Orange Pekoe Guesthouse, Kuala Lumpur
Orange Pekoe Guesthouse, Kuala Lumpur
Orange Pekoe Guesthouse, Kuala Lumpur
Orange Pekoe Guesthouse, Kuala Lumpur
Orange Pekoe Guesthouse, Kuala Lumpur
Lihat semua foto
Guest House

Orange Pekoe Guesthouse

Bukit Bintang, Kuala Lumpur

Review

Tripadvisor
Dari 818 review
Review yang paling membantu
itsmenoti
26 Okt 2017
Sya memesan 1 family room d guesthouse ini. Lokasi dekat dgn monorail Raja Chulan. Kesan pertama sedikit khawatir karena lokasi sekitar yg banyak sekali laki laki dan jarang sekali terlihat perempuan. Namun pilihan hotel ini ternyata cukup pas. Hotelnya bersih, lumayan luas, dan 2 malam hanya 800rbuan untuk family room. Free simple breakfast pula. Kamar d hotel ini tidak ada TVnya. Jd kalau mau nonton TV, turun k ruangan di lantai 1. Samping reseptionist disediakan ruang nonton TV. Di dapur tersedia microwave untuk yg mau memasak. Kalau malas memasak, sekitar hotel banyak banget restoran dg harga terjangkau. Sya beli Hainan chicken rice cuma 6 MYR. Teman sya beli makanan Bangladesh hanya 5 MYR. Yang disayangkan adalah kamar family room itu di lantai 3 dan tidak ada lift. Jd yg pakai koper besar akan kualahan.
TravelingEndah
07 Mei 2016 - Berlibur dengan teman
Penginapan ini lebih cocok disebut guest house. Cocok untuk yang suka traveling dengan gaya backpacker. Kamarnya kecil namun yang penting bersih. Bangunannya agak tertutup bangunan lainnya kecuali bila kita melihat papan namanya yang kecil dengan seksama. Saya waktu itu booking dadakan dan beruntung masih ada kamar kosong dengan kamar mandi dalam. Sepreinya putih juga dapat handuk bersih. Kamar mandi dalam juga ada air panas. Resepsionis-nya sangat nyaman bisa untuk ngobrol-ngobrol santai. Sarapan pagi diberikan roti yang bisa dibakar dan buah serta teh atau kopi. Letaknya dekat dengan Twin Towers. Cocok untuk yang ingin jalan-jalan di sekitar Petronas Tower.
Indah Sari F
16 Mar 2015 - Berlibur dengan teman
Kamarnya sangat bersiht, tempat tidurnya besar dengan sprei putih bersih yang licin hehe, ac dingin, kamar mandi dengan air panas, trus dapat sarapan ( roti / kue-kue / kopi/ teh / milo ) . Lokasinya sangat dekat dengan resto, bar, mall, monorail dan tidak terlalu ramai tapi masih di daerah Bukit Bintang. Jika ingin menginap disini lebih baik booking dari jauh-jauh hari karena kamar disini selalu full
AnneGalope
19 Feb 2013
Menginap 2 malam di bulan Februari 2013 ini. Satu malam saat kedatangan dan satu malam sebelum meninggalkan Malaysia. Sangat bersih! Sangat ramah, pegawainya selalu siap membantu. Suasananya sangat damai. Ini benar-benar sebuah oase di jantung Kuala Lumpur. Anda bisa berjalan kaki melalui jembatan pejalan kaki ke menara PETRONAS dan Menara Kuala Lumpur yang sangat indah, dan tempat di ketinggian 260 meter (di Menara Kuala Lumpur) sangat tepat untuk melihat seluruh kota. Harga tiket masuk ke Menara Kuala Lumpur adalah MYR47. Daerah hotelnya aman walaupun tidak terlihat seperti yang anda harapkan. Sempurna untuk kami dan kami akan kembali.
LaMangaJ0
19 Feb 2013
Kami menginap di sini selama 4 malam di bulan Januari, dan ini adalah pengalaman pertama kami dengan akomodasi 'ekonomis' dan kami tidak dikecewakan. Wisma ini terletak di lokasi yang strategis, hanya sekitar satu kilometer dari Menara Petronus dan Menara KL (keduanya layak dikunjungi). Lingkungan sekitarnya tampak meragukan, tapi kami tidak mengalami masalah apapun, hanya penduduk-penduduk lokal yang bercengkerama. Kami sama sekali tidak memiliki kesulitan menemukan tempat ini. Kami naik taksi (102MR) dari KLIA dan supir membawa kami langsung ke tempat ini, dengan menggunakan petunjuk arah yang dikirimkan melalui email kepada kami oleh resepsionis sebelum kami meninggalkan rumah. Kami menempati 'luxury double room' yang lapang dan meskipun kamar mandinya kecil, tapi dapat diterima. Koneksi WiFi-nya cepat dan saat kami bertanya kepada resepsionis mengenai taksi atau bagaimana menuju tempat mana saja, mereka sangat banyak membantu. Tepat di jalan (di luar pintu dan berbelok ke kanan) ada sebuah tempat makan bernama 'Nagasari'. Meskipun tidak bisa benar-benar disebut sebagai restoran, tapi makanannya enak dan harga paling mahal yang kami bayarkan adalah 15€ dan kami mencoba banyak pilihan dari menu malam itu. Birnya tidak murah, tapi harganya standar untuk Malaysia. Para stafnya sangat ramah dan membuat kami merasa sangat disambut. Tempatnya layak dikunjungi saat para koki 'Thai' berada di sana, kami tidak punya keluhan (dan saya sangat rewel dalam hal makanan)! Pusat perbelanjaan The Pavillion hanya 5-10 menit jalan kaki jauhnya dan merupakan surga belanja, penuh dengan barang-barang rancangan desainer, dengan harga desainer. Harganya tidak lebih murah dari di Spanyol sini, tapi apabila Anda naik ke lantai atas ada beberapa toko yang sangat unik dan menyenangkan untuk dijelajahi. Apabila Anda pergi ke puncak jalan dan berbelok ke kiri, Anda akan melihat terminal bus KL GO. Ini adalah jasa antar gratis yang juga menyediakan WiFi di atas bus dan meskipun terbatas, membawa Anda ke objek-objek wisata besar di KL. China Town layak untuk dikunjungi. Kami pergi ke sana di suatu pagi dan kemudian di malam harinya saat tempat itu benar-benar menjadi hidup, dari sekitar pukul 6 sore. Kios-kiosnya semua mulai dibuka dan itu adalah pemandangan yang menarik untuk dilihat, sangat asyik dan tidak banyak gangguan. Ingatlah bahwa ini adalah Wisma, bukan hotel bintang 5, dan meskipun sederhana, Anda memperoleh lebih dari apa yang Anda bayarkan. Kami pernah menginap di banyak tempat-tempat 'bergengsi tinggi' yang bisa mempelajari satu atau dua hal dari The Nest dan para stafnya, yang sangat membantu dan ramah. Sarapannya Anda sajikan sesuai keinginan Anda, terdiri atas sereal, pisang, 3 jenis selai, dan pilihan roti biasa atau roti gandum untuk roti panggangnya. Lebih dari cukup untuk memulai hari Anda, juga teh dan kopi gratis 24 jam adalah bonus. Kami sangat menikmatinya, kami harap Anda juga demikian!
Lokasi
No 1-1, Jalan Angsoka, Off Jalan Nagasari
maps
1
Malam

Tentang Akomodasi

Waktu check-in & check-out
Waktu check-in:
14:00
Waktu check-out:
12:30
Mau check-in lebih awal? Atur waktu check-in dengan pihak akomodasi.

Deskripsi

FAQ
Di mana alamat Orange Pekoe Guesthouse?
Orange Pekoe Guesthouse beralamat di No 1-1, Jalan Angsoka, Off Jalan Nagasari
Pukul berapa waktu check-in & check-out di Orange Pekoe Guesthouse?
Waktu untuk check-in di Orange Pekoe Guesthouse adalah mulai dari pukul 14:00 dan waktu check-out paling lambat pukul 12:30
Apa saja fasilitas yang tersedia di Orange Pekoe Guesthouse?
Fasilitas yang tersedia dan bisa kamu gunakan di hotel ini adalah (beberapa fasilitas mungkin perlu biaya tambahan):
  • Wifi
  • Parkir
  • Restoran
  • Resepsionis 24 Jam
  • Lift
Fasilitas
Fasilitas Populer
Wifi
Parkir
Restoran
Resepsionis 24 Jam
Lift
Antar Jemput Bandara
Fasilitas Umum
Perpustakaan
Ruang merokok khusus
Lift
Properti bebas-rokok
Restoran
Layanan Hotel
Brankas di resepsionis
Penitipan bagasi
Staf multibahasa
Resepsionis 24 jam
Fasilitas Lainnya
24-hour security
 

Review

Oops, belum ada review nih
Ayo menginap di akomodasi ini dan kasih tahu pengalamanmu dengan menulis review.
4.5
Dari 818 review
Kebersihan
4.5
Kamar
4.0
Lokasi
4.5
Layanan
4.5
Nilai
4.5
Pasangan
353
Keluarga
108
Wisata sendiri
129
Berlibur dengan teman
131
Bisnis
11
itsmenoti
26 Okt 2017 -
Sya memesan 1 family room d guesthouse ini. Lokasi dekat dgn monorail Raja Chulan. Kesan pertama sedikit khawatir karena lokasi sekitar yg banyak sekali laki laki dan jarang sekali terlihat perempuan. Namun pilihan hotel ini ternyata cukup pas. Hotelnya bersih, lumayan luas, dan 2 malam hanya 800rbuan untuk family room. Free simple breakfast pula. Kamar d hotel ini tidak ada TVnya. Jd kalau mau nonton TV, turun k ruangan di lantai 1. Samping reseptionist disediakan ruang nonton TV. Di dapur tersedia microwave untuk yg mau memasak. Kalau malas memasak, sekitar hotel banyak banget restoran dg harga terjangkau. Sya beli Hainan chicken rice cuma 6 MYR. Teman sya beli makanan Bangladesh hanya 5 MYR. Yang disayangkan adalah kamar family room itu di lantai 3 dan tidak ada lift. Jd yg pakai koper besar akan kualahan.
TravelingEndah
07 Mei 2016 - Berlibur dengan teman
Penginapan ini lebih cocok disebut guest house. Cocok untuk yang suka traveling dengan gaya backpacker. Kamarnya kecil namun yang penting bersih. Bangunannya agak tertutup bangunan lainnya kecuali bila kita melihat papan namanya yang kecil dengan seksama. Saya waktu itu booking dadakan dan beruntung masih ada kamar kosong dengan kamar mandi dalam. Sepreinya putih juga dapat handuk bersih. Kamar mandi dalam juga ada air panas. Resepsionis-nya sangat nyaman bisa untuk ngobrol-ngobrol santai. Sarapan pagi diberikan roti yang bisa dibakar dan buah serta teh atau kopi. Letaknya dekat dengan Twin Towers. Cocok untuk yang ingin jalan-jalan di sekitar Petronas Tower.
Indah Sari F
16 Mar 2015 - Berlibur dengan teman
Kamarnya sangat bersiht, tempat tidurnya besar dengan sprei putih bersih yang licin hehe, ac dingin, kamar mandi dengan air panas, trus dapat sarapan ( roti / kue-kue / kopi/ teh / milo ) . Lokasinya sangat dekat dengan resto, bar, mall, monorail dan tidak terlalu ramai tapi masih di daerah Bukit Bintang. Jika ingin menginap disini lebih baik booking dari jauh-jauh hari karena kamar disini selalu full
AnneGalope
19 Feb 2013 -
Menginap 2 malam di bulan Februari 2013 ini. Satu malam saat kedatangan dan satu malam sebelum meninggalkan Malaysia. Sangat bersih! Sangat ramah, pegawainya selalu siap membantu. Suasananya sangat damai. Ini benar-benar sebuah oase di jantung Kuala Lumpur. Anda bisa berjalan kaki melalui jembatan pejalan kaki ke menara PETRONAS dan Menara Kuala Lumpur yang sangat indah, dan tempat di ketinggian 260 meter (di Menara Kuala Lumpur) sangat tepat untuk melihat seluruh kota. Harga tiket masuk ke Menara Kuala Lumpur adalah MYR47. Daerah hotelnya aman walaupun tidak terlihat seperti yang anda harapkan. Sempurna untuk kami dan kami akan kembali.
LaMangaJ0
19 Feb 2013 -
Kami menginap di sini selama 4 malam di bulan Januari, dan ini adalah pengalaman pertama kami dengan akomodasi 'ekonomis' dan kami tidak dikecewakan. Wisma ini terletak di lokasi yang strategis, hanya sekitar satu kilometer dari Menara Petronus dan Menara KL (keduanya layak dikunjungi). Lingkungan sekitarnya tampak meragukan, tapi kami tidak mengalami masalah apapun, hanya penduduk-penduduk lokal yang bercengkerama. Kami sama sekali tidak memiliki kesulitan menemukan tempat ini. Kami naik taksi (102MR) dari KLIA dan supir membawa kami langsung ke tempat ini, dengan menggunakan petunjuk arah yang dikirimkan melalui email kepada kami oleh resepsionis sebelum kami meninggalkan rumah. Kami menempati 'luxury double room' yang lapang dan meskipun kamar mandinya kecil, tapi dapat diterima. Koneksi WiFi-nya cepat dan saat kami bertanya kepada resepsionis mengenai taksi atau bagaimana menuju tempat mana saja, mereka sangat banyak membantu. Tepat di jalan (di luar pintu dan berbelok ke kanan) ada sebuah tempat makan bernama 'Nagasari'. Meskipun tidak bisa benar-benar disebut sebagai restoran, tapi makanannya enak dan harga paling mahal yang kami bayarkan adalah 15€ dan kami mencoba banyak pilihan dari menu malam itu. Birnya tidak murah, tapi harganya standar untuk Malaysia. Para stafnya sangat ramah dan membuat kami merasa sangat disambut. Tempatnya layak dikunjungi saat para koki 'Thai' berada di sana, kami tidak punya keluhan (dan saya sangat rewel dalam hal makanan)! Pusat perbelanjaan The Pavillion hanya 5-10 menit jalan kaki jauhnya dan merupakan surga belanja, penuh dengan barang-barang rancangan desainer, dengan harga desainer. Harganya tidak lebih murah dari di Spanyol sini, tapi apabila Anda naik ke lantai atas ada beberapa toko yang sangat unik dan menyenangkan untuk dijelajahi. Apabila Anda pergi ke puncak jalan dan berbelok ke kiri, Anda akan melihat terminal bus KL GO. Ini adalah jasa antar gratis yang juga menyediakan WiFi di atas bus dan meskipun terbatas, membawa Anda ke objek-objek wisata besar di KL. China Town layak untuk dikunjungi. Kami pergi ke sana di suatu pagi dan kemudian di malam harinya saat tempat itu benar-benar menjadi hidup, dari sekitar pukul 6 sore. Kios-kiosnya semua mulai dibuka dan itu adalah pemandangan yang menarik untuk dilihat, sangat asyik dan tidak banyak gangguan. Ingatlah bahwa ini adalah Wisma, bukan hotel bintang 5, dan meskipun sederhana, Anda memperoleh lebih dari apa yang Anda bayarkan. Kami pernah menginap di banyak tempat-tempat 'bergengsi tinggi' yang bisa mempelajari satu atau dua hal dari The Nest dan para stafnya, yang sangat membantu dan ramah. Sarapannya Anda sajikan sesuai keinginan Anda, terdiri atas sereal, pisang, 3 jenis selai, dan pilihan roti biasa atau roti gandum untuk roti panggangnya. Lebih dari cukup untuk memulai hari Anda, juga teh dan kopi gratis 24 jam adalah bonus. Kami sangat menikmatinya, kami harap Anda juga demikian!
Kamu sudah melaporkan review.
Kami butuh beberapa saat untuk memperbaiki sebuah masalah. Silahkan coba sesaat lagi.
Kamu sudah pernah melaporkan review ini, dan laporanmu sedang dalam pengecekan.
Yay! Kamu berhasil log in.
Kamu sudah melaporkan review.
Kami butuh beberapa saat untuk memperbaiki sebuah masalah. Silahkan coba sesaat lagi.
Kamu sudah pernah melaporkan review ini, dan laporanmu sedang dalam pengecekan.