Mulai dariย USD 3,12USD 2,99
Info Penting & Highlight

Jadwal A Tale of Love and Wisdom Ramayana Ballet Prambanan

  • Indoor: 1,6,8,13,15,20,22,27,29
  • Outdoor: 3,10,17,24,31
  • Start pukul 20.30

Penting

  • Wajib mematuhi protokol kesehatan (CHSE).
  • Pengunjung dapat mengunjungi Zona 1 Candi Prambanan sampai ke pelataran/halaman candi. Tidak diperbolehkan untuk memasuki bilik / menaiki bangunan candi.
  • Setiap hari Senin, zona 1 (halaman candi) tutup untuk kunjungan. Tamu dapat mengunjungi zona 2 (taman-taman sekitar candi).
  • Setiap Selasa-Minggu, pengunjung dapat berkunjung sampai ke Zona 1 (sampai ke halaman candi).

Jam Operasional

  • Jam Buka Pelataran Candi (Zona 1): 07.00-17.00 WIB
  • Jam Operasional Candi Prambanan: 06.30 - 16.30 WIB
  • Jam Buka Gate Parkir: 06.00-16.30 WIB
  • Candi Prambanan merupakan tempat untuk mempelajari cerita-cerita bersejarah. Dengan harga tiket Candi Prambanan Yogyakarta yang terjangkau, kamu sudah bisa memasuki kompleks candi.
  • Tiket masuk Prambanan Jogja juga memberikanmu akses ke beberapa area di dalam kompleks.
  • Cocok untuk: Keluarga Asyik dan Geng Asyik.

Paket

Tentang produk ini
Instant Pass
Tiket Masuk Candi Prambanan
Mulai dariย USD 3,12
USD 2,99ย 

Selengkapnya Tentang Candi Prambanan 2024

Candi Prambanan: Mengenal Lebih Dekat Candi Hindu Terbesar di Indonesia

๐ŸŽŸ๏ธHarga Tiket

Mulai dari Rp24.000

๐Ÿ๏ธ Fasilitas

Museum Prambanan, musala, golf car, restoran, kios souvenir, toilet

๐Ÿ•› Jam Buka

07.00-17.30

๐Ÿ“ Alamat

Prambanan, Sleman, Yogyakarta

๐Ÿ“ข Promo Hari Ini

Tiket Candi Prambanan di sini

๐Ÿ–๏ธ Rekomendasi Tempat Wisata di Jogja

HeHa Ocean View, Taman Sari, Jalan Malioboro, Keraton Yogyakarta, Kotagede

*Data di atas dapat berubah sewaktu-waktu

Tentang Candi Prambanan

Candi Prambanan merupakan salah satu wisata bersejarah yang populer. Selain karena legenda Roro Jonggrang yang melekat, daya tarik Candi Prambanan ada pada keindahan dan keunikan bangunannya. 

Lokasi Candi Prambanan juga strategis karena berada di perbatasan Yogyakarta dan Solo sehingga mudah diakses. Tepatnya, Candi Prambanan terletak di Jl. Raya Solo - Yogyakarta No.16, Kranggan, Bokoharjo, Kec. Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55571.

Wisatawan yang  berkunjung ke Candi Borobudur bisa sekaligus mampir ke Candi Prambanan biar rangkaian wisata di Jawa Tengah terasa afdol!

Saat berkunjung, kamu akan melihat 18 candi di area kompleks Candi Prambanan. Dijamin puas deh berkeliling di sini. Belum lagi relief-relief di dinding candi yang diangkat menjadi cerita sendratari Ramayana di malam hari. Tak hanya bangunan candi yang klasik dan memukau, kamu juga dapat melihat indahnya patung-patung arca yang dibuat dengan detail. 

Apakah ada patung Roro Jonggrang di Candi Prambanan? Kamu bisa mengetahuinya dengan berkunjung langsung ke Candi Prambanan! Agar kunjunganmu sesuai budget, kamu bisa pesan tiket masuk Candi Prambanan terlebih dahulu di tiket.com. Yuk, cek harga tiket Candi Prambanan dan cara menuju Candi Prambanan di bawah ini!

Asal-usul Nama Prambanan

Sobat tiket, tahukah kamu tentang etimologi alias asal usul nama Candi Prambanan? Nama Prambanan berasal dari nama desa tempat candi ini berdiri. Nama ini diduga merupakan perubahan nama dialek bahasa Jawa dari istilah teologi Hindu "Para Brahman" yang berarti "Brahman Agung". 

Brahman adalah realitas abadi tertinggi dalam agama Hindu yang tak dapat digambarkan. Nama lain yang mungkin terkait dengan asal usul nama ini adalah "Para Brahman" yang merujuk pada masa kejayaan candi ini yang dipenuhi oleh para brahmana.

Ada juga pendapat lain yang menyebutkan bahwa nama "Prambanan" berasal dari akar kata "mban" dalam Bahasa Jawa yang berarti menanggung atau memikul tugas. Hal ini merujuk kepada para dewa Hindu yang mengemban tugas menata dan menjalankan keselarasan jagat. 

Meskipun asal usul nama ini masih diperdebatkan, namun tak dapat dipungkiri bahwa Candi Prambanan adalah salah satu keajaiban arsitektur Hindu yang mempesona dan mencerminkan kebesaran agama Hindu.

Sejarah Candi Prambanan dari Masa ke Masa

Candi Prambanan dibangun pada abad ke-9 Masehi oleh Rakai Pikatan, seorang raja dari Kerajaan Mataram Kuno. Pada masa puncaknya, candi ini menjadi pusat keagamaan dan tempat pelaksanaan upacara penting kerajaan.

Namun, pada abad ke-10 Masehi, ibu kota Kerajaan Mataram dipindahkan ke Jawa Timur oleh Sri Maharaja Mpu Sindok. Setelah kepindahan ini, Candi Prambanan mulai ditinggalkan dan terbengkalai, sehingga mengalami kerusakan dan bahaya keruntuhan. Selama berabad-abad, candi ini terlupakan dan tertutup oleh hutan dan tanah.

Pencarian kembali terhadap Candi Prambanan terjadi pada abad ke-18. Pada tahun 1991, Candi Prambanan diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Yuk simak sejarah Candi Prambanan dari masa ke masa di bawah ini!

Pembangunan Candi Prambanan

Pembangunan Candi Prambanan dimulai oleh Sri Maharaja Rakai Pikatan sebagai usaha untuk menyamai kebesaran Candi Borobudur yang merupakan candi Buddha. Terletak tak jauh dari Candi Sewu, Candi Prambanan juga menjadi lambang persaingan antara dua wangsa berbeda keyakinan, yaitu wangsa Sanjaya yang menganut Hindu dan wangsa Sailendra yang menganut Buddha. 

Pembangunan Candi Prambanan menandai kembalinya dukungan keluarga kerajaan terhadap Hinduisme aliran Saiwa setelah sebelumnya wangsa Sailendra cenderung lebih mendukung Buddha aliran Mahayana.

Pembangunan Candi Prambanan dimulai sekitar tahun 850 Masehi oleh Rakai Pikatan dan terus disempurnakan oleh Raja Lokapala serta Raja Sri Maharaja Dyah Balitung Maha Sambu. Dalam prasasti Siwagrha berangka tahun 856 M.

Terungkap bahwa candi ini dibangun untuk memuliakan dewa Siwa dan memiliki nama asli Siwagrha atau Siwalaya, yang berarti 'Rumah Siwa' atau 'Ranah Siwa'. Selama pembangunan Candi Prambanan, juga dilakukan pekerjaan perubahan tata air untuk memindahkan aliran sungai Opak yang terletak di dekat candi ini. Hal ini dilakukan untuk melindungi konstruksi candi dari erosi sungai.

Perkembangan dan Pemugaran

Candi Prambanan terus diperluas dan disempurnakan oleh raja-raja Medang Mataram berikutnya, seperti Raja Sri Maharaja Dyah Daksa dan Sri Maharaja Dyah Tulodong. Pada masa kejayaannya, candi ini menjadi pusat keagamaan dan ibadah Hindu, tempat diadakannya berbagai upacara penting kerajaan. 

Ratusan pendeta Brahmana dan murid-muridnya berkumpul dan menghuni pelataran luar candi untuk mempelajari kitab Weda dan melaksanakan berbagai ritual dan upacara Hindu.

Namun, sekitar tahun 930-an, pusat kekuasaan kerajaan pindah ke Jawa Timur oleh Sri Maharaja Mpu Sindok, pendiri Wangsa Dinasti Isyana. Penyebab perpindahan pusat kekuasaan ini masih diperdebatkan, namun dugaan kuat adalah karena letusan hebat Gunung Merapi yang berdampak pada wilayah sekitar candi. 

Setelah perpindahan ini, Candi Prambanan mulai terlantar dan tidak terawat, sehingga secara perlahan candi ini mengalami kerusakan dan runtuh.

Pada tahun 1733, CA. Lons, seorang ahli waris berkebangsaan Belanda, menemukan kembali keberadaan Candi Prambanan. Namun, upaya pemugaran dan penggalian serius baru dilakukan pada tahun 1930-an. 

Pemugaran ini dilakukan secara bertahap oleh berbagai pihak, termasuk Jawatan Purbakala dan arkeolog seperti Theodoor van Erp dan Isaäc Groneman. Pemugaran yang terus menerus dilakukan hingga kini menjadikan Candi Prambanan sebagai Situs Warisan Dunia yang dilindungi oleh UNESCO sejak tahun 1991.

Peristiwa Kontemporer

Pada tahun 2006, Candi Prambanan mengalami kerusakan hebat akibat gempa bumi dengan kekuatan 5,9 pada skala Richter. Gempa ini menyebabkan keruntuhan sejumlah bangunan dan patung di kompleks candi. 

Namun, setelah pemugaran dan perbaikan yang dilakukan, Candi Prambanan kembali dibuka untuk kunjungan wisatawan. Saat ini, candi ini menjadi salah satu daya tarik wisata budaya utama di Indonesia dan menjadi tempat ibadah agama Hindu bagi masyarakat Hindu setempat.

Sobat tiket, Candi Prambanan memang memiliki sejarah yang sangat menarik. Dari pembangunannya oleh Sri Maharaja Rakai Pikatan hingga pemugaran dan pemulihannya setelah gempa bumi, candi ini terus memancarkan keindahan dan pesonanya. 

Prasasti Siwagrha

Sejarah Candi Prambanan pernah disebut dalam Dalam prasasti Siwagrha berangka tahun 856 M. Prasasti Siwagrha, juga dikenal sebagai Prasasti Wantil, adalah prasasti bersejarah yang berasal dari Jawa Tengah. Prasasti ini terbuat dari batu andesit dan diperkirakan dibuat pada tahun 778 Saka atau sekitar tahun 856 Masehi. 

Prasasti ini dikeluarkan oleh Sri Maharaja Rake Kayuwangi Dyah Lokapala Sri Sajjanotsawatungga, yang merupakan penerus Sri Maharaja Rakai Pikatan Dyah Saladu Sang Prabhu Jatinirat.

Prasasti ini memberikan deskripsi tentang kelompok candi agung yang dipersembahkan untuk dewa Siwa yang disebut Shivagrha, yang sangat mirip dengan kelompok candi Prambanan yang kita kenal saat ini.

Mitos Roro Jonggrang dan Asal-usul Candi Prambanan

Sebelum berbicara soal tiket masuk Prambanan 2024, yuk kita pelajari dulu sejarah Candi Prambanan. Apakah sobat tiket tahu Candi Prambanan peninggalan kerajaan apa? Candi Prambanan merupakan peninggalan kerajaan Mataram Kuno. 

Saat berkunjung, sobat tiket akan melihat tiga candi yang besar dan tinggi di antara candi-candi di sekitarnya. Karena Candi Prambanan bercorak agama Hindu, ketiga candi tersebut merupakan persembahan istimewa untuk masing-masing dewa Hindu Trimurti. Yaitu dewa Siwa, dewa Brahma dan dewa Wisnu. 

Dalam prasasti Siwagrha, nama asli kompleks candi ini adalah Siwagrha yang merupakan bahasa Sansekerta dari Rumah Siwa. Jadi, sobat tiket bisa langsung tahu, kalau candi tertinggi yang berada di tengah merupakan Candi Siwa. Di dalamnya, terdapat arca dewa Siwa yang bisa sobat tiket lihat saat berkunjung. 

Candi Prambanan juga dikenal sebagai candi Roro Jonggrang. Nama ini dihubungkan dengan cerita rakyat setempat yang berkembang sampai sekarang. Roro Jonggrang sendiri merupakan putri dari raja yang berkuasa saat itu, Raja Baka. Roro Jonggrang dikenal sebagai putri yang cantik jelita. Banyak raja dari kerajaan lain yang ingin mempersunting sang putri. Tapi, tidak ada satu pun yang memenuhi persyaratan yang diminta Roro Jonggrang.

Salah satu yang ingin mempersunting Roro Jonggrang adalah Bandung Bondowoso. Ia adalah raksasa yang memiliki kekuatan yang luar biasa. Karena takut untuk menolaknya, Roro Jonggrang lantas mengajukan persyaratan yang cukup berat. Ia meminta untuk dibuatkan sebuah candi dengan seribu area yang harus diselesaikan dalam satu malam.

Sebagai orang sakti, Bandung Bondowoso percaya diri menyanggupi permintaan tersebut. Menjelang pagi pada saat mandi dan area sudah hampir selesai, Putri Roro Jonggrang berupaya untuk menggagalkan pekerjaan tersebut. Karena Bandung Bondowoso dalam menyelesaikan pekerjaannya dibantu oleh para jin dan mereka takut bila matahari terbit, maka putri raja tersebut bersama para dayangnya mengajak para petani untuk memukul lesung penumbuk padi, serta menyalakan obor dan kemudian ayam jantan pun berkokok. 

Akibatnya, teman-teman Bandung Bondowoso pergi meninggalkan pekerjaan yang belum selesai. Bandung Bondowoso mengetahui bahwa ini adalah akal sang putri, lalu marah dan mengutuk sang putri menjadi area batu sebagai pelengkap area yang belum selesai dibuat. Arca tersebut adalah arca Durga Mahisasuramardini yang saat ini ada di relung sebelah utara candi induk (candi Ciwa). 

Fungsi Candi Prambanan

Candi Prambanan memiliki beberapa fungsi penting, antara lain:

  • Tempat Peribadatan: Candi Prambanan dibangun sebagai tempat peribadatan bagi umat Hindu. Hal ini terlihat dari adanya tiga candi utama yang didedikasikan untuk dewa Brahma, Wisnu, dan Siwa.

  • Pusat Upacara Kerajaan: Selain sebagai tempat peribadatan, Candi Prambanan juga menjadi pusat pelaksanaan berbagai upacara kerajaan.

  • Tempat Pendidikan: Pada masa kejayaannya, ratusan pendeta Brahmana dan murid-muridnya berkumpul dan menghuni pelataran luar candi ini untuk mempelajari kitab Weda dan melaksanakan berbagai ritual dan upacara Hindu.

  • Atraksi Wisata: Saat ini, Candi Prambanan juga berfungsi sebagai atraksi wisata yang menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Arsitektur Candi Prambanan

Candi Prambanan memiliki arsitektur yang unik dan megah. Candi ini dibangun dengan menggunakan batu andesit dan memiliki tinggi mencapai 47 meter. Arsitektur bangunan ini berbentuk tinggi dan ramping, sesuai dengan arsitektur Hindu pada umumnya.

Kompleks Candi Prambanan terdiri dari tiga halaman yang ditata memusat. Setiap halaman dibatasi oleh pagar keliling. Pada halaman pusat terdapat 16 candi, termasuk tiga candi utama yang didedikasikan untuk dewa Brahma, Wisnu, dan Siwa.

Kompleks Candi Prambanan

Candi Prambanan terdiri dari beberapa candi dan terletak di Desa Bokoharjo, Sleman, Yogyakarta. Candi Prambanan merupakan bagian dari kelompok candi yang diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia dengan nama Prambanan Temple Compounds. 

Candi Prambanan memiliki 3 halaman yang ditata memusat (pola konsentris). Setiap halaman dibatasi pagar keliling. Pada halaman I (pusat) terdapat 16 candi, yakni 3 candi utama (Candi Brahma, Candi Siwa, Candi Wisnu); 3 candi wahana (Candi Garuda, Candi Nandi, Candi Angsa); 2 Candi Apit (Apit Utara dan Apit Selatan); 4 Candi Kelir; dan 4 Candi Patok. 

Pada halaman II terdapat Candi Perwara berjumlah 224, yakni deret pertama 68, deret kedua 60, deret ketiga 52 dan deret keempat 44). Candi-candi tersebut tidak semuanya dalam kondisi utuh. Sebagian besar telah runtuh. Pada halaman III tidak ditemukan candi, hanya terdapat sebagian struktur gapura dan pagar.

Setiap candi punya keunikan masing-masing, lho sobat tiket. Seperti apa keunikan setiap candi, berikut ulasannya. 

  1. Candi Siwa sebagai Candi Induk

Pada bagian tubuh Candi Siwa terdapat empat bilik. Masing-masing bilik berisi arca. Arca Siwa Mahadewa sebagai arca utama berada di bilik sisi timur. Arca Agastya sebagai Siwa Mahaguru berada di bilik sisi selatan. Arca Ganeça sebagai anak Dewa Siwa berada di bilik sisi barat. Arca Durga Mahisasuramardini sebagai çakti Siwa terdapat pada bilik sisi utara. Atap candi bertingkat-tingkat, masing-masing dihiasi dengan beberapa hiasan ratna.

  1. Candi Brahma

Bentuk Candi Brahma mirip dengan Candi Siwa, namun ukurannya lebih kecil. Candi Brahma hanya memiliki satu tangga masuk di sisi timur dan satu bilik yang di dalamnya terdapat arca Brahma.

  1. Candi Wisnu

Bentuk Candi Wisnu mirip dengan Candi Brahma. Candi Wisnu juga memiliki satu tangga masuk di sebelah timur dan satu bilik yang di dalamnya terdapat arca Wisnu.

  1. Candi Nandi

Candi Nandi merupakan satu dari tiga candi wahana yang ada di kompleks Candi Prambanan. Candi ini berada di depan Candi Siwa. Candi Nandi yang menghadap ke barat memiliki satu bilik yang di dalamnya ada arca Nandi. Terdapat relief mengenai Dewa Surya dan Candra. Dewa Surya digambarkan mengendarai kereta yang dihela 7 ekor kuda, sedangkan Dewa Surya digambarkan mengendarai kereta yang dihela 10 ekor kuda.

  1. Candi Garuda

Candi wahana lain yang ada di kompleks Candi Prambanan adalah Candi Garuda. Candi Garuda terletak di depan Candi Wisnu. Candi Garuda memiliki satu bilik, namun di dalamnya kosong.

  1. Candi Angsa

Candi wahana yang terakhir adalah Candi Angsa. Candi Angsa berada di depan Candi Brahma. Candi Angsa memiliki satu bilik, namun di dalamnya kosong.

  1. Candi Apit

Sesuai dengan namanya, Candi Apit berfungsi sebagai pengapit dua deretan candi yang berada di sebelah timur dan barat. Candi Apit berjumlah dua buah. Satu berada di dekat pintu masuk sisi utara, dan satunya lagi berada di dekat pintu masuk sisi selatan. 

  1. Candi Kelir

Kompleks Candi Prambanan memiliki empat buah candi kelir. Candi kelir terletak di depan pintu masuk di empat sisi. Yaitu sebelah utara, selatan, timur dan barat. Secara simbolis, candi ini berfungsi sebagai penolak bala.

  1. Candi Sudut

Sesuai dengan namanya, candi sudut terletak di setiap sudut halam utama. Jumlahnya ada empat buah. Seperti halnya candi kelir, candi sudut berukuran kecil dan tidak memiliki tangga masuk.

Relief Candi Prambanan

Pada Candi Siwa dan Candi Brahma, kamu dapat melihat relief yang terukir pada dinding candi. Seperti apa kisah yang terukir di relief Candi Prambanan? Berikut ulasannya.

Ramayana dan Krishnayana

Candi Prambanan dihiasi dengan relief naratif yang menceritakan dua epos Hindu terkenal, yaitu Ramayana dan Krishnayana. Relief ini terukir pada dinding sebelah dalam pagar langkan yang mengelilingi tiga candi utama. 

Ketika melihat relief-relief ini, kita akan melihat cerita yang mengalir dari kanan ke kiri, searah jarum jam mengitari candi. Hal ini mengikuti ritual pradaksina, yaitu ritual mengelilingi bangunan suci searah jarum jam oleh peziarah.

Kisah Ramayana dimulai di sisi timur candi Siwa dan dilanjutkan ke candi Brahma. Di candi Siwa, kita akan melihat bagaimana Shinta, istri Rama, diculik oleh Rahwana. Kemudian, di candi Brahma, cerita ini berlanjut dengan Hanuman, panglima bangsa wanara, datang ke Alengka untuk membantu Rama mencari Shinta.

Kisah Krishnayana, di sisi lain, dapat kita temui di pagar langkan candi Wisnu. Relief naratif ini menceritakan kehidupan Krishna sebagai salah satu awatara Wishnu. Melalui relief ini, kita dapat memahami lebih dalam tentang peran Krishna dalam mitologi Hindu.

Lokapala, Brahmana, dan Dewata

Selain relief naratif, Candi Prambanan juga dihiasi dengan berbagai arca dan relief yang menggambarkan para dewa dan resi brahmana. Di candi Siwa, kita dapat menemukan arca dewa-dewa lokapala, yaitu dewa surgawi yang menjadi penjaga penjuru mata angin. Mereka melambangkan kekuatan dan keberanian dalam melindungi candi.

Di candi Brahma, kita akan menemukan arca para resi brahmana yang merupakan penyusun kitab Weda. Mereka melambangkan pengetahuan dan kebijaksanaan dalam agama Hindu.

Sementara itu, di candi Wisnu, kita dapat menemukan arca dewata yang diapit oleh dua apsara atau bidadari kahyangan. Mereka melambangkan keindahan dan keanggunan yang ada dalam mitologi Hindu.

Panil Prambanan

Sobat tiket, tahukah kamu bahwa di dinding luar sebelah bawah candi Prambanan terdapat barisan relung yang menyimpan arca singa? Arca singa ini diapit oleh dua panil yang menggambarkan pohon hayat kalpataru. Pohon suci ini dalam mitologi Hindu-Buddha dianggap sebagai pohon yang dapat memenuhi harapan dan kebutuhan manusia.

Di kaki pohon Kalpataru ini, kita juga dapat menemukan pasangan kinnara-kinnari atau pasangan hewan lainnya seperti burung, kijang, domba, monyet, kuda, gajah, dan lain-lain. Pola singa diapit kalpataru ini merupakan pola khas yang hanya ditemukan di Prambanan, sehingga disebut sebagai "Panel Prambanan".

Museum Candi Prambanan

Di kompleks Candi Prambanan, terdapat juga museum yang menyimpan berbagai peninggalan sejarah dan arkeologi. Museum Candi Prambanan ini berisi koleksi berbagai benda peninggalan kerajaan Mataram Kuno, seperti arca, prasasti, dan replika candi.

Museum ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang seperti ruang audiovisual, ruang pameran, dan perpustakaan. Dengan mengunjungi museum ini, sobat tiket bisa memperdalam pengetahuan tentang sejarah dan budaya Jawa kuno.

Nah, untuk bisa masuk ke Museum Prambanan, kamu hanya perlu membeli tiket masuk Prambanan. Selain berkunjung ke candinya, kamu juga bisa belajar sejarahnya di museum. Menarik bukan?

Candi Lain di Sekitar Prambanan

Candi Prambanan adalah salah satu candi Hindu terbesar di Indonesia. Namun, di sekitar Prambanan juga terdapat sejumlah candi Buddha dan Hindu yang tak kalah menarik. Kawasan ini kaya akan peninggalan arkeologi candi-candi Buddha paling awal dalam sejarah Indonesia.

  1. Candi Lumbung

Tak jauh dari Candi Prambanan, terdapat candi Lumbung yang menjadi salah satu daya tarik wisatawan. Candi ini merupakan reruntuhan candi Buddha yang terletak di dalam kompleks taman wisata purbakala.

  1. Candi Bubrah

Selain Candi Lumbung, terdapat juga candi Bubrah yang berdekatan dengan Candi Prambanan. Candi Bubrah merupakan candi Buddha yang juga menjadi bagian dari kompleks taman wisata purbakala. 

  1. Candi Sewu

Jika tertarik dengan candi Buddha, maka Candi Sewu adalah tempat yang harus kamu kunjungi! Terletak lebih ke utara dari Candi Prambanan, Candi Sewu merupakan candi Buddha terbesar kedua setelah Borobudur. Dengan ribuan candi kecil yang membentuk kompleks, Candi Sewu menghadirkan pesona yang luar biasa.

  1. Candi Plaosan

Bergerak lebih ke timur, kamu akan menemukan Candi Plaosan. Candi ini memiliki keunikan tersendiri, di mana terdapat dua candi utama, yaitu Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan Kidul. Kedua candi ini merupakan perpaduan antara arsitektur Buddha dan Hindu, yang mencerminkan toleransi beragama pada masa lampau.

  1. Candi Kalasan

Jika bergerak ke arah barat dari Prambanan, maka kamu akan menemukan Candi Kalasan. Candi ini merupakan salah satu contoh candi Hindu yang masih terawat dengan baik. Arsitektur yang megah dan ornamen yang indah membuat Candi Kalasan menjadi tempat yang sangat menarik untuk dikunjungi.

  1. Candi Sari

Tak jauh dari Candi Kalasan, terdapat juga Candi Sari yang merupakan candi Hindu. Meskipun ukurannya lebih kecil daripada Candi Kalasan, Candi Sari tetap memancarkan pesona keindahan dan keagungan arsitektur kuno.

  1. Candi Sojiwan

Bergerak ke arah selatan dari Prambanan, kita akan menemukan Candi Sojiwan. Terletak di atas perbukitan, Candi Sojiwan menawarkan pemandangan yang indah. 

  1. Situs Ratu Boko

Tak jauh dari Candi Sojiwan, terdapat Situs Ratu Boko yang juga menarik untuk dikunjungi. Situs ini terletak di atas perbukitan, yang memberikan pemandangan yang indah. Terdapat juga candi-candi kecil yang tersebar di sekitar Situs Ratu Boko.

  1. Candi Banyunibo

Bergerak lebih jauh ke arah selatan, kamu akan menemukan Candi Banyunibo. Candi ini merupakan candi Hindu yang juga menjadi destinasi favorit para wisatawan. Dengan arsitektur yang indah dan lingkungan yang tenang, Candi Banyunibo menjadi tempat yang sempurna untuk bersantai dan menikmati keindahan alam.

  1. Candi Barong

Tak jauh dari Candi Banyunibo, terdapat Candi Barong yang menjadi salah satu tujuan wisata yang menarik. Candi ini terletak di tengah-tengah sawah, yang memberikan pemandangan yang indah dan menenangkan. Jika mencari tempat yang tenang untuk meditasi atau sekadar bersantai, maka Candi Barong adalah tempat yang tepat.

  1. Candi Ijo

Terakhir, ada Candi Ijo yang terletak di sebelah selatan Prambanan. Candi ini menawarkan pemandangan yang spektakuler, terutama saat matahari terbit atau terbenam. Dari puncak candi, kamu bisa melihat keindahan alam sekitar dan panorama kota Yogyakarta yang memukau.

Keuntungan Berkunjung ke Candi Prambanan

Jika masih ragu untuk membeli tiket Prambanan 2024, mungkin beberapa keuntungan berkunjung ke Candi Prambanan ini akan membuat kamu jadi yakin. Sebagai kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia, ada banyak keuntungan berkunjung ke Candi Prambanan yang bisa kamu dapatkan. Apa saja? Berikut ulasannya:

  • Sejarah dan Budaya: Candi Prambanan adalah situs bersejarah yang mencerminkan kejayaan arsitektur Hindu-Jawa pada masa lalu. Berkunjung ke candi ini memungkinkan Anda untuk mempelajari sejarah, budaya, dan warisan budaya Indonesia yang kaya.

  • Keindahan Arsitektur: Candi Prambanan menampilkan arsitektur yang indah dan rumit dengan detail yang sangat halus. Anda dapat mengagumi keindahan dan kecerdasan rancangan arsitektur candi ini, serta menghayati ornamen-ornamen yang memukau.

  • Religi dan Spiritualitas: Bagi mereka yang memiliki minat dalam agama Hindu, mengunjungi Candi Prambanan memiliki makna religius yang mendalam. Anda dapat merasakan kehadiran spiritual dan menghargai keindahan dan kebesaran dewa-dewa Hindu yang dihormati di candi ini.

  • Pendidikan: Berkunjung ke Candi Prambanan memberikan kesempatan pendidikan yang berharga. Anda dapat mempelajari tentang seni, arsitektur, agama Hindu, serta sejarah dan filosofi yang terkait dengan candi ini. Museum Raksasa yang terletak di dekat kompleks candi juga menyediakan informasi lebih lanjut tentang sejarah dan budaya candi.

  • Pariwisata Berkelanjutan: Dengan mengunjungi Candi Prambanan, Anda juga turut mendukung pariwisata berkelanjutan. Pendapatan dari pariwisata digunakan untuk pemeliharaan dan pelestarian situs warisan budaya ini, serta membantu ekonomi lokal di sekitar candi.

 

Sobat tiket makin penasaran kan buat liat langsung bagaimana Candi Prambanan? Langsung saja, pesan tiket masuk Candi Prambanan di tiket.com. Cek harganya yuk!

Harga Tiket Masuk Candi Prambanan 2024

Candi Prambanan yang sudah terkenal hingga ke mancanegara ini merupakan warisan dunia oleh UNESCO sekaligus candi terindah di Asia Tenggara, lho. Jangan sampai sobat tiket menyesal melewatkan kunjungan ke candi Prambanan! Lantas, berapa harga tiket masuk Candi Prambanan? Terdapat dua jenis tiket Candi Prambanan, berikut rincian harga tiket Prambanan 2024.

Harga Tiket Candi Prambanan untuk Wisatawan Lokal

  • Anak-anak usia 3 tahun sampai 10 tahun: Rp24.000;

  • Usia 10 tahun ke atas dan dewasa: Rp48.000.

Harga Tiket Candi Prambanan untuk Turis Asing

  • Anak-anak usia 3 tahun sampai 10 tahun: Rp208.800;

  • Usia 10 tahun ke atas dan dewasa: Rp348.000.

Selain itu, ada penawaran khusus untuk rombongan atau study tour (pelajar). Harga tiket masuk Candi Prambanan untuk rombongannya Rp25.000 saja untuk per orang. Akan tetapi, kuota minimal rombongan adalah 20 orang dan disertai surat pengantar. Jadi, pastikan jumlah minimal peserta terpenuhi ya sobat tiket. Harga tiket masuk Candi Prambanan ini sudah termasuk premi asuransi, lho. 

*Harga dapat berubah sewaktu-waktu, cek katalog paket halaman ini untuk harga lebih update.

Cara Membeli Tiket Masuk Candi Prambanan 2024 di tiket.com

Promo harga tiket masuk Prambanan 2024 bisa kamu dapatkan di tiket.com. Kamu bisa beli tiket masuk Candi Prambanan secara online dengan beberapa langkah saja. Berikut adalah langkah-langkah cara membeli tiket masuk Candi Prambanan di tiket.com:

  • Buka situs tiket.com atau aplikasinya.

  • Pilih menu 'To Do'.

  • Ketik 'Candi Prambanan' pada kolom pencarian.

  • Pilih 'Candi Prambanan' dari daftar hasil pencarian.

  • Pilih tiket dan tentukan tanggal kunjungan.

  • Masukkan jumlah tiket yang ingin dibeli.

  • Klik 'Pesan'.

  • Lengkapi data diri dan pilih metode pembayaran yang diinginkan.

  • Lakukan pembayaran.

  • Tiket masuk Candi Prambanan akan dikirim melalui email.

Dengan membeli tiket masuk Candi Prambanan secara online di tiket.com, kamu tidak perlu lagi antre panjang saat akan memasuki area Candi Prambanan. Selain itu, tiket.com juga sering memberikan berbagai penawaran menarik, seperti diskon dan cashback. Jadi, tunggu apalagi? Segera beli tiket masuk Candi Prambanan di tiket.com!

Waktu Terbaik untuk Berkunjung ke Candi Prambanan

Sudah tahu harga tiket masuk Candi Prambanan? Saatnya cari waktu terbaik untuk berkunjung ke sana. Sebenarnya, Candi Prambanan dapat dikunjungi sepanjang tahun. Namun, ada beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan saat memilih waktu berkunjung. Berikut adalah beberapa waktu yang direkomendasikan untuk mengunjungi Candi Prambanan yang bisa kamu jadikan pertimbangan:

  • Musim Kemarau (April hingga Oktober): Waktu terbaik untuk mengunjungi Candi Prambanan adalah selama musim kemarau di Indonesia. Di musim ini, cuacanya baik sehingga pemandangannya jelas terlihat.

  • Pagi Hari: Kamu si morning person bisa berkunjung di pagi hari. Di pagi hari, suasana Candi Prambanan begitu tenang dan udaranya juga sejuk. 

  • Hindari Hari Libur Nasional: Kalau kamu tidak terlalu suka suasana ramai, sebaiknya hindari mengunjungi Candi Prambanan saat hari libur nasional atau akhir pekan panjang. Pada periode ini, kompleks candi cenderung lebih ramai dan padat dengan pengunjung, yang dapat mengurangi pengalaman Anda dan membuat antrean lebih panjang.

  • Pagi atau Sore Hari selama Musim Kemarau: Jika kamu mengunjungi Candi Prambanan selama musim kemarau, datanglah di pagi hari atau sore hari. Pada musim kemarau, suhu bisa menjadi sangat panas. Kunjungan di tengah hari mungkin terasa terlalu terik. Mengunjungi candi saat suhu lebih rendah akan membuat kunjungan kamu lebih nyaman.

Spot Ambil Gambar Candi Prambanan Terbaik

Setelah mengetahui harga tiket masuk Prambanan 2024, kini saatnya kamu bersiap! Mengabadikan momen saat berkunjung ke Candi Prambanan adalah hal yang wajib! Pengelola sudah menyediakan spot foto dengan tulisan Candi Prambanan untuk para wisatawan. Nah, bagi kamu yang suka hunting foto, untuk mendapatkan gambar Candi Prambanan yang menangkap semua bangunan candi diperlukan spot yang tepat. Sobat tiket bisa menggunakan rekomendasi spot foto ini kalau ingin mendapatkan gambar Candi Prambanan yang ciamik.

  • Spot Candi Nandi

Candi Nandi berada di hadapan ketiga 3 candi terbesar di Candi Prambanan. Kamu bisa mengambil foto tepat di depan gerbang Candi Nandi dengan handphone atau kamera andalanmu.

  • Spot Bu Ani

Bu Ani Yudhoyono pernah berkunjung ke sini untuk menyalurkan hobi fotografinya. Ia memilih untuk mengabadikan foto Candi Prambanan di pelataran bagian tenggara kompleks Candi Prambanan. Ciri spot ini adalah adanya pohon mahoni. Nantinya kamu nggak cuma mendapatkan foto ciamik, tetapi juga unik dengan pohon Mahoni yang menghiasinya. Keren, kan?

  • Spot Candi Perwara

Sobat tiket ingin mendapatkan gambar Candi Prambanan dengan reruntuhannya? Nah, kamu bisa menuju bagian timur laut. Semakin sore, spot ini semakin menyuguhkan pemandangan indah, lho. 

  • Candi Prambanan di Malam Hari

Pada malam hari, pertunjukan sendratari Ramayana digelar. Saat itu, Candi Prambanan disoroti lampu yang membuatnya berkilau. Nah, ini adalah momen yang tepat bagi kamu yang sedang hunting foto Candi Prambanan. 

Fasilitas Candi Prambanan

Saat mengunjungi Candi Prambanan, nggak ada hal yang perlu kamu khawatirkan. Pasalnya, fasilitas lengkap sudah tersedia di kawasan wisata Candi Prambanan. Apa saja fasilitasnya?

  • Musala;

  • Toilet;

  • Golf car;

  • Area parkir;

  • Toko suvenir;

  • Restoran, dan masih banyak lagi lainnya.

Lokasi Candi Prambanan

Sudah tahu harga tiket Prambanan 2024 dan sudah siap menuju Candi Prambanan? Nah, untuk lokasinya sendiri, kamu nggak perlu kebingungan mencari Candi Prambanan. Sebab, candi ini terletak di pinggir jalan raya. Tepatnya di Jalan Solo-Yogyakarta Nomor 16 Kranggan, Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.  

Cara Menuju ke Candi Prambanan

Terdapat beberapa cara menuju Candi Prambanan yang bisa kamu pilih. Berikut di antaranya:

  • Kendaraan Pribadi atau Sewa mobil

Agar bisa mengunjungi Candi Prambanan dengan mudah, kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi, seperti motor dan mobil. Jika kamu adalah wisatawan dari luar Yogyakarta, alternatif lainnya adalah sewa mobil di sekitar Magelang. Liburanmu jadi makin praktis, deh. 

  • Trans Jogja dari Yogyakarta ke Candi Prambanan

Transportasi umum yang bisa mengantarmu ke Candi Prambanan adalah bus Transjogja. Bus ini menyediakan jalur 1A yang menuju langsung ke Candi Prambanan. Terdapat 2 halte bus keberangkatan, ada Halte Mangkubumi dekat Stasiun Kereta Api Tugu Yogyakarta dan Malioboro.

Apabila kamu ingin berangkat dari sekitar Terminal Bus Giwangan, sobat tiket bisa menggunakan bus jalur 1A atau bus antar kota jurusan Solo yang akan mengantarmu menuju Candi Prambanan. 

  • Bus DAMRI dari Bandara Adisutjipto ke Candi Prambanan

Apabila sobat tiket adalah wisatawan dari luar Jawa Tengah yang menggunakan pesawat, kamu bisa menggunakan bus DAMRI dari Bandara Adisutjipto. Bus ini akan langsung mengarah ke Candi Prambanan. Gampang, kan?

Jam Operasional dan Aturan di Candi Prambanan

Agar nggak salah pada jam kedatangan, pastikan kamu memperhatikan jam operasional Candi Prambanan. Berikut ini informasi lengkapnya.

  • Jam buka loket: 06.30-17.00;

  • Jam operasional area parkir Candi Prambanan: 06.00-16.30 WIB;

  • Jam kunjungan Pelataran/Halaman Candi Prambanan: 07.00-17.30 WIB.

Sebelum mengunjungi Candi Prambanan, kamu juga wajib tahu aturannya. Untuk saat ini, kunjungan hanya dapat dilakukan di Taman Wisata Candi Prambanan dan Pelataran/Halaman Candi Prambanan. Selain itu, pastikan sobat tiket mengenakan pakaian yang sopan dan tertutup untuk menghormati fungsi Candi Prambanan sebagai tempat ibadah umat Hindu yang masih digunakan hingga saat ini. 

Kesimpulan Candi Prambanan

Candi Prambanan adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang patut kita banggakan. Sebagai candi Hindu terbesar di Indonesia, Candi Prambanan memiliki keunikan dan keindahan yang tak tergantikan. 

Selain sebagai tempat ibadah umat Hindu, Candi Prambanan juga menjadi saksi bisu perkembangan sejarah dan budaya di Indonesia. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk terus melestarikan dan menjaga keberadaan Candi Prambanan agar tetap bisa dinikmati oleh generasi-generasi di masa mendatang.

Jadi, sudah siap untuk mengunjungi Candi Prambanan, sobat tiket? Jangan lupa beli tiket Candi Prambanan di tiket.com ya!

Ayo ke Candi Prambanan Sekarang!

Salah satu warisan budaya dunia seperti Candi Prambanan ini rasanya tak boleh dilewatkan.  Biar nggak penasaran wujud candi yang tersohor akan keindahannya langsung saja pesan tiket masuk Candi Prambanan melalui tiket.com. Selain mudah, kamu nggak perlu antre tiket lagi karena Candi Prambanan kerap ramai dikunjungi. Jangan lupa untuk menggunakan promo yang sedang berlangsung! Selamat berlibur ke Candi Prambanan sobat tiket.

Rekomendasi Penginapan dan Hotel Dekat Prambanan

Jika berencana berkunjung ke Candi Prambanan dan beli tiket Prambanan 2024, kamu bisa menemukan cukup banyak pilihan penginapan dan hotel dekat Prambanan. Berikut beberapa rekomendasinya.

Kumpulan Review Candi Prambanan oleh Pengunjung

Beli tiket masuk Candi Prambanan di tiket.com tanpa antre, dibuktikan oleh rating review 4,6 dari 1022 pengunjung yang membeli tiket Candi Prambanan melalui tiket.com. Yuk kagumi indahnya Candi Prambanan salah satu wisata Jogja yang populer. Candi Prambanan adalah candi Hindu terbesar di Asia dan dibangun pada abad ke-9, tepatnya sekitar 850 masehi. Sebelum itu, cek dulu review dari para pengunjung ya!

Beli tiket Candi Prambanan Tanpa Antri di tiket.com

Direview oleh ES (11 Jul)

Kaget melihat antrean panjang saat mau beli tiket di depan halaman masuk Candi Prambanan. Untung ada tiket.com. Beli tiketnya secara online tidak perlu pakai antrean pembayaran. Langsung konfirmasi dan bisa tukar dengan tiket masuk langsung

Lingkungan Candi Prambanan Bersih

Direview oleh Robi Hermansyah (17 Feb)

Tempat yang bersih dan booking tiket dari aplikasi tiket.com sangat membantu.

Wisata Candi Prambanan Pas untuk Semua Umur

Direview oleh Rianto Rianto (12 Mei)

Keren dan luar biasa! Rekomendasi wisata yang cocok untuk semua umur.

Staff Candi Prambanan Ramah

Direview oleh ND (24 Agt)

Staff di sana dan petugas kebersihannya ramah dan baik kepada semua orang. Terutama saat diminta tolong untuk fotoin, terasa seperti punya tour guide.

Harga Tiket Candi Prambanan Termurah di tiket.com

Direview oleh Asep Rohmana (13 Des)

Melakukan transaksi sangat mudah, mendapatkan potongan harga, tidak perlu antre, cukup scan tiket untuk masuk, mantap.