Bandara Bali

Bandara Balikpapan

Bandara Bangka Belitung

Bandara Jakarta

Bandara Padang

Bandara Papua Barat

Bandara Surabaya

  • Mulai 5 Juli 2020, setiap penumpang dengan tujuan akhir Bali melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai diwajibkan untuk menunjukkan surat kesehatan dengan hasil negatif tes swab / PCR atau hasil non-reaktif tes Rapid dari rumah sakit setempat atau lembaga terkait. 
  • Masa berlaku surat kesehatan dengan hasil negatif tes swab / PCR atau hasil non-reaktif tes Rapid adalah empat belas (14) hari setelah hasil uji keluar.
  • Penumpang yang hanya melakukan transit di Bali tidak diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes swab / PCR, penumpang transit cukup menunjukkan hasil negatif tes diagnostik cepat (rapid test).
  • Sebelum keberangkatan ke Bali, calon penumpang wajib mengisi aplikasi LOVEBALI yang bisa diakses di sini.

Bandara Abu Dhabi

Bandara Amerika

Bandara Australia

Bandara Dubai

Bandara Filipina

Bandara Inggris

Bandara Jepang

Bandara Korea Selatan

Bandara Malaysia

Bandara Selandia Baru

Bandara Singapura

Bandara Thailand

Bandara Turki

Bandara Qatar

Penerbangan Transit/transfer

  • Sepanjang bulan Juni, Etihad Airways akan mengoperasikan jaringan penerbangan khusus yang menyediakan koneksi transfer mudah melalui Abu Dhabi dari Jakarta, Karachi, Kuala Lumpur, Manila, Melbourne, Seoul, Singapura, Sydney, dan Tokyo ke kota-kota besar di seluruh Eropa termasuk Amsterdam, Barcelona, ​​Brussels, Dublin, Frankfurt, Jenewa, Heathrow London, Madrid, Milan, Paris Charles de Gaulle, dan Zurich. Silakan kunjungi website ini.

 

Sebelum Tiba di Bandara

  • Penumpang dianjurkan untuk melakukan check-in secara online.

 

Saat di Bandara

  • Aturan jarak sosial berlaku.
  • Selalu menggunakan masker, alat pelindung diri, dan sarung tangan sekali pakai.

 

Langkah-langkah Umum

  • Penumpang dapat membawa cairan pembersih tangan hingga 250 ml dalam sebuah wadah.
  • Penumpang yang tiba dari negara bebas visa dan yang datang dari negara berisiko tinggi akan dikenakan tes PCR tingkat lanjut di bandara. Setelah pengujian, penumpang akan diminta untuk mengisolasi diri selama empat hari. Setelah periode isolasi empat hari, penumpang akan diminta untuk melakukan tes PCR sekunder untuk memeriksa infeksi COVID-19. Selain tes, penumpang yang masuk diharuskan melakukan karantina mandiri selama 14 hari setelah kedatangan mereka di UEA.
  • Bandara Internasional Abu Dhabi telah memfasilitasi sejumlah repatriasi dan penerbangan kemanusiaan untuk Emirat yang kembali ke UEA serta ekspatriat dan warga negara asing yang berangkat ke negara asal mereka.
  • Seluruh penumpang yang datang yang tiba di Bandara Internasional Abu Dhabi, akan menjalani pengujian reaksi rantai polimerase (PCR). Langkah-langkah lain termasuk penyebaran teknologi sterilisasi canggih untuk membersihkan area umum, penegakan pedoman jarak sosial, manajemen klaster tenaga kerja, dan penyaringan termal.
  • Akomodasi hotel di Bandara Internasional Abu Dhabi hanya tersedia untuk penumpang yang terdampar.
  • Taksi dan bus tersedia untuk transportasi umum dari / ke bandara.
  • Jika ada penumpang yang menunjukkan gejala COVID-19, mereka harus mengikuti langkah-langkah berikut sebagai prioritas:
    • Beri tahu Kementerian Kesehatan dan Pencegahan (MoHAP) dengan menekan 800 11111.

    • Ikuti saran Departemen Kesehatan (DoH) tentang karantina dan tindakan lain.

    • Karantina mandiri sambil menunggu hasil tes PCR.

    • Jika tes positif, tim dari Departemen Kesehatan akan menghubungi penumpang untuk memulai perawatan.

    • Jika hasil tes negatif, penumpang masih harus melakukan karantina sendiri selama 14 hari.


Untuk informasi lebih lengkap, silakan kunjungi situs resmi Bandara Abu Dhabi atau klik di sini.

Bagikan ke