Cari Tiket Pesawat Lubuklinggau Bangka - Pangkal Pinang Murah (LLG - PGK)

Tiket Pesawat Murah Lubuklinggau ke Bangka - Pangkal Pinang (LLG - PGK)

tiket.com membantu Anda mencari dan mendapatkan harga tiket pesawat murah dari Lubuklinggau (LLG) ke Bangka - Pangkal Pinang (PGK). Cari, bandingkan dan pesan tiket pesawat yang kamu inginkan. Dapatkan TIX Point untuk setiap transaksi dan gunakan untuk diskon di pembelian selanjutnya.

Fakta Tentang Tiket Pesawat Dari Lubuklinggau ke Bangka - Pangkal Pinang

  • Terdapat 1 maskapai beroperasi antara Lubuklinggau Ke Bangka - Pangkal Pinang, yaitu Nam Air
  • Terdapat 1 penerbangan transit beroperasi antara Lubuklinggau Ke Bangka - Pangkal Pinang
  • Harga rata-rata tiket pesawat dari Lubuklinggau Ke Bangka - Pangkal Pinang adalah IDR 960.600

Daftar Harga Tiket Pesawat Dari Lubuklinggau ke Bangka - Pangkal Pinang

Maskapai Harga Termurah Harga Termahal Harga Rata-rata Pesawat / hari
Nam Air IDR 938.700 IDR 982.500 IDR 960.600 2

Tiket Pesawat Lubuklinggau Bangka - Pangkal Pinang Murah (LLG - PGK)

Kamu mencari tiket pesawat Lubuklinggau Bangka - Pangkal Pinang (LLG - PGK) dengan harga termurah? Hanya dengan satu kali sentuhan jari, kamu sudah bisa mendapatkan harga tiket pesawat Lubuklinggau Bangka - Pangkal Pinang (LLG - PGK) murah di tiket.com. Dengan sistem pemesanan tiket pesawat online yang canggih, pengalaman pesan tiket pesawat Lubuklinggau Bangka - Pangkal Pinang (LLG - PGK) di tiket.com selalu lebih mudah dan cepat. Kamu tinggal memilih jadwal tiket pesawat Lubuklinggau Bangka - Pangkal Pinang (LLG - PGK) yang sesuai dengan jadwal penerbangan yang kamu inginkan. Jangan lupa, ada banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan jika pesan tiket pesawat murah dari Lubuklinggau (LLG) ke Bangka - Pangkal Pinang (PGK) di tiket.com. Selain bisa mendapatkan tiket pesawat Lubuklinggau Bangka - Pangkal Pinang (LLG - PGK) lebih murah, banyak promo tiket pesawat yang akan membuat bujet perjalanan kamu menjadi lebih hemat. Makanya, jangan ragu untuk booking tiket pesawat Lubuklinggau ke Bangka - Pangkal Pinang di tiket.com karena banyak keuntungannya. Temukan harga tiket pesawat Lubuklinggau ke Bangka - Pangkal Pinang termurah hanya di tiket.com. Lakukan pemesanan sekarang dan wujudkan perjalanan ke destinasi yang kamu impikan.

Official Partner

Partner Resmi Maskapai di Pesawat Lubuklinggau ke Bangka - Pangkal Pinang

Dengan berbagai maskapai mitra, kami siap menerbangkan Anda ke mana pun.

Tiket Pesawat Nam Air
Tiket Pesawat Sriwijaya Air

Kami menerima pembayaran dari

Mengapa membeli tiket pesawat di tiket.com

Nikmati berbagai keunggulan pesan tiket pesawat online di tiket.com

Deskripsi Bandara

Bandar Udara Silampari adalah bandar udara yang terletak di Lubuklinggau, Kabupaten Musi RawasSumatera Selatan. Bandar udara ini memiliki ukuran landasan pacu 1.350 m x 30 m. Panjang landasan pacu (run way) Bandara Silampari sehingga menjadi 13/31 berukuran 2,750 by 45 metres (9,022 ft × 148 ft), lebar 30 meter. Bandar udara Silampari yang awalnya merupakan bandara perintis dan mulai dioperasikan pada 7 Mei 1994,diresmikan oleh Gubernur Sumatera Selatan, Ramli Hasan Basri dan Menteri Perhubungan, Haryanto Danutirto. Bandar udara ini hanya melayani penerbangan rute Silampari-Palembang dengan jenis pesawat Cassa yang berkapasitas 19 penumpang. Karena keterbatasan dana operasional, bandara itu pernah ditutup antara tahun 2001 sampai 2004. Awal Januari 2005, bandara kembali dioperasikan melalui subsidi Pemerintah Kabupaten Musi Rawas.

Deskripsi Bandara

Bandar Udara Depati Amir adalah bandar udara yang terletak di Kota Pangkal Pinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Bandara ini dikelola oleh PT. Angkasa Pura II sejak bulan Januari 2007. Pada awalnya bernama Pelabuhan Udara Pangkalpinang yang dibangun sejak penjajahan Jepang tahun 1942 sebagai pertahanan dari serangan tentara sekutu. Sesuai dengan surat Sekjen Dephub No. 378/TLK/DEPHUB/VIII/85 tanggal 22 Agustus 1985 nama Pelabuhan Udara diubah menjadi Bandar Udara. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perhubungan No. SK.1/AU.106/PHB-99 tanggal 25 Agustus 1999, Bandar Udara Pangkalpinang diubah menjadi Bandar Udara Depati Amir Bangka, yang merupakan UPT dari Instansi Vertikal Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan.

Sejak 1 Januari 2007, Bandara ini diserahkan pengelolaannya kepada sebuah BUMN yang membidangi pengelolaan beberapa bandara di wilayah barat Indonesia, yaitu PT. Angkasa Pura II (Persero).

Bandara ini telah sekian kali mengalami perubahan fisik, baik wilayah Terminal penumpang, fasilitas Landasan pacu, apron, maupun ruang udara. Terminal penumpang terus mengalami perluasan. Landasan pacu, pada awalnya berupa hamparan rumput, kemudian tanah keras atau biasa disebut runway strip. Seiring dengan bertambahnya kapasitas dan ukuran pesawat yang semakin besar, landasan pacu dikembangkan dengan konstruksi aspal.

Pada tahun 1978, landasan tersebut dipindah bergeser ke arah barat sejauh sekitar 75 meter, dengan panjang 1200m. Kemudian secara bertahap terus diperpanjang 1600 m, 1800m, 2000m dan selanjutnya tahun 2013 runway telah mencapai panjang 2250m x 45m. Dalam sejarah perpanjangan landasan pacu ini, pernah juga memotong sebuah jalan raya, hingga pada akhirnya jalan raya tersebut dialihkan ke arah jalur yang lebih sesuai. Hingga saat ini runway bandara ini telah mampu didarati pesawat type Boeing 737-800/900 & Airbus A320, walaupun dalam kapasitas yang terbatas.

Tempat parkir pesawat (apron) juga telah beberapa kali mengalami overlay (penebalan aspalt ). Hingga saat ini apron bandara ini telah mampu menampung 4 pesawat berbadan lebar sekaligus, seperti type Boeing 737-800/900 & Airbus A320.

Untuk ruang udara yang dikendalikan oleh unit Pelayanan Lalu Lintas Udara Bandara Depati Amir pada awalnya hanya melayani sebatas wilayah sekitar bandara hingga ketinggian 2500 kaki. Pada tahun 1992, batas wilayah berkembang, dengan batas horizontal hingga 30 Nm, dan batas vertikal 15.000 kaki. Pada tahun 2008 setelah dikelola oleh PT. Angkasa Pura II, batas horizontal diperlebar hingga jarak variatif 80 Nm, sedangkan batas vertikal hingga 24.500 kaki.

Sejak 1 Januari 2013 pengelolaan ruang udara pada Bandara Depati Amir beralih kepada Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia atau yang juga dikenal dengan AirNav Indonesia.

Adapun rute penerbangan terdiri dari rute jakarta - pangkalpinang pp yang dilayani oleh Sriwijaya AirGaruda IndonesiaLion Air dan Citilink, rute batam - pangkalpinang - tanjung pandan pp oleh Wings Air, rute tanjung pandan - pangkalpinang pp oleh Sriwijaya Air dan rute palembang - pangkalpinang pp oleh Sriwijaya Air.

Foto di Bangka - Pangkal Pinang (PGK)


Tempat Menarik di sekitar Airport Bangka - Pangkal Pinang (PGK)

Bangka Botanical Garden

Bangka Botanical Garden

5.2 Km Lihat Selengkapnya

Pantai Pasir Padi

Pasir Padi Beach

8.8 Km Lihat Selengkapnya

Pantai Tanjung Bunga

Tanjung Bunga Beach

8.8 Km Lihat Selengkapnya

Hutan Wisata Tuatunu

Tuatunu Forest Tourism

8.8 Km Lihat Selengkapnya

screenshot-app-crop

Unduh Aplikasi tiket.com

atau

Kami akan mengirimkan tautan untuk mengunduh aplikasi langsung ke ponsel atau tablet Anda