I Gusti Ngurah Rai Airport

Persyaratan Umum

  • Penerima vaksin kedua dan booster tidak diwajibkan membawa hasil tes COVID-19.

  • Penerima vaksin pertama wajib menunjukkan hasil tes rapid antigen atau PCR dari fasilitas pelayanan kesehatan yang terafiliasi dengan Kemenkes atau beli tiket tes COVID-19 di To Do.
  • Anak berusia di bawah 6 tahun dapat melakukan perjalanan dengan pendamping dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

  • Seluruh Pelaku Perjalanan Luar Negeri, baik yang berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) memasuki wilayah Indonesia melalui pintu masuk (entry point) perjalanan luar negeri sebagai berikut:

    • Bandar Udara Soekarno Hatta, Banten;

    • Bandar Udara Juanda, Jawa Timur;

    • Bandar Udara Ngurah Rai, Bali;

    • Bandar Udara Hang Nadim, Kepulauan Riau; 

    • Bandar Udara Raja Haji Fisabilillah, Kepulauan Riau; 

    • Bandar Udara Sam Ratulangi, Sulawesi Utara; dan

    • Bandar Udara Zainuddin Abdul Madjid, Nusa Tenggara Barat;

    • Bandar Udara Kualanamu, Sumatera Utara;

    • Bandar Udara Sultan Hasanuddin, Sulawesi Selatan; dan

    • Bandar Udara Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Hasil PCR Atau Rapid Test

 

PPKM level 1-4 diberlakukan di dalam dan luar wilayah Jawa dan Bali hingga pemberitahuan selanjutnya. Semua penumpang penerbangan domestik wajib mengikuti peraturan berikut.

 

Berdasarkan SE Kasatgas Nomor 18 Tahun 2022 pelaku perjalanan dalam negeri yang menggunakan moda transportasi udara di seluruh wilayah Indonesia wajib mengikuti peraturan berikut:

Penerima vaksin dosis pertama

Menunjukkan hasil tes rapid antigen (1x24 jam) atau RT-PCR (3x24 jam).

Penerima vaksin dosis kedua dan dosis booster

Tidak perlu membawa hasil tes COVID-19.

Anak di bawah 6 tahun

  • Tidak perlu membawa hasil tes COVID-19.
     

  • Dengan pendamping dan menerapkan protokol kesehatan.

Penumpang yang belum divaksinasi karena alasan medis

  • Menunjukkan surat keterangan dokter dari RS pemerintah.
     

  • Menunjukkan hasil tes rapid antigen (1x24 jam) atau RT-PCR (3x24 jam).

 

Penerbangan internasional ke Bali: 

Vaksinasi

  • Menunjukkan kartu/sertifikat (fisik ataupun digital) vaksin COVID-19 dosis kedua/booster yang ditulis dalam bahasa Inggris seminimalnya 14 (empat belas) hari sebelum keberangkatan.

    • WNI dan WNA PPLN yang belum mendapat vaksin akan divaksinasi di entry point setelah melakukan tes RT-PCR saat kedatangan dengan hasil negatif atau di tempat karantina setelah dilakukan pemeriksaan RT-PCR kedua dengan hasil negatif;

    • WNA PPLN yang sudah berada di Indonesia dan akan melakukan perjalanan, baik domestik maupun internasional, diwajibkan untuk melakukan vaksinasi melalui skema program atau gotong royong sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

Tes COVID-19

  • PPLN yang sudah divaksinasi lengkap/booster COVID-19 tidak perlu membawa hasil tes PCR/Antigen.

  • PPLN diwajibkan menjalani pemeriksaan gejala yang berkaitan dengan COVID-19 termasuk pemeriksaan suhu tubuh:

    • PPLN yang terdeteksi memiliki gejala COVID-19 dan/atau memiliki suhu tubuh di atas 37,5 derajat Celcius, wajib menjalani pemeriksaan ulang RT-PCR dengan biaya ditanggung oleh pemerintah bagi WNI dan biaya ditanggung secara mandiri bagi WNA. Jika hasil tes negatif maka:

      • PPLN yang belum bisa mendapatkan vaksinasi atau telah menerima vaksin dosis pertama seminimalnya 14 hari sebelum keberangkatan, diwajibkan melakukan karantina selama 5 x 24 jam; 

      • PPLN yang telah menerima vaksin dosis kedua atau ketiga seminimalnya 14 hari sebelum keberangkatan, diperkenankan melanjutkan perjalanan.

 

Dokumen & Aplikasi Wajib

  • Seluruh pelaku perjalanan internasional (WNI/WNA) wajib mengunduh dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai persyaratan masuk ke wilayah Indonesia.

  • Jika PPLN akan melakukan karantina terpusat dengan pembiayaan mandiri, mereka wajib menunjukkan bukti konfirmasi pembayaran atas pemesanan tempat akomodasi karantina dari penyedia akomodasi selama menetap di Indonesia. Rekomendasi hotel CHSE di Bali.

 

Asuransi

  • WNA PPLN wajib melampirkan bukti kepemilikan asuransi kesehatan yang mencakup pembiayaan penanganan COVID-19. 

Visa on Arrival

 

  • Visa on Arrival dibuka khusus untuk wisatawan yang berkunjung ke Bali dari 23 negara berikut ini:

  1. Australia

  2. Amerika Serikat

  3. Belanda

  4. Brunei Darussalam

  5. Filipina

  6. Inggris

  7. Italia

  8. Jepang

  9. Jerman

  10. Kamboja

  11. Kanada

  12. Korea Selatan

  13. Laos

  14. Malaysia

  15. Myanmar

  16. Prancis

  17. Qatar

  18. Selandia Baru

  19. Singapura

  20. Thailand

  21. Turki

  22. Uni Emirat Arab

  23. Vietnam

Bagikan ke