Penawaran menarik buatmu
Hotel Murah di Perbaungan
Menikmati pesona Sumatra Utara tidak cukup hanya dengan berjalan-jalan di Kota Medan dan Danau Toba saja. Ada begitu banyak destinasi wisata menarik yang perlu kamu kunjungi, seperti Perbaungan di Kabupaten Serdang Bedagai. Daerah ini dulunya merupakan ibu kota Kesultanan Serdang yang terkenal gigih menentang kolonialisme. Perbaungan juga terkenal sebagai sentra oleh-oleh khas Medan. Jadi, kamu bisa berlibur sambil memborong oleh-oleh dengan harga yang cukup terjangkau.
Sekilas tentang Perbaungan
Perbaungan merupakan satu dari 17 kecamatan di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatra Utara. Ini adalah kecamatan pertama di Sedang Bedagai yang akan kamu temui kalau berkendara dari arah Kota Medan. Perbaungan sendiri terdiri atas 4 kelurahan dan 24 desa, di antaranya Desa Bengkel, Desa Kota Galuh, Desa Tanjung Buluh, Kelurahan Tualang, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, dan lainnya. Di wilayah Simpang Tiga Pekan terdapat Stasiun Perbaungan yang memiliki jalur khusus pengisian CPO dari PTPN IV Kebun Adolina yang berlokasi tidak jauh dari stasiun. Ada pun Perbaungan dulunya merupakan ibu kota Kesultanan Serdang dengan Istana Darul Arif yang berada di Kota Galuh sebagai pusat kerajaannya.
Rekomendasi Hotel di Perbaungan
Sebelum berlibur ke Perbaungan, sebaiknya Sobat Tiket membuka Tiket.com untuk menemukan rekomendasi hotel terbaik. Selain memberikan informasi yang lengkap tentang fasilitas hotel, Tiket.com juga menyediakan kolom ulasan dari pengunjung sebelumnya. Jadi, kamu bisa mengetahui kondisi dari hotel yang mau kamu booking. Salah satu hotel yang ada di Perbaungan, yaitu Hotel Grand Family di Jalan Medan - Tebing Tinggi, Sei Sijenggi. Hotel ini berjarak 19,58 kilometer dari Bandara Internasional Kualanamu dan sekitar 9,13 kilometer dari tempat wisata Pantai Sri Mersing. Kamu juga bisa menemukan hotel terdekat dari Perbaungan, misalnya Trans Bandara Residence di daerah Pantai Cermin, Thongs Inn Hotel Kualanamu di daerah Beringin, Ray Inn Hotel di Tebing Tinggi, dan lainnya. Dengan Tiket.com, kamu tidak perlu repot-repot pergi ke agen perjalanan karena semua dapat dilakukan secara online, mulai dari pencarian, pemesanan, hingga pembayaran. Jangan lewatkan juga berbagai penawaran menarik dari Tiket.com.
Wisata Atraksi di Perbaungan
Replika Istana Sultan Serdang
Untuk mengingat kembali Istana Sultan Serdang, pemerintah setempat membangun Replika Istana Sultan Serdang di Jalan Lintasan Sumatera, Medan-Tebing Tinggi nomor 42 Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan. Istana asli yang berada di Kota Galuh telah habis dibakar Belanda karena menolak mendukung kolonialisme. Replika yang diprakarsai Sultan Serdang Allahyarham Tuanku Luckman Sinar Basarshah II itu diresmikan pada 07 Januari 2012 lalu. Bentuknya hampir sama persis dengan istana yang asli. Tempat ini sangat cocok untuk belajar sejarah dan budaya daerah.
Pasar Bengkel Perbaungan
Liburan belum lengkap kalau belum membeli oleh-oleh. Pasar Bengkel Perbaungan ini merupakan pusat oleh-oleh yang begitu lengkap dan terkenal tidak hanya di Perbaungan saja, tetapi juga di Kota Medan. Lokasinya di Jalan Perbaungan Tebing Tinggi. Terdapat setidaknya 60 kios besar yang berjejer di sisi kiri dan kanan jalan. Oleh-oleh yang dapat kamu beli, yaitu aneka jenis keripik seperti keripik bayam dan keripik singkong, roti kacang, bika Ambon, dan yang paling populer dodol dalam berbagai varian rasa. Salah satu varian yang paling laris adalah dodol rasa durian. Kamu dapat membeli dodol kiloan dengan harga Rp60 ribuan per kilo atau membeli yang bungkusan. Ada yang Rp20.000, ada juga yang Rp30.000, tergantung ukurannya. Pasar Bengkel ini juga menyediakan area peristirahatan bagi truk dan bus-bus antar-provinsi.
Desa Pegajahan
Destinasi wisata ini disebut juga Balinya Sumatra Utara. Berlokasi sekitar 12 kilometer dari pusat Kota Perbaungan, yaitu di Desa Pegajahan. Desa ini dihuni oleh mayoritas masyarakat beragama Hindu yang konon sejarahnya merupakan masyarakat asli Bali yang dibawa untuk bekerja di perusahaan perkebunan PTPN IV Adolina pada tahun 1962. Di desa ini kamu akan menemukan banyak pura layaknya di Bali. Salah satunya pura besar bernama Pura Panataran Dharmaraksaka yang dibangun pada tahun 1989. Kamu juga dapat menikmati tradisi dan budaya masyarakat Bali.
Desa Wisata Tani: Panteng Kleset
Nah, ini dia yang Sobat Tiket butuhkan untuk melepas penat dari hiruk-pikuk perkotaan. Atraksi wisata yang ditawarkan berupa wisata pertanian dan pedesaan. Kamu dapat merasakan langsung bagaimana kehidupan di desa. Beberapa hal yang dapat kamu lakukan di badan usaha milik desa Melati 2 ini, antara lain memerah susu kambing etawa, berkeliling Desa Adat Jawa Tojoyo, memetik buah jeruk dari pohonnya, hingga melakukan aktivitas outbond. Kamu juga dapat berkeliling desa dengan bus bertarif Rp300.000 untuk 30 orang atau naik ATV dengan tarif Rp20.000 selama 15 menit. Kalau mau menginap di desa ini, biayanya mulai dari Rp150.000 per malam.
Cara Menuju ke Perbaungan
Kamu bisa mengakses Perbaungan dengan kendaraan pribadi atau angkutan umum. Kecamatan ini dapat kamu capai dengan menempuh perjalanan sekitar 56 menit hingga 1 jam dari pusat Kota Medan. Jarak keduanya sekitar 46,4 kilometer. Rute tercepat yang dapat kamu pilih adalah melalui Jalan Tol Medan - Kualanamu - Tebing Tinggi. Kalau naik kendaraan umum, kamu bisa naik angkutan M97 berwarna oranye dengan trayek Perbaungan – Lubuk Pakam – Tanjung Morawa – Tembung – UNIMED. Sementara kalau kamu dari luar kota, bisa naik pesawat dan turun di Bandara Internasional Kualanamu, lalu melanjutkan perjalanan sekitar setengah jam menuju Perbaungan. Kamu bisa pesan tiket pesawatnya di Tiket.com juga. Mau ke mana? Semua ada tiketnya!
Pertanyaan Seputar Hotel di Perbaungan












