Cari Tiket Pesawat Jakarta - Halim Kendari Murah (HLP - KDI)

Tiket Pesawat Murah Jakarta - Halim ke Kendari (HLP - KDI)

tiket.com membantu Anda mencari dan mendapatkan harga tiket pesawat murah dari Jakarta - Halim (HLP) ke Kendari (KDI). Cari, bandingkan dan pesan tiket pesawat yang kamu inginkan. Dapatkan TIX Point untuk setiap transaksi dan gunakan untuk diskon di pembelian selanjutnya.

Fakta Tentang Tiket Pesawat Dari Jakarta - Halim ke Kendari

  • Terdapat 1 maskapai beroperasi antara Jakarta - Halim Ke Kendari, yaitu Batik Air
  • Terdapat 1 penerbangan transit beroperasi antara Jakarta - Halim Ke Kendari
  • Harga rata-rata tiket pesawat dari Jakarta - Halim Ke Kendari adalah IDR 1.490.262

Daftar Harga Tiket Pesawat Dari Jakarta - Halim ke Kendari

Maskapai Harga Termurah Harga Termahal Harga Rata-rata Pesawat / hari
Batik Air IDR 1.257.900 IDR 2.051.000 IDR 1.490.262 3

Tiket Pesawat Jakarta - Halim Kendari Murah (HLP - KDI)

Kamu mencari tiket pesawat Jakarta - Halim Kendari (HLP - KDI) dengan harga termurah? Hanya dengan satu kali sentuhan jari, kamu sudah bisa mendapatkan harga tiket pesawat Jakarta - Halim Kendari (HLP - KDI) murah di tiket.com. Dengan sistem pemesanan tiket pesawat online yang canggih, pengalaman pesan tiket pesawat Jakarta - Halim Kendari (HLP - KDI) di tiket.com selalu lebih mudah dan cepat. Kamu tinggal memilih jadwal tiket pesawat Jakarta - Halim Kendari (HLP - KDI) yang sesuai dengan jadwal penerbangan yang kamu inginkan. Jangan lupa, ada banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan jika pesan tiket pesawat murah dari Jakarta - Halim (HLP) ke Kendari (KDI) di tiket.com. Selain bisa mendapatkan tiket pesawat Jakarta - Halim Kendari (HLP - KDI) lebih murah, banyak promo tiket pesawat yang akan membuat bujet perjalanan kamu menjadi lebih hemat. Makanya, jangan ragu untuk booking tiket pesawat Jakarta - Halim ke Kendari di tiket.com karena banyak keuntungannya. Temukan harga tiket pesawat Jakarta - Halim ke Kendari termurah hanya di tiket.com. Lakukan pemesanan sekarang dan wujudkan perjalanan ke destinasi yang kamu impikan.

Official Partner

Partner Resmi Maskapai di Pesawat Jakarta - Halim ke Kendari

Dengan berbagai maskapai mitra, kami siap menerbangkan Anda ke mana pun.

Tiket Pesawat Batik Air
Tiket Pesawat Lion Air
Tiket Pesawat Wings Air

Kami menerima pembayaran dari

Mengapa membeli tiket pesawat di tiket.com

Nikmati berbagai keunggulan pesan tiket pesawat online di tiket.com

Deskripsi Bandara

Bandara Halim Perdanakusuma adalah sebuah bandar udara di Jakarta, Indonesia. Bandar udara ini juga digunakan sebagai markas Komando Operasi Angkatan Udara I (Koops AU I) TNI-AU.

Sejarah Ruspau Antariksa tidak bisa melepaskan diri dari sejarah kesehatan Lanud Halim Perdanakusuma yang saat itu masih bernama pangkalan Udara Cililitan. Sejarah dimulai setelah Pangkalan Udara Cililitan diserahkan kepada Pemerintah Indonesia dari Pemerintah Belanda, Pada tanggal 20 Juni 1950. Dengan demikian diserahterimakan juga wewenang Dinas Kesehatan Pangkalan Cililitan dimana LU-II Harsono yang pada waktu itu juga menjabat sebagai Kepala Jawatan Farmasi, Menjadi kepala Kesehatan pertama. selanjutnya pada tahun 1951 Kepala Dinas Kesehatan dijabat oleh LMU-II S. Hadiprayitno. Para dokter yang pernah bertugas di Cililitan tahun 1950 antara lain Mayor Udara dr. Muryawan, LU-I dr. S.I



Pada Tanggal 17 Agustus1952 Pangkalan Udara Cililitan diubah namanya menjadi pangkalan udara Halim Perdanakusuma, sehingga otomatis dinas kesehatannya juga menjadi bagian dari Pangkalan Udara Halim Perdana. Pada Tahun 1955 Dinas Kesehatan Pangkalan Cililitan masih berstatus sebagai tempat perawatan sementara yang hanya mempunyai fasilitas Poliklinik umum, Poliklinik Gigi, ruang uji kesehatan awak pesawat dan ruang perawatan berkapasitas tiga belas tempat tidur. pimpinan rumah sakit pada saat itu dijabat dr. Suyoso Soemodimedjo. pada tahun 1956-tahun 1957, Dinas Kesehatan Pangkalan Udara Cililitan mendapatkan alokasi pembangunan rumah sakit, tetapi kemudian sempat berhenti dan terlambat penyelesaiannya karena terjadi sanering mata uang rupiah, setelah bangunan fisik selesai, rumah sakit terdiri dari perkantoran, apotik, laboratorium, Asrama perawat, pergudangan dan ruang perawatan dengan kapasitas 60 Tempat tidur. Sekarang, bangunan ini masih dapat kita saksikan segagai bangunan lama Ruspau Antariksa. Selanjutnya Rumah Sakit ini berada dibawah kendali Gugus Kesehatan 502

Pada masa perang kemerdekaan, Halim Perdanakusuma dan Opsir Iswahyudi mendapat tugas untuk membawa pesawat tempur yang baru dibeli. Pesawat itu sendiri berada di Muangthai (Thailand). Untuk mempelajari pesawat tempur yang sebelumnya merupakan pesawat angkutan itu, Halim hanya membutuhkan waktu selama kurang lebih 5 hari. Tapi dalam buku sejarah yang dikeluarkan Mabes TNI AU itu, tidak tersebutkan negara mana yang membuat pesawat tersebut.

Dari Thailand pesawat menuju ke Indonesia. Namun malang, pesawat itu tak kunjung sampai. Diperkirakan, pesawat itu terjatuh di kawasan pantai selat Malaka. Tak lama kemudian, nelayan menemukan sosok mayak yang terdampar di kawasan pantai. Dan saat itu kodisi jenazah sangat sulit diidentifikasi. Namun akhirnya jenazah itu diduga merupakan jenazah Halim Perdanakusuma. Sedangkan jenazah Iswahyudi hingga kini belum diketemukan.

Sebagai tanda penghargaan, keduanya dijadikan pahlawan nasional Indonesia dan nama Halim Perdanakusuma diabadikan sebagai Bandara Pangkalan TNI AU di Jakarta Timur sedangkan Iswahyudi diabadikan sebagai Pangkalan TNI AU di Madiun.

Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, yang selama hanya ini menjadi bandara pesawat carter,  sejak tanggal 10 Januari 2014 siap menjadi bandara domestik pada . Untuk kapasitas bandara ini dapat melayani 66 penerbangan kedatangan dan keberangkatan setiap hari, dengan total pergerakan penumpang sekitar 9000 orang setiap harinya.

Area parkir kendaraan di Bandara Halim Perdanakusuma juga cukup lebar, karena ajan diperluas dari 5.000 mobil menjadi 7.000 mobil. 

Foto di Jakarta - Halim (HLP)

Deskripsi Bandara

Bandar Udara Haluoleo(sebelumnya Bandar Udara Wolter Monginsidi) adalahbandar udara di Kendari,Sulawesi Tenggara, Indonesia(IATA: KDI, ICAO: WAWW). Sebelumnya nama bandar udara ini diambil dari namaRobert Wolter Monginsidi, pahlawan nasional Indonesia yang dieksekusi oleh Belandaselama Revolusi Nasional Indonesia. Sejak 13 Februari 2010, nama bandar udara ini diubah untuk menghormati sultan keenam KesultananButon, Haluoleo.

Bandara Haluoleo telah mengalami beberapa peningkatan pelayanan, khusunya dengan adanya fasilitas Aerobridge atau Garbarata yang memudahkan penumpang memasuki kawasan Bandara dan Pesawat udara.

Apron bandara kini mengalami perluasan yang memungkinkan dapat menampung tidak kurang dari 6 pesawat berbadan lebar Narrow-Body sekelas Boeing 737-900ER maupun Airbus A320

Dengan anggaran yang telah di setujui oleh Menteri Keuangan senilai Rp. 70 Miliar, Bandara Haluoleo, Kendari, resmi akan di kembali diperpanjang runway/landasan pacunya dari 2.500 meter, menjadi 2.800 meter pada tahun 2013. Hal ini berkaitan dengan frekuensi penerbangan dan kapabilitas runway yang kini sering didarati oleh pesawat Narrow-Body beberapa maskapai yang kini resmi menambah frekuensi penerbangannya seperti Lion Air, Garuda Indonesia, dan Sriwijaya Air.

Foto di Kendari (KDI)


Tempat Menarik di sekitar Airport Kendari (KDI)

Hutan Raya Marhum

Hutan Raya Marhum

21.9 Km Lihat Selengkapnya

Tarian Malulo

Tarian Malulo

21.9 Km Lihat Selengkapnya

screenshot-app-crop

Unduh Aplikasi tiket.com

atau

Kami akan mengirimkan tautan untuk mengunduh aplikasi langsung ke ponsel atau tablet Anda