Cari Tiket Pesawat Medan Jakarta - Cengkareng Murah (KNO - CGK)

Tiket Pesawat Murah Medan ke Jakarta - Cengkareng (KNO - CGK)

tiket.com membantu Anda mencari dan mendapatkan harga tiket pesawat murah dari Medan (KNO) ke Jakarta - Cengkareng (CGK). Cari, bandingkan dan pesan tiket pesawat yang kamu inginkan. Dapatkan TIX Point untuk setiap transaksi dan gunakan untuk diskon di pembelian selanjutnya.

Fakta Tentang Tiket Pesawat Dari Medan ke Jakarta - Cengkareng

  • Terdapat 7 maskapai beroperasi antara Medan Ke Jakarta - Cengkareng, yaitu Sriwijaya Air, Garuda Indonesia, Batik Air, Lion Air, Wings Air, Citilink dan Jetstar
  • Terdapat 1 penerbangan transit beroperasi antara Medan Ke Jakarta - Cengkareng
  • Harga rata-rata tiket pesawat dari Medan Ke Jakarta - Cengkareng adalah IDR 1.730.517

Daftar Harga Tiket Pesawat Dari Medan ke Jakarta - Cengkareng

Maskapai Harga Termurah Harga Termahal Harga Rata-rata Pesawat / hari
Sriwijaya Air IDR 1.352.400 IDR 1.849.100 IDR 1.478.692 4
Garuda Indonesia IDR 1.293.000 IDR 4.659.600 IDR 2.377.988 13
Batik Air IDR 1.148.900 IDR 2.083.900 IDR 1.515.802 6
Lion Air IDR 1.090.600 IDR 2.624.600 IDR 1.483.186 23
Wings Air IDR 1.571.900 IDR 2.002.000 IDR 1.863.557 1
Citilink IDR 1.113.700 IDR 1.282.000 IDR 1.234.494 5
Jetstar IDR 1.251.044 IDR 3.132.044 IDR 1.978.758 11

Tiket Pesawat Medan Jakarta - Cengkareng Murah (KNO - CGK)

Kamu mencari tiket pesawat Medan Jakarta - Cengkareng (KNO - CGK) dengan harga termurah? Hanya dengan satu kali sentuhan jari, kamu sudah bisa mendapatkan harga tiket pesawat Medan Jakarta - Cengkareng (KNO - CGK) murah di tiket.com. Dengan sistem pemesanan tiket pesawat online yang canggih, pengalaman pesan tiket pesawat Medan Jakarta - Cengkareng (KNO - CGK) di tiket.com selalu lebih mudah dan cepat. Kamu tinggal memilih jadwal tiket pesawat Medan Jakarta - Cengkareng (KNO - CGK) yang sesuai dengan jadwal penerbangan yang kamu inginkan. Jangan lupa, ada banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan jika pesan tiket pesawat murah dari Medan (KNO) ke Jakarta - Cengkareng (CGK) di tiket.com. Selain bisa mendapatkan tiket pesawat Medan Jakarta - Cengkareng (KNO - CGK) lebih murah, banyak promo tiket pesawat yang akan membuat bujet perjalanan kamu menjadi lebih hemat. Makanya, jangan ragu untuk booking tiket pesawat Medan ke Jakarta - Cengkareng di tiket.com karena banyak keuntungannya. Temukan harga tiket pesawat Medan ke Jakarta - Cengkareng termurah hanya di tiket.com. Lakukan pemesanan sekarang dan wujudkan perjalanan ke destinasi yang kamu impikan.

Official Partner

Partner Resmi Maskapai di Pesawat Medan ke Jakarta - Cengkareng

Dengan berbagai maskapai mitra, kami siap menerbangkan Anda ke mana pun.

Tiket Pesawat Air Asia
Tiket Pesawat Batik Air
Tiket Pesawat Citilink
Tiket Pesawat Garuda Indonesia
Tiket Pesawat Jetstar
Tiket Pesawat Lion Air
Tiket Pesawat Nam Air
Tiket Pesawat Sriwijaya Air
Tiket Pesawat Wings Air

Kami menerima pembayaran dari

Mengapa membeli tiket pesawat di tiket.com

Nikmati berbagai keunggulan pesan tiket pesawat online di tiket.com

Deskripsi Bandara

Kota Medan yang merupakan ibukota dari Provinsi Sumatera Utara, takkan pernah sepi disinggahi turis. Kota yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka di bagian utara ini masih menjadi kota terbesar ketiga di Indonesia, setelah Jakarta dan Surabaya.

Kota Medan yang juga berbatasan dengan Kabupaten Deli Serdang rupanya tidak hanya menawarkan hiruk pikuk kota besar semata. Banyak tempat wisata alam dan tempat wisata urban yang dapat ditemukan di kota yang juga dijuluki sebagai Kota Melayu Deli.

Medan dan destinasi wisatanya memang memukau. Tak heran apabila turis terpikat untuk berkunjung ke Kota Medan.

Beberapa tempat wisata di Medan yang dapat dikunjungi adalah Istana Maimun, Rumah Tjong A Fie, Rahmat International Wildlife Museum, dan penangkaran buaya Asam Kumbang.

Jika memiliki kesempatan untuk berkunjung ke Sumatera Utara, kamu takkan luput untuk menjadikan Kota Medan sebagai awal penjelajahan kamu.

Tiket pesawat ke Medan kini dapat dengan mudah dipesan online. Maka dari itu, sebelum kamu penasaran dan memesan tiket pesawat ke Medan, sebaiknya kamu berkenalan dahulu dengan Bandar Udara Internasional Kualanamu.

Bandar Udara Internasional Kualanamu

Bandar Udara Internasional Kualanamu merupakan bandar udara pertama di Indonesia yang mengintegrasikan layanan penerbangan dengan stasiun kereta api.

Di kompleks Bandara Internasional Kualanamu, terdapat Stasiun Bandara Kualanamu yang dapat membawa kamu ke pusat kota Medan hanya dengan berpindah dari pesawat ke kereta, tanpa harus keluar dari area bandara.

Dari pusat Kota Medan, Bandara Kualanamu ini berjarak sekitar 26 kilometer. Panjang landasannya adalah 3.750 meter, dengan luas landasan yang sangat lapang, yaitu 60 meter.

Terdapat belasan maskapai penerbangan yang telah beroperasi di Bandara Kualanamu. Jika memesan tiket pesawat ke Medan, kamu dapat menyesuaikan dengan kebutuhan dan waktu keberangkatan.

Sejak tahun 1992, sebenarnya telah direncanakan bahwa Bandara Polonia Medan harus diganti dengan bandara baru. Bandara Polonia merupakan bandara pendahulu dari Bandara Internasional Kualanamu yang terletak dekat dengan pemukiman padat penduduk.

Pembangunan Bandara Kualanamu mulai dilakukan pada 1997. Namun, saat itu belum jelas kapan dilakukan pemindahan aktivitas penerbangan dari Polonia ke Kualanamu. Penundaan proyek pembangunan bandara ini semakin diperparah dengan adanya krisis moneter yang melanda Indonesia.

Sampai pada tahun 2005, tuntutan untuk memindahkan fungsi Bandara Polonia ke Kualanamu semakin gencar, setelah terjadi tragedi kecelakaan pesawat Mandala Airlines yang baru saja lepas landas dari Bandara Polonia.

Pesawat ini menabrak tiang listrik dan menimpa rumah warga yang terletak dekat dengan bandara. Salah satu korban yang tewas dalam kecelakaan ini adalah Gubernur Sumatera Utara, Tengku Rizal Nurdin.

Kecelakaan di Bandara Polonia ini membawa dampak besar pada dunia penerbangan di Kota Medan. Lantaran Bandara Polonia dinilai tak lagi layak diterbangi pesawat karena kedekatan lokasinya dengan pemukiman warga, pengembangan dan peresmian Bandara Kualanamu Medan semakin dipercepat.

Pada tanggal 27 Maret 2014, Bandara Kualanamu resmi menggantikan Bandara Polonia sebagai bandara utama di Kota Medan. Seluruh aktivitas penerbangan di Bandara Polonia dihentikan dan dipindahkan ke Kualanamu. Kini, Bandara Internasional Kualanamu menjadi bandara terbesar kedua di Indonesia setelah Bandara Soekarno-Hatta. Aktivitas penerbangan di Kota Medan semakin lancar dengan keberadaan bandara ini.

Bandara Kualanamu Medan

Bandara Internasional Kualanamu pasti akan tercantum dalam tiket pesawat ke Medan yang kamu pesan. Karena itulah, pastikan bahwa kamu sudah mengetahui di mana lokasi bandara ini. Bandara Internasional Kualanamu terletak di Jalan Bandara Kualanamu, Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Bandara Internasional Kualanamu merupakan bandara dengan bangunan baru yang megah. Terminalnya dibedakan menjadi terminal domestik dan terminal internasional. Antara ruang tunggu penumpang dengan landasan pesawat dibatasi oleh kaca tebal yang tembus pandang.

Terminal ini dilengkapi dengan 8 garbarata yang menghubungkan antara ruang tunggu penumpang dengan pesawat. Seperti halnya ruang tunggu penumpang yang penuh dengan kaca, garbarata di Bandara Kualanamu pun dibangun dengan desain yang tembus pandang.

Medan merupakan kota metropolitan yang ramai dengan kendaraan. Sebagai bandara pertama di Indonesia yang mengintegrasikan stasiun kereta untuk melayani penumpang pesawat yang bertolak ke bandara, akses menuju Kualanamu dapat dilakukan dengan kereta. Jika tak ingin naik kereta, kamu bisa menggunakan bus, taksi, dan mobil sewaan.

Bandara Internasional Kualanamu Medan merupakan salah satu bandara termegah di Indonesia. Jika kamu penasaran untuk menyaksikan sendiri kemegahannya, maka pesanlah tiket pesawat ke Medan sekarang juga.

Foto di Medan (KNO)

Deskripsi Bandara

Informasi Kota

Apa yang ingin kamu cari pertama kali jika berkunjung ke Jakarta?

Pertanyaan ini tentu menggelitik bagi banyak pihak yang berniat untuk membeli tiket pesawat ke Jakarta. Dari kunjungan kerja, study tours, mengunjungi kerabat, sampai perjalanan wisata, setiap hari ramai dilakukan di ibukota Republik Indonesia ini.

Terlebih, jika ingin traveling menuju ke berbagai kota di seluruh dunia seperti Paris, Tokyo, atau New York, kebanyakan penerbangan internasional ini dilakukan dari Jakarta.

Jakarta memang pusatnya Indonesia. Selain menjadi pusat pemerintahan, Jakarta juga menjadi pusat bisnis yang tak pernah mati. Banyak pendatang berbondong-bondong datang ke Jakarta. Hal ini membuat Jakarta menjadi kota yang padat penduduk. Jakarta terdiri dari 6 (enam) wilayah administratif yaitu Kota Administrasi Jakarta Barat, Kota Administrasi Jakarta Timur, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kota Administrasi Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu.

Di balik kesibukan Jakarta yang selalu menggeliat 24 jam, Jakarta menyimpan banyak keindahan yang membuatnya pantas dijadikan destinasi wisata unggulan di Pulau Jawa. Tak heran, tiket pesawat ke Jakarta terbilang sangat laris.

Mendaki ketinggian Monas dan melihat pemandangan Jakarta dari ketinggian hanyalah sekelumit alasan yang akan membuat kamu tergerak untuk membeli tiket pesawat ke Jakarta.

Namun, rasanya sangat disayangkan apabila kamu buru-buru membeli tiket pesawat ke Jakarta tanpa mengetahui informasi dari Bandara Soekarno-Hatta kebanggaan Kota Jakarta.

Bandara Soekarno Hatta

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta atau yang seringkali disebut sebagai Bandara Soetta merupakan bandara yang terletak di dekat Cengkareng, sekitar 20 kilometer dari pusat kota Jakarta. Bandara dengan kode CGK melayani penerbangan ke ratusan destinasi domestik maupun internasional. Terdapat 3 (tiga) landasan pacu yang dibangun di bandara yang megah kebanggaan Jakarta ini.

Landasan pacu 1 dan 2 memiliki panjang 3.600 meter, dengan lebar 60 meter. Sedangkan landasan pacu 3 yang mulai dibangun pada tahun 2017 akan memiliki panjang yang mencapai 3.000 meter.

Sejarah Bandara

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta memulai pembangunannya dari sebuah proyek dengan kode nama Jakarta International Airport Cengkareng. Bandara ini dibangun di dekat Cengkareng ketika Bandara Kemayoran mulai banyak dikritik akibat lokasinya yang terlalu dekat dengan Bandara Halim Perdanakusuma.

Sekitar tahun 1975, disepakati perjanjian tentang pembangunan bandara baru yang akan menggantikan peran Bandara Kemayoran. Pemerintah Indonesia menandatangani perjanjian pembangunan bandara dengan pihak Aeroport de Paris dan PT Konavi yang akan menjalankan proyeknya.

Bandara yang menjadi pintu masuk utama ke Indonesia ini dirancang oleh arsitek terkenal dari Perancis, Paul Andreu, yang juga merancang Bandara Internasional Charles de Gaulle di Paris.

Pada tahun 1985, Bandara Kemayoran resmi ditutup sehingga otomatis Bandara Soekarno-Hatta menjadi bandara inti di Jakarta. Saat itu, Bandara Soekarno-Hatta sukses menjadi mahakarya yang menaikkan gengsi bangsa Indonesia di mata dunia internasional. Bandara ini disebut sebagai salah satu karya terbaik bangsa yang berhasil ditorehkan pada masa pemerintahan Presiden Soeharto.

Lokasi Bandara

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta berlokasi di dekat Cengkareng, tepatnya di Tangerang, Banten, sekitar 20 kilometer dari pusat kota Jakarta.

Terminal

Sebagai salah satu bandara terbesar dan terbaik di Indonesia, Bandara Soekarno-Hatta memiliki 4 (empat) terminal penumpang dan 1 (satu) terminal kargo.

Bandara Soekarno Hatta Terminal 1

Terminal 1 adalah terminal penumpang yang khusus melayani penerbangan domestik untuk maskapai selain Garuda Indonesia. Terminal 1 dibedakan menjadi 3 (tiga), yaitu Terminal 1A, Terminal 1B dan Terminal 1C.

Bandara Soekarno Hatta Terminal 2

Sedangkan Terminal 2 adalah terminal yang melayani penerbangan internasional dan domestik. Terminal 2 masih dibagi lagi menjadi Terminal 2D, Terminal 2E dan Terminal 2F. Terminal 2D dan 2E digunakan untuk penerbangan internasional bagi maskapai selain Garuda Indonesia. Terminal 2F digunakan untuk penerbangan domestik untuk pesawat NAM Air, Sriwijaya Air dan Air Asia.

Bandara Soekarno Hatta Terminal 3

Terminal 3 Ultimate merupakan versi baru dari Terminal 3 yang sudah direnovasi. Terminal ini merupakan basis dari penerbangan pesawat maskapai Garuda Indonesia di Jakarta.

Selain itu, pihak Angkasa Pura juga akan membangun 1 terminal tambahan di Bandara Soetta, yaitu Terminal 4 yang baru akan dimulai pembangunannya pada tahun 2021, dan diprediksi akan rampung pada tahun 2025 mendatang. Terminal 4 ini juga nantinya akan mengusung konsep Smart Airport.

Akses

Banyak pilihan transportasi darat di Jakarta yang bisa kamu pilih untuk menuju ke Bandara Soekarno Hatta-Jakarta. Namun, perlu diingat, karena bandara ini memiliki banyak terminal, kamu perlu untuk memperhatikan informasi nomor terminal di lembaran tiket pesawat ke Jakarta yang kamu miliki.

Akses menuju Bandara Soekarno – Hatta bisa kamu lakukan dengan menggunakan taksi, baik taksi online maupun taksi regular yang banyak berseliweran di Jakarta. Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan bus DAMRI atau angkutan kota.

Saat ini, sudah tersedia pula kereta bandara yang langsung mengantarmu menuju Bandara Soetta. Untuk menggunakan fasilitas KRL ini, kamu harus berangkat dari Jakarta, yaitu melalui jalur Sudirman - Jakarta. Dengan menggunakan Airport Rail Link ini, tentu bisa membuat kamu terhindar dari kemacetan.

Kelebihan lain dari menggunakan Rail Link adalah kereta ini terkoneksi langsung dengan SkyTrain. Jadi, kamu bisa langsung menggunakan SkyTrain ini untuk berpindah antar-terminal. Semakin mudah, bukan?

Jangan ragu lagi untuk segera berkunjung ke Jakarta. Selain memiliki bandara tersibuk di Indonesia, kota ini juga memiliki banyak pesona yang tidak dapat kamu temukan di kota-kota lainnya di Indonesia.

Jadi sudah berapa persenkah kesiapan kamu untuk memesan tiket pesawat ke Jakarta?

Foto di Jakarta - Cengkareng (CGK)

screenshot-app-crop

Unduh Aplikasi tiket.com

atau

Whatsapp