Tentang Turangga

KA Turangga pertama kali beroperasi pada tanggal 02 September 1995. Perjalanan sejauh 699 km ditempuh dalam waktu kurang lebih 12 jam dan hanya berhenti di Stasiun Cipeundeuy, Tasikmalaya, Banjar, Kroya, Kutoarjo, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Kertosono, Jombang, dan Mojokerto.Kereta api dengan desain layanan kelas Eksekutif Satwa ini menawarkan alternatif perjalanan pada malam hari, oleh karena itu pada pengumuman nama kereta di stasiun pemberhentian, kereta dengan nomor perjalanan 37 dan 38 ini sering ditambahkan istilah 'Ekspres Malam'. Kereta Api Ekspres Malam Turangga berangkat dari Stasiun Bandung (BD) pada pukul 19:00 WIB dan dari Stasiun Surabaya Gubeng (SGU) pada pukul 18:00 WIB. Rangkaian KA Turangga terdiri dari 6-8 kereta penumpang kelas Eksekutif, ada yang memiliki kaca (seperti) pesawat dan yang memiliki kaca lebar (K1), 1 kereta makan (KM1), 1 gerbong pembangkit (P), dan 1 gerbong bagasi (B).Nama Turangga diambil dari nama lain kuda tunggangan para raja/bangsawan di Jawa yang melambangkan kendaraan yang bisa melaju dengan kencang dalam berbagai cuaca.









Turangga Kelas Bisnis, Eksekutif & Ekonomi

Kelas Eksekutif

  • Interior :

    Desain disesuaikan dengan aspek estetika, keselamatan & kenyamanan, dilengkapi dengan peredam suara & isolasi panas tidak mudah terbakar.

  • Tempat Duduk :
    1. Kapasitas 50 tempat duduk perkereta
    2. Reclining & revolving seat system
    3. Dilengkapi dengan meja statis dan sandaran kaki
    4. Desain ergonomis
  • Pintu Ruangan :

    Sistem geser otomatis.

  • Jendela :

    Kaca tetap dupleks, lapisan laminasi isolator panas dilengkapi dengan tirai.

  • Penyegar Ruangan :

    2 set Air Conditioner (AC) per kereta temperatur 21- 26­­­­­o C.

  • Jenis Bogie :

    K5/TB.398 dengan system suspensi ganda : rubber pad dan coil spring serta bolster anchor dan vertical shock absorber.

  • Fasilitas Keselamatan :

    Tabung pemadam kebakaran, emergency brake.

  • Fasilitas Lainnya :

    Audio/Video, lampu baca, toilet.

  • Type :
    Eksekutif