Pencarian Terakhir

Kamu belum pernah mencari apa pun

Setelah melakukan pencarian, daftar item yang baru dilihat akan ada di sini.

Tiket Kereta Api Lebaran 2021

Dari
Ke
Pergi
Penumpang
Cari

Kapan Tiket Kereta Lebaran 2021 dibuka?

Secara resmi, pemerintah memutuskan untuk melarang aktivitas mudik pada Lebaran tahun 2021. Keputusan ini berdasarkan hasil rapat koordinasi pada hari Jumat 26 Maret 2021, yang dipimpin oleh Bapak Muhadjir Effendy, selaku Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

 

Larangan mudik ini akan berlaku pada tanggal 6 - 17 Mei 2021 dan bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 yang beberapa kali melonjak pada masa libur panjang. Sampai saat ini belum ada informasi resmi dari PT. KAI tentang mekanisme perjalanan kereta api pada periode tersebut.

 

Pengecualian larangan mudik (6 - 17 Mei 2021), adalan untuk calon penumpang yang:

 

  • melakukan perjalanan dinas / keperluan bekerja
  • mengunjungi keluarga sakit
  • melakukan kunjungan duka anggota keluarga
  • sedang hamil dengan maksimal 1 orang pendamping
  • dalam keperluan persalinan dengan maksimal 2 orang pendamping

 

Perjalanan diizinkan bagi mereka yang memiliki hard copy SIKM (Surat Izin Keluar / Masuk). SIKM dapat diperoleh dari:

  • pegawai pemerintah / anggota TNI / Polri / pegawai BUMN / BUMD. Hard copy surat izin tertulis dari pejabat setingkat Eselon II yang dilengkapi dengan tanda tangan basah / elektronik pejabat dan identitas diri calon penumpang.
  • pegawai swasta. Hard copy tertulis dari pimpinan perusahaan yang dilengkapi dengan tanda tangan basah / elektronik pimpinan dan identitas diri calon penumpang.
  • pekerja freelance (informal) dan masyarakat umum non-pekerja. Hard copy surat izin tertulis dari Lurah atau Kepala Desa yang dilengkapi dengan tanda tangan basah / elektronik pejabat dan identitas diri calon penumpang.

 

Adapun ketentuan SIKM adalah sebagai berikut:

  • SIKM berlaku hanya untuk individu yang bersangkutan (bukan kelompok)
  • SIKM berlaku hanya untuk satu kali perjalanan pulang - pergi keluar masuk kota / kabupaten / provinsi / negara.
  • SIKM berlaku hanya untuk calon penumpang berusia 17 tahun ke atas.

 

Syarat ketentuan naik kereta pada masa pandemi COVID-19 lainnya tetap berlaku, seperti wajib menunjukkan hasil negatif pada tes kesehatan COVID-19, dan lain-lain.

Pemangkasan Cuti Bersama Tahun 2021

Pada tahun 2021 ini, ada pemangkasan cuti bersama sebanyak 5 hari yang bertujuan untuk menekan penyebaran virus COVID-19.

 

Hal ini sesuai dengan SKB Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi nomor 281 tahun 2021, nomor 1 tahun 2021 tentang Perubahan Atas Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 642 Tahun 2020, Nomor 4 tahun 2020 Tentang Hari libur Nasional dan Cuti Bersama tahun 2021.


3 dari 5 hari cuti bersama yang dipangkas tahun ini berkaitan dengan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, yaitu pada tanggal 17, 18, dan 19 Mei 2021. Namun, cuti bersama tanggal 12 Mei 2021 tetap diberlakukan, terlepas dari adanya larangan mudik 2021 oleh pemerintah.

Pertanyaan Seputar Tiket Kereta Lebaran 2021

Apakah benar pemerintah melarang aktivitas mudik Lebaran di tahun 2021 ini?
Ya, pemerintah secara resmi telah melarang aktivitas mudik Lebaran 2021 yang berlaku dari tanggal 6 hingga 17 Mei 2021.
Apakah calon penumpang boleh melakukan perjalanan sebelum atau sesudah tanggal larangan mudik?
Walaupun tidak disarankan untuk melakukan perjalanan, PT. KAI membuka penjualan tiket kereta untuk keberangkatan tanggal 22 April - 5 Mei 2021 (pra masa peniadaan mudik) dan tanggal 18 - 24 Mei 2021 (pasca masa peniadaan mudik)
Apa syarat dan ketentuan untuk calon penumpang yang ingin naik kereta pada masa pra / pasca peniadaan mudik?
Penumpang wajib menunjukkan hasil tes kesehatan yang sampelnya diambil maksimal dalam 1x24 jam sebelum jadwal keberangkatan.
Apakah penumpang dapat melakukan perjalanan kereta pada tanggal 6 - 17 Mei 2021 untuk keperluan mendesak?
Ya, penumpang untuk keperluan dinas, menjenguk keluarga inti yang sakit, keperlukan kesehatan darurat, ibu hamil beserta 1 pendamping, ataupun keperluan persalinan dengan maksimal 2 pendamping, dapat melakukan perjalanan kereta dengan menunjukkan SIKM (Surat Izin Keluar / Masuk).