Cari Tiket Pesawat Lampung Jakarta - Halim Murah (TKG - HLP)

Tiket Pesawat Murah Lampung ke Jakarta - Halim (TKG - HLP)

tiket.com membantu Anda mencari dan mendapatkan harga tiket pesawat murah dari Lampung (TKG) ke Jakarta - Halim (HLP). Cari, bandingkan dan pesan tiket pesawat yang kamu inginkan. Dapatkan TIX Point untuk setiap transaksi dan gunakan untuk diskon di pembelian selanjutnya.

Fakta Tentang Tiket Pesawat Dari Lampung ke Jakarta - Halim

  • Terdapat 2 maskapai beroperasi antara Lampung Ke Jakarta - Halim, yaitu Batik Air dan Wings Air
  • Terdapat 1 penerbangan transit beroperasi antara Lampung Ke Jakarta - Halim
  • Harga rata-rata tiket pesawat dari Lampung Ke Jakarta - Halim adalah IDR 1.202.063

Daftar Harga Tiket Pesawat Dari Lampung ke Jakarta - Halim

Maskapai Harga Termurah Harga Termahal Harga Rata-rata Pesawat / hari
Batik Air IDR 524.700 IDR 602.800 IDR 550.733 1
Wings Air IDR 1.042.300 IDR 1.998.200 IDR 1.419.172 3

Tiket Pesawat Lampung Jakarta - Halim Murah (TKG - HLP)

Kamu mencari tiket pesawat Lampung Jakarta - Halim (TKG - HLP) dengan harga termurah? Hanya dengan satu kali sentuhan jari, kamu sudah bisa mendapatkan harga tiket pesawat Lampung Jakarta - Halim (TKG - HLP) murah di tiket.com. Dengan sistem pemesanan tiket pesawat online yang canggih, pengalaman pesan tiket pesawat Lampung Jakarta - Halim (TKG - HLP) di tiket.com selalu lebih mudah dan cepat. Kamu tinggal memilih jadwal tiket pesawat Lampung Jakarta - Halim (TKG - HLP) yang sesuai dengan jadwal penerbangan yang kamu inginkan. Jangan lupa, ada banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan jika pesan tiket pesawat murah dari Lampung (TKG) ke Jakarta - Halim (HLP) di tiket.com. Selain bisa mendapatkan tiket pesawat Lampung Jakarta - Halim (TKG - HLP) lebih murah, banyak promo tiket pesawat yang akan membuat bujet perjalanan kamu menjadi lebih hemat. Makanya, jangan ragu untuk booking tiket pesawat Lampung ke Jakarta - Halim di tiket.com karena banyak keuntungannya. Temukan harga tiket pesawat Lampung ke Jakarta - Halim termurah hanya di tiket.com. Lakukan pemesanan sekarang dan wujudkan perjalanan ke destinasi yang kamu impikan.

Official Partner

Partner Resmi Maskapai di Pesawat Lampung ke Jakarta - Halim

Dengan berbagai maskapai mitra, kami siap menerbangkan Anda ke mana pun.

Tiket Pesawat Batik Air
Tiket Pesawat Lion Air
Tiket Pesawat Wings Air

Kami menerima pembayaran dari

Mengapa membeli tiket pesawat di tiket.com

Nikmati berbagai keunggulan pesan tiket pesawat online di tiket.com

Deskripsi Bandara

Provinsi Lampung beribukota di Bandar Lampung. Mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan nama kota dan provinsi ini karena Lampung memang sebuah wilayah yang cukup terkenal di Indonesia.

Lampung merupakan wilayah dengan wisata andalan yang cukup banyak. Beberapa di antara tempat wisata yang dapat dikunjungi di Lampung adalah Taman Nasional Way Kambas di Lampung Timur yang terkenal dengan konservasi Gajah Sumatera. Tak hanya itu, di Lampung kamu juga dapat mengunjungi Mata Air Curug Tujuh, Menara Siger dan Pantai Pasir Putih.

Terletak sangat dekat dengan ibukota Jakarta, Lampung telah menjadi salah satu gerbang utama bagi pendatang dan pelancong yang ingin menjejak Sumatera dari Pulau Jawa.

Pelabuhan Bakauheni Lampung yang merupakan akses langsung menuju Lampung via laut rupanya tak pernah sepi. Maka dari itu, untuk menjawab kebutuhan akses transportasi menuju Lampung, keberadaan bandara harus disandingkan untuk melengkapi fungsi transportasi laut.

Untungnya di Lampung telah lama berdiri Bandara Radin Inten II yang melayani aktivitas penerbangan dari dan menuju Kota Lampung.

Sebelum kamu menjadi lebih tertarik untuk lekas memesan tiket pesawat ke Lampung dan menjelajahi Bandar Lampung, ada baiknya jika kamu berkenalan lebuh dahulu dengan Bandar Udara Radin Inten II.

Bandara Radin Inten II Lampung

Bandar Udara Radin Inten II merupakan bandara unggulan yang akan pertama kali menyambut kamu saat mendarat di Kota Bandar Lampung.

Bandara yang juga telah melayani penerbangan internasional ini dikelola langsung oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Beberapa maskapai yang beroperasi di Bandar Udara Radin Inten II diantaranya adalah Wings Air, Lion Air, Garuda Indonesia, NAM Air, dan masih banyak lagi.

Untuk penerbangan domestik, beberapa rute favorit seperti Jakarta-Lampung PP, Palembang-Lampung PP, Yogyakarta-Lampung PP dan lain-lain telah terlayani dengan baik. Bandara Radin Inten II Lampung pun juga telah melayani penerbangan internasional dengan tujuan Penang, Malaysia, dan telah bertahun-tahun difungsikan untuk embarkasi jamaah haji.

Pertimbangkanlah kebutuhan dan waktu kamu sebelum memesan tiket pesawat ke Lampung. Kamu dapat memilih untuk terbang menuju Bandar Lampung melalui bandara terdekat di kota asal kamu. Tiket pesawat ke Lampung kini mudah didapatkan dengan memesan via online. Pastikan kamu mendapatkan tiket pesawat ke Lampung dari agen tiket online terpercaya agar kamu tak kehilangan kesempatan untuk berpetualang ke Bandar Lampung.

Bandara Radin Inten II Bandar Lampung

Bandar Udara Radin Inten II di Lampung sebelumnya dinamai sebagai Pelabuhan Udara Branti. Pelabuhan Udara ini dibangun sekitar tahun 1943 oleh pemerintah Jepang yang saat itu menjajah bangsa Indonesia.

Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, setahun kemudian Pelabuhan Udara Branti resmi jatuh ke tangan AURI (Angkatan Udara Republik Indonesia). Selama sekitar satu dekade kemudian, Pelabuhan Udara Branti digunakan khusus untuk mengakomodasi penerbangan pesawat militer.

Baru pada 1956 dilakukan pendaratan pesawat komersil pertama di bandara ini, yaitu pesawat dengan maskapai Garuda Indonesia. Pada tahun 1997, nama Pelabuhan Udara Branti resmi diganti menjadi Bandar Udara Radin Inten II, mengambil nama seorang pahlawan nasional yang berasal dari Lampung.

Nama Bandar Udara Radin Inten II pasti akan menghiasi lembaran tiket pesawat ke Lampung yang akan kamu miliki. Maka dari itu, simpanlah lokasi dari bandara ini sebagai bekal perjalanan kamu.

Bandar Udara Radin Inten II berlokasi di Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara KM. 28, Branti Raya, Natar, Branti Raya, Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung.

Selamat berpetualang di Lampung.

Foto di Lampung (TKG)

Deskripsi Bandara

Bandara Halim Perdanakusuma adalah sebuah bandar udara di Jakarta, Indonesia. Bandar udara ini juga digunakan sebagai markas Komando Operasi Angkatan Udara I (Koops AU I) TNI-AU.

Sejarah Ruspau Antariksa tidak bisa melepaskan diri dari sejarah kesehatan Lanud Halim Perdanakusuma yang saat itu masih bernama pangkalan Udara Cililitan. Sejarah dimulai setelah Pangkalan Udara Cililitan diserahkan kepada Pemerintah Indonesia dari Pemerintah Belanda, Pada tanggal 20 Juni 1950. Dengan demikian diserahterimakan juga wewenang Dinas Kesehatan Pangkalan Cililitan dimana LU-II Harsono yang pada waktu itu juga menjabat sebagai Kepala Jawatan Farmasi, Menjadi kepala Kesehatan pertama. selanjutnya pada tahun 1951 Kepala Dinas Kesehatan dijabat oleh LMU-II S. Hadiprayitno. Para dokter yang pernah bertugas di Cililitan tahun 1950 antara lain Mayor Udara dr. Muryawan, LU-I dr. S.I



Pada Tanggal 17 Agustus1952 Pangkalan Udara Cililitan diubah namanya menjadi pangkalan udara Halim Perdanakusuma, sehingga otomatis dinas kesehatannya juga menjadi bagian dari Pangkalan Udara Halim Perdana. Pada Tahun 1955 Dinas Kesehatan Pangkalan Cililitan masih berstatus sebagai tempat perawatan sementara yang hanya mempunyai fasilitas Poliklinik umum, Poliklinik Gigi, ruang uji kesehatan awak pesawat dan ruang perawatan berkapasitas tiga belas tempat tidur. pimpinan rumah sakit pada saat itu dijabat dr. Suyoso Soemodimedjo. pada tahun 1956-tahun 1957, Dinas Kesehatan Pangkalan Udara Cililitan mendapatkan alokasi pembangunan rumah sakit, tetapi kemudian sempat berhenti dan terlambat penyelesaiannya karena terjadi sanering mata uang rupiah, setelah bangunan fisik selesai, rumah sakit terdiri dari perkantoran, apotik, laboratorium, Asrama perawat, pergudangan dan ruang perawatan dengan kapasitas 60 Tempat tidur. Sekarang, bangunan ini masih dapat kita saksikan segagai bangunan lama Ruspau Antariksa. Selanjutnya Rumah Sakit ini berada dibawah kendali Gugus Kesehatan 502

Pada masa perang kemerdekaan, Halim Perdanakusuma dan Opsir Iswahyudi mendapat tugas untuk membawa pesawat tempur yang baru dibeli. Pesawat itu sendiri berada di Muangthai (Thailand). Untuk mempelajari pesawat tempur yang sebelumnya merupakan pesawat angkutan itu, Halim hanya membutuhkan waktu selama kurang lebih 5 hari. Tapi dalam buku sejarah yang dikeluarkan Mabes TNI AU itu, tidak tersebutkan negara mana yang membuat pesawat tersebut.

Dari Thailand pesawat menuju ke Indonesia. Namun malang, pesawat itu tak kunjung sampai. Diperkirakan, pesawat itu terjatuh di kawasan pantai selat Malaka. Tak lama kemudian, nelayan menemukan sosok mayak yang terdampar di kawasan pantai. Dan saat itu kodisi jenazah sangat sulit diidentifikasi. Namun akhirnya jenazah itu diduga merupakan jenazah Halim Perdanakusuma. Sedangkan jenazah Iswahyudi hingga kini belum diketemukan.

Sebagai tanda penghargaan, keduanya dijadikan pahlawan nasional Indonesia dan nama Halim Perdanakusuma diabadikan sebagai Bandara Pangkalan TNI AU di Jakarta Timur sedangkan Iswahyudi diabadikan sebagai Pangkalan TNI AU di Madiun.

Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, yang selama hanya ini menjadi bandara pesawat carter,  sejak tanggal 10 Januari 2014 siap menjadi bandara domestik pada . Untuk kapasitas bandara ini dapat melayani 66 penerbangan kedatangan dan keberangkatan setiap hari, dengan total pergerakan penumpang sekitar 9000 orang setiap harinya.

Area parkir kendaraan di Bandara Halim Perdanakusuma juga cukup lebar, karena ajan diperluas dari 5.000 mobil menjadi 7.000 mobil. 

Foto di Jakarta - Halim (HLP)

screenshot-app-crop

Unduh Aplikasi tiket.com

atau

Whatsapp