Cari Tiket Pesawat Jakarta - Halim Surabaya Murah (HLP - SUB)

Tiket Pesawat Murah Jakarta - Halim ke Surabaya (HLP - SUB)

tiket.com membantu Anda mencari dan mendapatkan harga tiket pesawat murah dari Jakarta - Halim (HLP) ke Surabaya (SUB). Cari, bandingkan dan pesan tiket pesawat yang kamu inginkan. Dapatkan TIX Point untuk setiap transaksi dan gunakan untuk diskon di pembelian selanjutnya.

Fakta Tentang Tiket Pesawat Dari Jakarta - Halim ke Surabaya

  • Terdapat 3 maskapai beroperasi antara Jakarta - Halim Ke Surabaya, yaitu Citilink, Batik Air dan Wings Air
  • Terdapat 1 penerbangan transit beroperasi antara Jakarta - Halim Ke Surabaya
  • Harga rata-rata tiket pesawat dari Jakarta - Halim Ke Surabaya adalah IDR 1.465.456

Daftar Harga Tiket Pesawat Dari Jakarta - Halim ke Surabaya

Maskapai Harga Termurah Harga Termahal Harga Rata-rata Pesawat / hari
Citilink IDR 761.200 IDR 1.140.700 IDR 838.326 5
Batik Air IDR 1.106.600 IDR 2.441.500 IDR 1.662.928 14
Wings Air IDR 1.806.800 IDR 1.876.100 IDR 1.836.500 1

Tiket Pesawat Jakarta - Halim Surabaya Murah (HLP - SUB)

Kamu mencari tiket pesawat Jakarta - Halim Surabaya (HLP - SUB) dengan harga termurah? Hanya dengan satu kali sentuhan jari, kamu sudah bisa mendapatkan harga tiket pesawat Jakarta - Halim Surabaya (HLP - SUB) murah di tiket.com. Dengan sistem pemesanan tiket pesawat online yang canggih, pengalaman pesan tiket pesawat Jakarta - Halim Surabaya (HLP - SUB) di tiket.com selalu lebih mudah dan cepat. Kamu tinggal memilih jadwal tiket pesawat Jakarta - Halim Surabaya (HLP - SUB) yang sesuai dengan jadwal penerbangan yang kamu inginkan. Jangan lupa, ada banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan jika pesan tiket pesawat murah dari Jakarta - Halim (HLP) ke Surabaya (SUB) di tiket.com. Selain bisa mendapatkan tiket pesawat Jakarta - Halim Surabaya (HLP - SUB) lebih murah, banyak promo tiket pesawat yang akan membuat bujet perjalanan kamu menjadi lebih hemat. Makanya, jangan ragu untuk booking tiket pesawat Jakarta - Halim ke Surabaya di tiket.com karena banyak keuntungannya. Temukan harga tiket pesawat Jakarta - Halim ke Surabaya termurah hanya di tiket.com. Lakukan pemesanan sekarang dan wujudkan perjalanan ke destinasi yang kamu impikan.

Official Partner

Partner Resmi Maskapai di Pesawat Jakarta - Halim ke Surabaya

Dengan berbagai maskapai mitra, kami siap menerbangkan Anda ke mana pun.

Tiket Pesawat Batik Air
Tiket Pesawat Citilink
Tiket Pesawat Lion Air
Tiket Pesawat Wings Air

Kami menerima pembayaran dari

Mengapa membeli tiket pesawat di tiket.com

Nikmati berbagai keunggulan pesan tiket pesawat online di tiket.com

Deskripsi Bandara

Bandara Halim Perdanakusuma adalah sebuah bandar udara di Jakarta, Indonesia. Bandar udara ini juga digunakan sebagai markas Komando Operasi Angkatan Udara I (Koops AU I) TNI-AU.

Sejarah Ruspau Antariksa tidak bisa melepaskan diri dari sejarah kesehatan Lanud Halim Perdanakusuma yang saat itu masih bernama pangkalan Udara Cililitan. Sejarah dimulai setelah Pangkalan Udara Cililitan diserahkan kepada Pemerintah Indonesia dari Pemerintah Belanda, Pada tanggal 20 Juni 1950. Dengan demikian diserahterimakan juga wewenang Dinas Kesehatan Pangkalan Cililitan dimana LU-II Harsono yang pada waktu itu juga menjabat sebagai Kepala Jawatan Farmasi, Menjadi kepala Kesehatan pertama. selanjutnya pada tahun 1951 Kepala Dinas Kesehatan dijabat oleh LMU-II S. Hadiprayitno. Para dokter yang pernah bertugas di Cililitan tahun 1950 antara lain Mayor Udara dr. Muryawan, LU-I dr. S.I



Pada Tanggal 17 Agustus1952 Pangkalan Udara Cililitan diubah namanya menjadi pangkalan udara Halim Perdanakusuma, sehingga otomatis dinas kesehatannya juga menjadi bagian dari Pangkalan Udara Halim Perdana. Pada Tahun 1955 Dinas Kesehatan Pangkalan Cililitan masih berstatus sebagai tempat perawatan sementara yang hanya mempunyai fasilitas Poliklinik umum, Poliklinik Gigi, ruang uji kesehatan awak pesawat dan ruang perawatan berkapasitas tiga belas tempat tidur. pimpinan rumah sakit pada saat itu dijabat dr. Suyoso Soemodimedjo. pada tahun 1956-tahun 1957, Dinas Kesehatan Pangkalan Udara Cililitan mendapatkan alokasi pembangunan rumah sakit, tetapi kemudian sempat berhenti dan terlambat penyelesaiannya karena terjadi sanering mata uang rupiah, setelah bangunan fisik selesai, rumah sakit terdiri dari perkantoran, apotik, laboratorium, Asrama perawat, pergudangan dan ruang perawatan dengan kapasitas 60 Tempat tidur. Sekarang, bangunan ini masih dapat kita saksikan segagai bangunan lama Ruspau Antariksa. Selanjutnya Rumah Sakit ini berada dibawah kendali Gugus Kesehatan 502

Pada masa perang kemerdekaan, Halim Perdanakusuma dan Opsir Iswahyudi mendapat tugas untuk membawa pesawat tempur yang baru dibeli. Pesawat itu sendiri berada di Muangthai (Thailand). Untuk mempelajari pesawat tempur yang sebelumnya merupakan pesawat angkutan itu, Halim hanya membutuhkan waktu selama kurang lebih 5 hari. Tapi dalam buku sejarah yang dikeluarkan Mabes TNI AU itu, tidak tersebutkan negara mana yang membuat pesawat tersebut.

Dari Thailand pesawat menuju ke Indonesia. Namun malang, pesawat itu tak kunjung sampai. Diperkirakan, pesawat itu terjatuh di kawasan pantai selat Malaka. Tak lama kemudian, nelayan menemukan sosok mayak yang terdampar di kawasan pantai. Dan saat itu kodisi jenazah sangat sulit diidentifikasi. Namun akhirnya jenazah itu diduga merupakan jenazah Halim Perdanakusuma. Sedangkan jenazah Iswahyudi hingga kini belum diketemukan.

Sebagai tanda penghargaan, keduanya dijadikan pahlawan nasional Indonesia dan nama Halim Perdanakusuma diabadikan sebagai Bandara Pangkalan TNI AU di Jakarta Timur sedangkan Iswahyudi diabadikan sebagai Pangkalan TNI AU di Madiun.

Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, yang selama hanya ini menjadi bandara pesawat carter,  sejak tanggal 10 Januari 2014 siap menjadi bandara domestik pada . Untuk kapasitas bandara ini dapat melayani 66 penerbangan kedatangan dan keberangkatan setiap hari, dengan total pergerakan penumpang sekitar 9000 orang setiap harinya.

Area parkir kendaraan di Bandara Halim Perdanakusuma juga cukup lebar, karena ajan diperluas dari 5.000 mobil menjadi 7.000 mobil. 

Foto di Jakarta - Halim (HLP)

Deskripsi Bandara

Surabaya merupakan ibukota dari Provinsi Jawa Timur. Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta, Surabaya telah menjadi sebuah kota metropolitan yang ramai oleh pendatang.

Kota Surabaya adalah kota pelabuhan yang memiliki dua dermaga besar, yaitu Pelabuhan Tanjung Perak dan Pelabuhan Ujung. Para wisatawan, pelajar, maupun pebisnis yang mengunjungi Kota Surabaya, dapat memanfaatkan berbagai jalur akses kendaraan untuk mencapai kota ini, yakni melalui udara, darat, maupun laut.

Banyak tempat wisata di Surabaya yang dapat digunakan sebagai pilihan kunjungan penuh kesan saat liburan. Tempat wisata di Surabaya sangat lengkap, baik untuk wisata budaya, alam, maupun wisata belanja.

Jika berkunjung ke Surabaya, salah satu tempat wisata yang harus kamu kunjungi adalah Jembatan Suramadu. Jembatan yang menghubungkan antara Kota Surabaya dengan Madura ini, telah menjadi salah satu ikon Kota Surabaya yang menjadi favorit turis.

Kamu juga bisa mengunjungi House of Sampoerna, Taman Bungkul, Tugu Pahlawan, dan masih banyak lagi. Kunjungan kamu ke Kota Pahlawan Surabaya akan menimbulkan sebuah kesan mendalam yang membuat kamu ingin kembali lagi setelah pulang.

Jika kamu penasaran, segeralah membeli tiket pesawat ke Surabaya. Tiket pesawat ke Surabaya sangat mudah untuk didapatkan via online.

Namun, sebelum berangkat, kami akan mengajakmu berkenalan terlebih dahulu dengan Bandara Juanda Surabaya.

Bandara Juanda Surabaya

Sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia, Surabaya memiliki sebuah bandara berkelas internasional bernama Bandar Udara Internasional Juanda. Bandara yang terletak di Kecamatan Sedati, Sidoarjo ini, berjarak sekitar 20 kilometer dari pusat Kota Pahlawan.

Sebagai bandara berkelas internasional, sudah banyak rute penerbangan yang dilayani dari Bandara Internasional Juanda. Contoh dari rute penerbangan ke luar negeri yang dilayani oleh bandara ini, contohnya adalah penerbangan dengan maskapai Cathay Pacific ke Hongkong - Surabaya PP, penerbangan dengan maskapai AirAsia ke Kuala Lumpur - Surabaya PP, penerbangan Cebu Pacific ke Manila - Surabaya PP, penerbangan Singapore Airline menuju Singapore, maupun penerbangan pesawat charter dengan tujuan Jeddah.

Bandara Internasional Juanda Surabaya telah didarati oleh puluhan maskapai penumpang dan 3 maskapai kargo. Maskapai penumpang yang beroperasi di bandara ini, contohnya adalah Garuda Indonesia, AirAsia, Lion Air, Sriwijaya Air, dan masih banyak nama maskapai terkenal lainnya.

Sebagai bandara berkelas internasional, banyaknya maskapai yang menyediakan tiket pesawat ke Surabaya ini tentu akan memudahkan kamu untuk memilih jadwal penerbangan.

Saat memesan tiket pesawat ke Surabaya, kamu dapat menyesuaikan jadwal, maskapai, serta budget perjalanan kamu karena banyaknya pilihan penerbangan. Setiap minggunya, Bandara Internasional Juanda Surabaya dapat melayani lebih dari 750 penerbangan.

Sejarah Bandara Internasional Juanda Surabaya bermula saat Republik Indonesia baru saja merdeka. Setelah proklamasi kemerdekaan, perjuangan bangsa Indonesia masih berlanjut dengan adanya peristiwa pembebasan Irian Barat.

Saat itu, pemerintah melaksanakan Proyek Waru yang bertujuan untuk mengembangkan bandara untuk pesawat-pesawat TNI yang beroperasi membebaskan Irian Barat. Pembangunan bandara besar pertama pasca kemerdekaan Indonesia ini menghabiskan pasir sebanyak 1.800.000 ton dan melibatkan pembebasan lahan seluar 240 hektar. Proyek pembangunan Bandara Juanda Surabaya disebut sebagai salah satu megaproyek dan prestasi membanggakan dari pemerintah Indonesia.

Pada tahun 1963, Bandara Internasional Juanda sudah siap untuk digunakan beroperasi. Selama belasan tahun setelah peresmiannya, bandara ini menjadi salah satu basis penerbangan untuk pesawat Garuda Indonesia Airways (GIA). Pada tahun 1985, bandara ini dialihkan untuk dikelola oleh PT Angkasa Pura I.

Pada tahun 1990, Bandara Juanda Surabaya diresmikan menjadi sebuah bandara internasional.

Bandara Juanda Surabaya berlokasi di Jl. Ir. H. Juanda, Betro, Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Lokasi bandara ini berada sekitar 20 kilometer di Selatan pusat Kota Surabaya.

Bandara Juanda Terminal 2

Jika kamu membeli tiket pesawat ke Surabaya, perhatikan dengan teliti di terminal manakah kamu akan berangkat atau mendarat. Bandara Juanda Surabaya memiliki 4 terminal penumpang yang besar. Terminal terbaru yaitu Terminal 4, merupakan sebuah terminal dengan konsep Airport City yang memiliki fasilitas kereta monorel, jalan tol dan akses bawah tanah yang canggih.

Fasilitas lain seperti internet, check in counter, X-ray, baggage claim, dan lain-lain sudah sangat lengkap tersedia di Bandara Internasional Juanda Surabaya.

Sudah banyak transportasi darat yang bisa membawa kamu menuju Bandara Internasional Juanda. Kamu dapat memanfaatkan Bus Damri dari bandara ke terminal maupun sebaliknya. Kamu juga dapat memanfaatkan taksi, salah satunya adalah dengan Taksi Primkopal atau sewa mobil.

Jika lebih suka menaiki kereta, kamu dapat memanfaatkan fasilitas monorel yang terhubung dengan Terminal 3 dan Terminal 4 Bandara Internasional Juanda Surabaya.

Selain kotanya megah, Bandara Juanda Surabaya pun juga tak kalah megah.

Tunggu apalagi? Jika ingin mencicipi pengalaman langsung mendarat di Bandara Juanda Surabaya, segera pesan tiket pesawat ke Surabaya sekarang juga.

Foto di Surabaya (SUB)

screenshot-app-crop

Unduh Aplikasi tiket.com

atau

Whatsapp