyak hotel yang jauh lebih baik dari ini, ex : Ambun suri dan Benteng hotel. Ground Floor hotel ini benar2 mengerikan.
Lokasi
Jl. Yos Sudarso No. 31,Tanjung Uban Bintan Island
maps
1
Malam

Tentang Akomodasi

FAQ
Di mana alamat Sari Bintan Tanjung Uban?
Sari Bintan Tanjung Uban beralamat di Jl. Yos Sudarso No. 31,Tanjung Uban Bintan Island

Review

Oops, belum ada review nih
Ayo menginap di akomodasi ini dan kasih tahu pengalamanmu dengan menulis review.
1.5
Dari 3 review
Kebersihan
1.5
Kamar
1.0
Lokasi
3.0
Layanan
1.5
Nilai
1.5
Pasangan
1
Keluarga
2
Wisata sendiri
0
Berlibur dengan teman
0
Bisnis
0
AdamChurchman
22 Agt 2012 -
Kami tinggal disini sebagai usaha terakhir di akhir bulan Ramadhan karena semua guesthouse / hotel sudah penuh. Kami sudah berkeliling Asia Tenggara selama 10 bulan dan ini adalah tempat terburuk yang pernah kami tinggali, dengan beberapa hotel lain yang memiliki akomodasi murah dan standard sebelumnya. Kamarnya seperti bau kotoran, dindingnya kotor dan langit-langitnya seperti hampir rubuh menimpa kami. Selimutnya berjamur dan sangat berbau tidak enak dan tidak ada sarung bantal di bantalna. Bahkan tidak ada shower di gedung ini yang dapat kami gunakan. Kami berdua tidur mengenakan pakaian menutupi hidung dan mulut kami karena baunya sangat tidak tertahankan. Tidak hanya itu, kami membayar $35 untuk harga kamar ini Hal yang positif hanyalah pemiliknya yang ramah dan ada wifi gratis (jika dicolok). Tetapi secara keseluruhan - pengalaman yang buruk
hissyfit
07 Jul 2009 -
Ini bukan merupakan sebuah hotel tetapi lebih seperti sebuah penginapan, rumah satu lantai besar dengan banyak kamar. Keluarga Melayu yang mengelola penginapan ini tinggal di salah satu kamar, dan semua tamu berjalan melalui ruang tamu mereka. Semua kamar besar tidak terlihat baik tapi ruang keluarga dengan tempat tidur ganda dan tempat tidur tunggal tampak cukup oke. Hal terbaik tentang ruangan ini adalah banyaknya udara (masih dingin bahkan pada suatu sore yang cerah) dan pemandangan - semua karena jendela di dinding. Jendela tersebut menghadap belakang hotel dan Anda bisa melihat di atas atap lainnya bangunan perumahan. Sari Hotel, Tel: (----) ----- Kami tawar-menawar harga turun menjadi Rp500, 000 (S $ 66. 70) untuk tinggal selama 3 malam di Sari Hotel, dimana kami akan menghabiskan Rp 870.000 untuk tinggal di Ambun Suri Hotel. Pertamanya saya berpikir tirai panjang berenda yang terdapat di kamar kami di Sari Hotel ada untuk tujuan dekoratif. Ketika malam tiba, saya menyadari tujuan sebenarnya - mencegah nyamuk. Anda bisa melihat banyak dari serangga kecil ini berusaha untuk masuk, terpikat oleh aroma mangsa yang segar. Tirai berenda mencegah lebih banyak nyamuk untuk memasuki kamar kita, sementara pembakar citronella kami(saya selalu membawa dua - satu untuk kamar dan satu untuk kamar mandi)menjaga kami tidak disentuh. Di Sari Hotel, kami memiliki sebuah penghangat berbahan bakar gas di kamar mandi. Tidak pernah melihat satu sebelumnya. Hal ini menjelaskan kenapa terdapat sebuah tangki gas (yang biasanya digunakan untuk kompor dapur) diluar pintu kami, didalam celah dinding. Kami memastikan kami membaca instruksinya dengan tepat (dijelaskan dalam bahasa Inggtis di pemanas) sebelum menggunakannya. Tidak sulit, tapi saya memastikan untuk menaruh pembakar citronella saya jauh darinya - untuk mencegah saya secara tidak sengaja menyebabkan ledakan karena api telanjang. Dan kami mengingatkan anak-anak untuk tidak bermain ketika mandi dengan menggunakan pemanas gas. Karena dingin pada malam hari di BT, pastikan hotel anda memiliki pancuran air panas terutama jika anda berwisata bersama anak-anak Saya akan merekomendasikan tempat ini HANYA jika anda memang mencari tempat yang murah untuk keluarga, dan anda cukup siap mengetahui bahwa tempat ini tidak begitu bersih dan memiliki banyak nyamuk. Selebihnya, anda bisa lihat langsung di http://valtay.blogspot.com/2009/02/to-padang-to-padang-to-eat-nasi-padang.html
crossing1804
15 Mei 2012 - Keluarga
Menginap di hotel ini January 2012 lalu. Penampilan dari luar tidak mengesankan, keadaan di dalam malah lebih tidak mengesankan. Gelap dan banyak nyamuk. Dengan harga Rp. 150.000,- / kamar / malam Saya dapat kamar di Ground Floor. Kamar mandinya memiliki suasana mencekam mirip di film2 horor. Air berbau kaporit dan yang lebih parah banyak nyamuk. Saya terpaksa mencari warung di sekitar Hotel untuk membeli anti nyamuk. Hotel juga tidak menyediakan sarapan pagi, air minum panas/ air mineral botol serta air hangat untuk mandi. Dengan menambah sekitar Rp. 50.000,- masih banyak hotel yang jauh lebih baik dari ini, ex : Ambun suri dan Benteng hotel. Ground Floor hotel ini benar2 mengerikan.
Kamu sudah melaporkan review.
Kami butuh beberapa saat untuk memperbaiki sebuah masalah. Silahkan coba sesaat lagi.
Kamu sudah pernah melaporkan review ini, dan laporanmu sedang dalam pengecekan.
Yay! Kamu berhasil log in.
Kamu sudah melaporkan review.
Kami butuh beberapa saat untuk memperbaiki sebuah masalah. Silahkan coba sesaat lagi.
Kamu sudah pernah melaporkan review ini, dan laporanmu sedang dalam pengecekan.