Promo
Promo
Blibli Tiket RewardsYour Orders
Tiket.com logo
Staycation di Bandung
Event di Jakarta
Penerbangan ke Surabaya
Tur ke Lombok
Tiket kereta ke Yogyakarta
Sewa Mobil di Semarang
Aktivitas di Bali
Panduan Umroh Mandiri: Tata Cara, Visa, & Estimasi Biaya

Panduan Umroh Mandiri: Tata Cara, Visa, & Estimasi Biaya

creator-profile-picture
NabelWaktu dibaca 10 Menit | Updated 24 Jul 2026
thumbs-up-icon
7

Pernah berpikir untuk berangkat umroh mandiri tanpa harus lewat travel umroh? Sekarang, hal tersebut sudah semakin memungkinkan, apalagi sejak pemerintah Arab Saudi membuka akses visa umroh yang lebih fleksibel untuk jemaah individu. Kamu bisa mengatur sendiri tiket pesawat, hotel, sampai jadwal ibadah sesuai kebutuhan dan budget, tanpa terikat paket dan jadwal keberangkatan dari biro perjalanan.

 

Meskipun demikian, untuk beribadah di negeri orang tentu ada banyak hal yang perlu kamu pahami dulu supaya perjalanan lancar dan ibadahnya tenang. Mulai dari tata cara umroh dan persiapan sebelum berangkat, urusan visa, sampai estimasi biaya. Nah, sobat tiket, simak informasi selengkapnya di artikel ini ya!

Apa Itu Umroh Mandiri?

Apa Itu Umroh Mandiri?

 

 

Sebelum membahas langkah-langkahnya, yuk kenalan dulu dengan konsep umroh mandiri. Secara sederhana, umroh mandiri adalah perjalanan umroh yang diatur sendiri oleh jemaah, tanpa menggunakan paket dari biro perjalanan.

 

Mulai dari visa, tiket pesawat, hotel, transportasi antarkota, sampai izin ibadah di aplikasi Nusuk, semuanya kamu urus sendiri. Tidak ada mutawif atau tour leader yang mendampingi sehingga kamu juga yang menentukan jadwal dan ritme ibadahnya. Umroh mandiri umumnya cocok untuk kamu yang:

 

  • Sudah pernah bepergian ke luar negeri sendiri dan nyaman mengurus imigrasi, transit, dan check-in hotel.
  • Sudah memahami manasik dan tata cara umroh.
  • Terbiasa memakai aplikasi, termasuk yang berbahasa Inggris atau Arab.
  • Berada dalam kondisi fisik yang sehat, atau berangkat bersama orang yang bisa saling membantu.

Persiapan dan Tata Cara Umroh Mandiri

Persiapan dan Tata Cara Umroh Mandiri

Kalau kamu sudah mantap berangkat umroh mandiri, langkah pertamanya adalah menyiapkan semua urusan sebelum terbang. Karena semuanya kamu atur sendiri, urutan dan waktunya perlu direncanakan dengan baik. Yuk, simak tahapannya satu per satu!

 

1. Pastikan Syarat Dasar Terpenuhi

Berdasarkan UU No. 14 Tahun 2025, jemaah umroh mandiri harus:

 

  • Beragama Islam.
  • Memiliki paspor dengan masa berlaku minimal 6 bulan dari tanggal keberangkatan.
  • Memiliki tiket pesawat pulang-pergi dengan tanggal yang jelas.
  • Memiliki surat keterangan sehat dari dokter, serta visa dan bukti pembelian layanan. 

 

Jangan lupa, cek juga nama di paspor. Kalau hanya terdiri dari satu kata, nama perlu ditambahkan terlebih dahulu karena hal ini sering menjadi kendala saat mengajukan visa.

 

Cek Tiket Pesawat Jakarta-Jeddah

 

2. Siapkan Dokumen Pendukung

Selain syarat di atas, siapkan dokumen berikut supaya prosesnya lancar:

 

  • KTP dan Kartu Keluarga (hasil scan harus jelas dan tidak terpotong).
  • Sertifikat vaksin meningitis ACWY dan polio.
  • e-ICV (buku kuning digital) yang terhubung dengan aplikasi SatuSehat.
  • Bukti booking hotel dan rencana transportasi.
  • Asuransi perjalanan (cek cakupannya, karena sebagian visa sudah termasuk asuransi).
  • Fotokopi paspor, visa, tiket, dan sertifikat vaksin, baik fisik maupun digital.

 

3. Lakukan Vaksinasi Lebih Awal

Vaksin meningitis sebaiknya disuntikkan minimal 10–14 hari sebelum berangkat, dan sertifikatnya perlu terbit sebelum kamu mengajukan visa.

 

Pastikan kamu divaksinasi di fasilitas yang berizin menerbitkan sertifikat internasional, seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), klinik vaksinasi internasional, atau rumah sakit yang berwenang. Biayanya berkisar Rp300.000–Rp600.000 dan umumnya tidak ditanggung BPJS.

 

4. Kunci Jadwal dan Beli Tiket Pesawat

Selanjutnya, tentukan tanggal keberangkatan dan kepulangan terlebih dahulu, karena visa, hotel, dan tiket harus saling sesuai.

 

Pilih rute sesuai rencana ibadahmu, misalnya Jakarta-Jeddah kalau ingin memulai dari Makkah atau Jakarta-Madinah kalau ingin memulai dari Masjid Nabawi. Cek juga jatah bagasinya, karena barang bawaan saat pulang biasanya lebih banyak.

 

5. Pesan Hotel, Ajukan Visa, dan Siapkan Akun Nusuk

Setelah jadwal pasti, pesan hotel dan ajukan visa. Ada beberapa jalur visa yang bisa dipilih, dan hotel untuk visa umroh pun punya ketentuan khusus yang akan kita bahas di bagian visa.

Setelah nomor visa terbit, buat akun di aplikasi Nusuk untuk mengurus izin ibadah. Sebaiknya aplikasinya sudah terpasang sebelum kamu berangkat.

 

6. Susun Itinerary dan Rencana Transportasi

Tentukan berapa malam kamu menginap di Makkah dan Madinah, lalu pilih moda perjalanan antarkota, apakah kereta cepat Haramain, bus, atau taksi. Rencana yang rapi akan membuat waktu ibadahmu lebih efisien.

 

7. Siapkan Barang Bawaan dan Kondisi Fisik

Berikut ini beberapa hal yang sering terlupa tapi penting:

 

  • Kain ihram (pria) atau mukena dan gamis longgar (wanita).
  • Sandal dan tas kecil untuk menyimpan sandal.
  • Obat pribadi, power bank, dan kabel charger cadangan.
  • Botol spray wajah dan lip balm, karena udara Makkah sangat kering.
  • Sabun tanpa pewangi untuk masa ihram.
  • Uang tunai riyal pecahan kecil dan eSIM supaya Nusuk tetap bisa diakses.

 

Contoh Timeline Persiapan

Supaya tidak ada yang terlewat, berikut gambaran waktu pengurusannya:

 

 

Waktu Persiapan
90 hari sebelum berangkat Cek paspor, tentukan tanggal dan durasi
75 hari sebelum berangkat Beli tiket pesawat pulang-pergi
60 hari sebelum berangkat Vaksinasi dan booking hotel
45 hari sebelum berangkat Siapkan rencana transportasi
30 hari sebelum berangkat Ajukan visa
14 hari sebelum berangkat Siapkan akun Nusuk dan itinerary ibadah

 

Baca juga: Batas Usia Haji & Umroh 2026: Aturan Resmi Terbaru (UU 14/2025 + Kebijakan Arab Saudi)

Visa Umroh Mandiri

Visa Umroh Mandiri

Visa adalah bagian yang paling sering membuat calon jemaah umroh mandiri bingung, karena aturannya cukup ketat dan terus diperbarui. Tenang, pahami dulu panduan di bawah ini agar pengurusan visa lebih terarah:

 

1. Jenis Visa untuk Umroh Mandiri

Berikut beberapa pilihan jenis visa untuk umroh mandiri:

 

Jenis Visa Cara Pengajuan Cocok untuk Catatan Penting
Visa umroh Lewat penyedia visa berlisensi atau layanan Nusuk Umroh Jemaah yang fokus beribadah dan menginap dekat Masjidil Haram Hotel harus terdaftar di Nusuk Masar
Visa turis (Package Visa) Diajukan bersamaan dengan pembelian paket tiket dan hotel lewat penyedia resmi yang berpartisipasi Jemaah yang ingin menggabungkan umroh dengan wisata Indonesia belum masuk daftar e-Visa turis standar, dan jalur ini masih dalam tahap uji coba. Ada syarat minimal hotel bintang 4 dan nilai paket tertentu. Tidak bisa dipakai selama musim haji.
Visa transit (96 jam) Diajukan lewat situs Saudia atau flynas saat memesan tiket Jemaah yang singgah di Saudi dalam perjalanan ke negara ketiga Masa tinggal maksimal 4 hari. Bisa dipakai untuk umroh dan ziarah ke Madinah, tetapi waktunya sangat padat.

Kamu cukup memilih salah satu jenis visa. Apa pun pilihannya, izin umroh di aplikasi Nusuk tetap wajib diurus setelah visa terbit.

 

2. Cara Mengurus Visa Umroh Mandiri

Visa umroh umumnya diajukan lewat penyedia visa berlisensi, karena akses ke sistem Nusuk Masar terbatas.

 

Itu sebabnya banyak jemaah mandiri memilih jalur hibrida, di mana tiket, hotel, dan itinerary diurus sendiri, sedangkan pengajuan visa diserahkan kepada penyedia visa. Alternatif lainnya adalah platform resmi Nusuk Umroh, tempat kamu bisa membeli visa, akomodasi, dan transportasi secara terpisah.

 

Dokumen yang umumnya diminta saat mengurus visa antara lain:

 

  • Paspor (berlaku minimal 6 bulan, nama minimal dua suku kata).
  • KTP dan Kartu Keluarga yang terbaca jelas.
  • Tiket pesawat pulang-pergi.
  • Konfirmasi hotel, kadang beserta nomor konfirmasi hotel (HCN).
  • Itinerary perjalanan.
  • Bukti rencana transportasi untuk tiga rute: bandara-hotel, antarkota, dan hotel-bandara

 

Satu hal yang perlu diingat adalah bahwa hotel untuk visa umroh harus berlisensi, terdaftar di Nusuk Masar, dan menyetujui permintaan agreement darimu. Booking yang sudah lunas belum tentu menjamin visa lolos, jadi pastikan status hotelnya sebelum membayar.

 

3. Langkah Pengajuan Visa

Untuk mulai mengajukan visa, ikuti langkah berikut:

 

  • Pastikan paspor dan nama sudah sesuai ketentuan.
  • Kunci tanggal keberangkatan dan kepulangan. Jangan ajukan visa kalau jadwal masih bisa berubah.
  • Pesan hotel yang terdaftar di Nusuk Masar, lalu ajukan agreement dan tunggu persetujuannya.
  • Siapkan bukti rencana transportasi.
  • Serahkan dokumen ke penyedia visa berlisensi. Cek legalitasnya lewat aplikasi SatuHaji atau situs Kementerian Haji dan Umroh RI.
  • Tunggu visa terbit. Prosesnya bisa secepat 1 hari kerja setelah pengajuan.
  • Setelah nomor visa terbit, buat akun Nusuk dan urus izin umroh.

 

 

Cek Hotel Murah

Estimasi Biaya Umroh Mandiri

Estimasi Biaya Umroh Mandiri

 

Salah satu alasan banyak orang memilih umroh mandiri adalah biayanya yang bisa disesuaikan dengan budget. Kisarannya cukup lebar, tergantung pilihan hotel, maskapai, dan waktu keberangkatan. Berikut gambaran biaya per orang untuk perjalanan 6-10 hari dari Jakarta:

 

 

Komponen Kisaran Biaya per Orang Keterangan
Visa umroh ± USD 150 atau sekitar Rp2,7 juta Belum termasuk biaya jasa penyedia visa
Visa turis Rp3–6 juta Single entry Rp3–4 juta, multiple entry Rp4–6 juta. Bisa lebih tinggi untuk perempuan dan lansia karena perbedaan asuransi.
Tiket pesawat PP Rp15–20 juta Rute Jakarta–Jeddah, bervariasi tergantung maskapai dan musim
Hotel Rp750 ribu–Rp3 juta per malam Makin dekat ke Masjidil Haram atau Masjid Nabawi, makin mahal
Transportasi ± Rp3 juta Termasuk kereta Haramain dan taksi
Makan dan kebutuhan harian Rp4–5 juta Termasuk SIM card atau paket data, laundry, dan pengeluaran pribadi
Vaksin meningitis Rp300–600 ribu Umumnya tidak ditanggung BPJS
Total estimasi Rp28,9–Rp60,4 juta per orang

 

Baca juga: Pilihan Hotel Jamaah Umroh Mandiri Berdasarkan Tier Jarak ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Pullman ZamZam Makkah
thumbs-up

Pullman ZamZam Makkah

Al Haram, Makkah

Sarapan GratisParkir GratisWifi Gratistiket Green
IDR 10.653.101/kamar/malam (setelah pajak:
IDR 12.883.822)

5 Tips Agar Umroh Mandiri Lancar, Aman, dan Tetap Khusyuk

Tanpa pendamping, persiapan kecil bisa berdampak besar di lapangan. Berikut lima tips yang layak kamu terapkan:

  • Simpan dokumen di dua tempat: Simpan visa, tiket, dan QR code Nusuk dalam versi digital (cloud) dan cetak, karena ponsel bisa mati atau hilang sinyal kapan saja.
  • Ikuti manasik sebelum berangkat: Umroh mandiri tidak berarti belajar sendiri, jadi ikuti bimbingan manasik di KUA atau lembaga terpercaya supaya ibadahmu tidak salah urutan.
  • Latih fisik dan jaga kesehatan: Kamu akan banyak berjalan, jadi biasakan jalan kaki sebulan sebelumnya. Selama di sana, perbanyak minum air karena udara Makkah sangat kering.
  • Pastikan selalu terhubung dan tidak tersesat: Beli eSIM sebelum terbang agar Nusuk dan GPS tetap jalan, lalu simpan lokasi hotel sebagai peta offline. Foto juga nomor gerbang masjid, karena pintunya sangat banyak.
  • Siapkan dana cadangan minimal 10%: Perubahan jadwal penerbangan, perpanjangan hotel, atau kebutuhan medis bisa muncul sewaktu-waktu.

 

Cek Paket Tur di Tanah Suci

Siap Berangkat? Atur Perjalanan Umroh Mandiri Lewat tiket.com!

Nah, sekarang kamu sudah punya gambaran lengkap tentang umroh mandiri, mulai dari tata cara dan persiapan, jenis visa, hingga estimasi biaya yang berkisar sekitar Rp28,9 juta sampai Rp60,4 juta per orang. Angka ini tentu bergantung pada pilihan hotel, maskapai, dan musim keberangkatan.

 

Ada dua hal yang paling menentukan lancar tidaknya perjalananmu. Pertama, pastikan hotel yang kamu pilih terdaftar di Nusuk Masar sebelum membayar. Kedua, ajukan visa hanya setelah tanggal keberangkatan benar-benar pasti. Jangan lupa juga cek kembali aturan terbaru dari kanal resmi sebelum berangkat, karena ketentuan visa dan izin ibadah bisa berubah sewaktu-waktu.

 

Untuk mulai menyiapkan perjalananmu, kamu bisa membandingkan tiket pesawat ke Jeddah atau Madinah sambil memperhatikan jatah bagasinya. Setelah itu, cari hotel di Makkah dan Madinah yang sesuai budget dan jaraknya ke masjid. 

 

Kalau ingin ibadahmu lebih terencana, kamu juga bisa menyusun daftar things to do selama di Tanah Suci. Yuk, wujudkan rencana umroh mandirimu dari sekarang bersama tiket.com!

 

 

 

Novotel Makkah Thakher City
thumbs-up

Novotel Makkah Thakher City

Al Andalus, Makkah

100% Refund & RescheduleSarapan GratisParkir GratisWifi Gratis
IDR 669.713/kamar/malam (setelah pajak:
IDR 809.949)

FAQ Seputar Umroh Mandiri

1. Bagaimana cara umroh mandiri tanpa travel?

Caranya adalah dengan mengurus sendiri semua kebutuhan perjalanan, mulai dari visa, tiket pesawat, hotel, transportasi, hingga izin ibadah lewat aplikasi Nusuk. Pastikan syarat dasarnya terpenuhi, yaitu paspor berlaku minimal 6 bulan, vaksin, dan surat keterangan sehat.

 

2. Bagaimana cara daftar umroh mandiri?

Pesan tiket dan hotel yang terdaftar di Nusuk Masar, lalu ajukan visa lewat penyedia visa berlisensi atau layanan Nusuk Umroh. Setelah visa terbit, buat akun Nusuk untuk mengurus izin umroh.

 

3. Umroh mandiri berapa hari?

Durasinya fleksibel sesuai kebutuhanmu, umumnya sekitar 6–10 hari. Kamu bisa mengatur sendiri lama menginap di Makkah dan Madinah.

 

Baca juga: Rekomendasi Tempat Makan untuk Umroh Mandiri: Rute Kuliner Nyaman di Makkah & Madinah