Cari Tiket Pesawat Jakarta - Halim Wellington Murah (HLP - WLG)

Tiket Pesawat Murah Jakarta - Halim ke Wellington (HLP - WLG)

tiket.com membantu Anda mencari dan mendapatkan harga tiket pesawat murah dari Jakarta - Halim (HLP) ke Wellington (WLG). Cari, bandingkan dan pesan tiket pesawat yang kamu inginkan. Dapatkan TIX Point untuk setiap transaksi dan gunakan untuk diskon di pembelian selanjutnya.


Tiket Pesawat Jakarta - Halim Wellington Murah (HLP - WLG)

Kamu mencari tiket pesawat Jakarta - Halim Wellington (HLP - WLG) dengan harga termurah? Hanya dengan satu kali sentuhan jari, kamu sudah bisa mendapatkan harga tiket pesawat Jakarta - Halim Wellington (HLP - WLG) murah di tiket.com. Dengan sistem pemesanan tiket pesawat online yang canggih, pengalaman pesan tiket pesawat Jakarta - Halim Wellington (HLP - WLG) di tiket.com selalu lebih mudah dan cepat. Kamu tinggal memilih jadwal tiket pesawat Jakarta - Halim Wellington (HLP - WLG) yang sesuai dengan jadwal penerbangan yang kamu inginkan. Jangan lupa, ada banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan jika pesan tiket pesawat murah dari Jakarta - Halim (HLP) ke Wellington (WLG) di tiket.com. Selain bisa mendapatkan tiket pesawat Jakarta - Halim Wellington (HLP - WLG) lebih murah, banyak promo tiket pesawat yang akan membuat bujet perjalanan kamu menjadi lebih hemat. Makanya, jangan ragu untuk booking tiket pesawat Jakarta - Halim ke Wellington di tiket.com karena banyak keuntungannya. Temukan harga tiket pesawat Jakarta - Halim ke Wellington termurah hanya di tiket.com. Lakukan pemesanan sekarang dan wujudkan perjalanan ke destinasi yang kamu impikan.

Official Partner

Kami menerima pembayaran dari

Mengapa membeli tiket pesawat di tiket.com

Nikmati berbagai keunggulan pesan tiket pesawat online di tiket.com

Deskripsi Bandara

Bandara Halim Perdanakusuma adalah sebuah bandar udara di Jakarta, Indonesia. Bandar udara ini juga digunakan sebagai markas Komando Operasi Angkatan Udara I (Koops AU I) TNI-AU.

Sejarah Ruspau Antariksa tidak bisa melepaskan diri dari sejarah kesehatan Lanud Halim Perdanakusuma yang saat itu masih bernama pangkalan Udara Cililitan. Sejarah dimulai setelah Pangkalan Udara Cililitan diserahkan kepada Pemerintah Indonesia dari Pemerintah Belanda, Pada tanggal 20 Juni 1950. Dengan demikian diserahterimakan juga wewenang Dinas Kesehatan Pangkalan Cililitan dimana LU-II Harsono yang pada waktu itu juga menjabat sebagai Kepala Jawatan Farmasi, Menjadi kepala Kesehatan pertama. selanjutnya pada tahun 1951 Kepala Dinas Kesehatan dijabat oleh LMU-II S. Hadiprayitno. Para dokter yang pernah bertugas di Cililitan tahun 1950 antara lain Mayor Udara dr. Muryawan, LU-I dr. S.I



Pada Tanggal 17 Agustus1952 Pangkalan Udara Cililitan diubah namanya menjadi pangkalan udara Halim Perdanakusuma, sehingga otomatis dinas kesehatannya juga menjadi bagian dari Pangkalan Udara Halim Perdana. Pada Tahun 1955 Dinas Kesehatan Pangkalan Cililitan masih berstatus sebagai tempat perawatan sementara yang hanya mempunyai fasilitas Poliklinik umum, Poliklinik Gigi, ruang uji kesehatan awak pesawat dan ruang perawatan berkapasitas tiga belas tempat tidur. pimpinan rumah sakit pada saat itu dijabat dr. Suyoso Soemodimedjo. pada tahun 1956-tahun 1957, Dinas Kesehatan Pangkalan Udara Cililitan mendapatkan alokasi pembangunan rumah sakit, tetapi kemudian sempat berhenti dan terlambat penyelesaiannya karena terjadi sanering mata uang rupiah, setelah bangunan fisik selesai, rumah sakit terdiri dari perkantoran, apotik, laboratorium, Asrama perawat, pergudangan dan ruang perawatan dengan kapasitas 60 Tempat tidur. Sekarang, bangunan ini masih dapat kita saksikan segagai bangunan lama Ruspau Antariksa. Selanjutnya Rumah Sakit ini berada dibawah kendali Gugus Kesehatan 502

Pada masa perang kemerdekaan, Halim Perdanakusuma dan Opsir Iswahyudi mendapat tugas untuk membawa pesawat tempur yang baru dibeli. Pesawat itu sendiri berada di Muangthai (Thailand). Untuk mempelajari pesawat tempur yang sebelumnya merupakan pesawat angkutan itu, Halim hanya membutuhkan waktu selama kurang lebih 5 hari. Tapi dalam buku sejarah yang dikeluarkan Mabes TNI AU itu, tidak tersebutkan negara mana yang membuat pesawat tersebut.

Dari Thailand pesawat menuju ke Indonesia. Namun malang, pesawat itu tak kunjung sampai. Diperkirakan, pesawat itu terjatuh di kawasan pantai selat Malaka. Tak lama kemudian, nelayan menemukan sosok mayak yang terdampar di kawasan pantai. Dan saat itu kodisi jenazah sangat sulit diidentifikasi. Namun akhirnya jenazah itu diduga merupakan jenazah Halim Perdanakusuma. Sedangkan jenazah Iswahyudi hingga kini belum diketemukan.

Sebagai tanda penghargaan, keduanya dijadikan pahlawan nasional Indonesia dan nama Halim Perdanakusuma diabadikan sebagai Bandara Pangkalan TNI AU di Jakarta Timur sedangkan Iswahyudi diabadikan sebagai Pangkalan TNI AU di Madiun.

Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, yang selama hanya ini menjadi bandara pesawat carter,  sejak tanggal 10 Januari 2014 siap menjadi bandara domestik pada . Untuk kapasitas bandara ini dapat melayani 66 penerbangan kedatangan dan keberangkatan setiap hari, dengan total pergerakan penumpang sekitar 9000 orang setiap harinya.

Area parkir kendaraan di Bandara Halim Perdanakusuma juga cukup lebar, karena ajan diperluas dari 5.000 mobil menjadi 7.000 mobil. 

Foto di Jakarta - Halim (HLP)

Deskripsi Bandara

Bandara Internasional Wellington (sebelumnya dikenal sebagai Rongotai Airport) adalah sebuah bandar udara internasional yang terletak di pinggiran Rongotai di Wellington, ibu kota Selandia Baru. Itu terletak 3 NM atau 5,5 km sebelah selatan-timur dari pusat kota. Ini adalah sebuah hub untuk Air New Zealand dan anak perusahaan. Wellington International Airport Limited, perusahaan patungan antara Infratil dan Dewan Kota Wellington, beroperasi bandara.

Wellington adalah bandara tersibuk ketiga di Selandia Baru (setelah Auckland dan Christchurch) penanganan total 5.373.622 penumpang pada tahun yang berakhir 31 Maret 2013. Ini adalah bandara tersibuk kedua di Selandia Baru untuk gerakan IFR (84.070 pada tahun 2013). Auckland adalah tersibuk (105403) dengan Christchurch ketiga (68.764). [3]

Bandara, selain menghubungkan banyak tujuan Selandia Baru dengan operator nasional dan regional, juga memiliki link ke kota-kota besar di Australia bagian timur. Ini adalah rumah dari beberapa bisnis penerbangan umum yang lebih kecil, termasuk Wellington Aero Club yang beroperasi dari wilayah penerbangan umum di sisi barat landasan pacu.

Bandara ini terdiri dari kecil 110 hektar (270 hektar)  situs di tanah genting Rongotai, hamparan dataran rendah antara Wellington tepat dan Semenanjung Miramar. Maskapai ini mengoperasikan 2.081 meter tunggal (6827 ft) landasan pacu dengan ILS di kedua arah, mampu menangani pesawat hingga Boeing 767-300 dan Airbus A330-300 (meskipun pesawat terbesar untuk menggunakan Wellington di layanan reguler seperti tahun 2013 adalah Airbus A320, Boeing 737-800) dan RNZAF Boeing 757-200 itu. Bandara ini berbatasan dengan daerah perumahan dan komersial di sebelah timur dan barat, dan dengan Wellington Harbour dan Selat Cook ke utara dan selatan masing-masing.

Wellington memiliki reputasi untuk pendaratan terkadang kasar dan bergejolak, bahkan dalam pesawat yang lebih besar, karena efek penyaluran Selat Cook menciptakan kuat dan angin kencang, terutama di pra frontal kondisi barat utara.

screenshot-app-crop

Unduh Aplikasi tiket.com

atau

Kami akan mengirimkan tautan untuk mengunduh aplikasi langsung ke ponsel atau tablet Anda